Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ceritaku Lahiran Normal Tanpa Bekas Jahitan Sama Sekali!

MY STORY  |  PREGNANCY  |  08 Jul '19


Hai Moms! Aku mau share pengalamanku melahirkan secara spontan (normal) tanpa bekas jahitan sama sekali. Yep, Moms ngga salah baca karena aku sendiri pun masih takjub aku ngga ada bekas jahitan sama sekali.

Jadi seperti yang aku share di artikel sebelumnya, kalau aku itu sangat takut dengan proses melahirkan. Sangat takut untuk membayangkan vaginaku harus sobek dan dijahit, sangat takut dengan proses kontraksi, sangat takut kalau aku akan keluar darah sangat banyak.

Lantas kok aku bisa melahirkan normal tanpa bekas jahitan?

Nah ini yang selalu aku share juga ke temen-temenku yang lagi hamil dan nanya "gimana rasanya lahiran normal?" aku encourage mereka kalau mau lahiran normal itu sangat penting untuk melakukan senam hamil. Jadi dulu waktu hamil anak pertama aku tidak memiliki pengetahuan sedikit pun tentang melahirkan, jangankan untuk cari tahu, untuk membayangkan dan membahasnya saja aku tidak berani. Sampai pada ketika memasuki trimester ketiga aku sudah mulai cuti hamil dan bingung harus ngapain di rumah? Akhirnya aku ikut senam hamil yang ternyata sangat bermanfaat banget buat aku.

Senam hamil itu utamanya adalah melatih kita untuk mengatur pernapasan yang dapat membuat kita rileks. Kemudian melatih peregangan otot-otot sekitar paha bagian dalam, pinggang dan juga bokong, agar ketika mengambil posisi akan melahirkan yaitu kedua kaki diangkat ke alat bantu, kaki kita tidak keram karena tidak pernah olahraga. Selain itu, ketika usia kehamilan kita memasuki usia 37 minggu, maka kita akan diajarkan cara mengejan yang baik dan benar. Karena apabila kita salah mengejan, maka akan mengakibatkan perineum robek lebih banyak. Jadi senam hamil ini benar-benar membantu untuk proses mulai dari kontraksi sampai melahirkan.

Nah yang aku rasakan manfaat pengaturan nafas adalah ketika melalu proses kontraksi dan sudah mulai bukaan besar, aku benar-benar tidak tahan dengan rasa sakitnya apalagi aku diinduksi karena sudah pecah ketuban, dan di situ aku mulai mengatur pengambilan nafas yang membantu membuat rileks. Karena kalau kita berteriak-teriak ketika kontraksi maka kita akan kehabisan tenaga untuk dapat mengejan nanti. Maka disarankan untuk mengambil nafas secara teratur. Dan yang kedua, ketika memasuki ruang bersalin dan pembukaan mulai lengkap, aku sangat merasakan manfaat kedua dari senam hamil yaitu latihan mengejan. Meski aku sangat kesakitan selama proses kontraksi, ketika melahirkan anak pertama aku hanya perlu 2x mengejan kemudian bayiku lahir. Bahkan aku sempat mau mengejan lagi tapi ternyata bayinya sudah lahir. Aku pun kaget karena sama sekali merasa belum lelah. Dokter dan suster pun mengatakan bahwa aku mengejan dengan sangat baik.

Berikut cara mengejan yang baik dan benar sesuai dengan yang aku pelajari ketika senam hamil:

  1. Mata terbuka lebar dan melihat ke perut, dagu tertempel pada bagian atas dada.
  2. Tangan siap memegang pada pegangan tempat tidur bersalin yang sudah disediakan.
  3. Mengejan tidak boleh bersuara apalagi berteriak karena akan menghabiskan tenaga.
  4. Tarik nafas panjang, kemudian buang nafas dengan tekanan pada otot perut.
  5. Mengejan pada saat melahirkan berbeda ya Moms dengan pada saat mengejan untuk BAB, karena mengejan pada saat melahirkan itu menggunakan otot perut, untung mendorong si bayi keluar.
  6. Bokong harus menempel & tidak boleh terangkat dari tempat tidur, karena apabila kita sampai mengangkat bokong, itulah yang menyebabkan perineum robek.
  7. Terakhir, berusahalah untuk dapat serileks mungkin, dan dengarkan aba-aba dari dokter.

Terakhir, carilah dokter kandungan yang pro normal dan telaten dengan pasiennya. Karena selain usaha di atas, aku yakin aku bisa tidak memiliki bekas jahitan karena tangan dokter yang menjahitnya dengan telaten. Karena seminggu setelah melahirkan, aku kembali kontrol ke RS untuk melepas jahitan. Dan dokter serta suster yang mendampingi pun kaget katanya kok bisa ngga ada bekas jahitan sama sekali. Aku pun tidak merasa adanya benjolan bekas jahitan ataupun benangnya. So, semoga pengalamanku ini bisa menjadi manfaat buat Moms lain yang mau melahirkan secara normal ya :)

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1132 Shinta Abadi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Positive Thinking, Modal Utamaku Atasi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan

Trimester ketiga merupakan masa yang membahagiakan sekaligus mendebarkan bagi ibu hamil.

Tips Memilih Klinik atau Rumah Sakit untuk Bersalin

Melahirkan menjadi momen yang ditunggu sekaligus momen yang bikin deg-degan bagi Moms.

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan USG 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat kedokteran pun kian canggih. Termasuk juga alat untuk USG si Kecil

Bagaimana Rasanya Melahirkan Normal? (Part 1)

Dengan cara apa pun seorang Ibu melahirkan, semua Ibu hebat dan memiliki perjuangannya masing-masing.

Suamiku Mengambil Keputusan Operasi Caesar Ketika Melihatku Sangat Lemas

Setiap ibu hamil tentu menginginkan bayinya lahir dengan sehat, selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Cerita Kehamilanku

Masing-masing wanita mempunyai cerita kehamilan yang berbeda. Begitu pun dengan Saya.

Benarkah Mandi Kembang 7 Bulan dapat Melancarkan Proses Persalinan?

Di daerah saya tradisi mandi kembang di usia 7 bulan kehamilan masih sering dilakukan masyarakat sekitar.

Cerita Persalinan Pertamaku, Hampir Caesar di Menit Terakhir

Moms yang sudah mendekati HPL pasti sudah mulai resah, antara bahagia dan khawatir.

Pengalaman Saya Menggunakan BPJS Kesehatan selama Masa Kehamilan

Di awal pernikahan kami, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan BPJS Kesehatan.

Birthball untuk Ibu Hamil!

Minggu lalu, suami saya menawarkan untuk membeli birthball. Mungkin karna ukuran perut sudah semakin besar

Pengalaman Melahirkan Anak Pertamaku

Kehamilan merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi para pasangan suami istri. Ada yang cepat ada pula yang tidak.

Birthing Support: Hal yang Harus Dilakukan Para Birth Partner

Birth partner adalah seseorang yang akan menemani Moms selama proses persalinan nanti.

Berniat USG 4D? Perhatikan Tiga Hal Berikut!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang niat saya untuk USG 4D saat hamil.

Proses Lahiran yang Terbaik Buat Aku

Di sini aku akan berbagi cerita-cerita tentang proses lahirnya Caelan 3 bulan lalu. Simak yuk Moms!

Hospital Bag Checklist

Berhubung banyak temenku yang akan lahiran soon, jadi ingat zaman hamil Zo bingung banget mau packing apa.

Pengalamanku Alami Plasenta Previa di Kehamilan ke 3

Sore hari saat mau mandi sore, saya dibuat kaget karena mendapati air kencing saya berwarna merah segar.

Punya Baby Brain Tetap Bisa Lulus S2

Hai Moms, saya mau share tentang baby brain yang saya alami saat hamil si Kecil khususnya pada trimester ketiga.

LITMUS: Pendeteksi Cairan Ketuban

Di usia kehamilan trimester tiga kita harus lebih waspada terhadap penurunan volume air ketuban.

Arlin's Birth Story

Hi Moms! Kali ini saya ingin berbagi ceritaku nih selama proses melahirkan. Semoga bisa menambah wawasan.

Senam atau Yoga Hamil?

Di antara Moms mungkin ada yang memilih senam atau yoga. Banyak juga yang bingung mana yang lebih baik.