Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cerita Kehamilanku yang Mengalami Hamil Kosong

MY STORY  |  12 May '19


Setelah kehamilan pertama yang dinyatakan BO (Blighted Ovum), saya mengikuti saran dokter untuk menjalani promil jika ingin kembali hamil. Alhamdulillah berhasil, bisa hamil normal lancar dan anaknya sekarang udah 2tahun. Saya dan suami memang sudah berencana untuk saya kembali hamil setelah Shanum usia 2tahun.

Saya sendiri berusaha melupakan kejadian di kehamilan pertama. Jadi sebenarnya berani gak berani buat hamil tanpa promil dan tanpa konsultasi ke obgyn terlebih dahulu. Karena saya pikir sekarang saya dan suami sudah hidup sehat, apalagi saya sudah tidak bekerja jadi saya pikir optimis bisa hamil normal tanpa harus promil.

Ketika Shanum berulang tahun yang ke-2, mulai ada tanda2 kehamilan yang malah suami saya yang ngeuh. Seminggu kemudian saya testpack pribadi dan hasilnya positif. Campur aduk rasanya karena jujur ada ketakutan kejadian di kehamilan pertama terulang. Tapi suami selalu kasih support dan semangat supaya saya selalu berfikir positif dan yakin akan kuasa Allah. Tiga hari setelah testpack barulah muncul tanda2 hamil yang sering dirasakan kebanyakan ibu hamil muda.

Kaget. Ya, karena ketika hamil Shanum saya benar2 fit tidak ada mual muntah, pusing, ngidam dll. Hamil yang ketiga ini benar2 berbeda. Bahkan ada waktu dimana 24jam saya hanya bisa tiduran di kasur, bangun2 hanya buat shalat dan memaksakan makan. Beruntung waktu kerja suami lumayan fleksibel, jadi bisa handle mengurus Shanum. Lebih kagetnya lagi ketika pertama kali USG. Saya salah jadwal dan akhirnya bertemu dengan dokter lain (bukan obgyn yg biasa konsul dengan saya). Dokternya bilang hanya ada kantongnya saja tidak terlihat ada embrio, 2minggu kedepan dilihat lagi, jika tidak ada perkembangan maka dinyatakan kembali BO dan harus keretase.

Lemas. Itu yang saya rasakan. Ketakutan saya terjadi. Selama menunggu jadwal cek kembali 2minggu lagi, kondisi saya masih sama tidak berubah. Tetap mual muntah, pusing, mulut rasanya pahit, tidak nafsu makan, sangat sensitif penciuman, sering kram perut, sering pipis. Dari situ saya optimis, ini tanda2 janin dalam rahim saya berkembang. 2minggu berlalu, tiba waktunya cek. Kebetulan ketemu sama obgyn yang biasa saya konsul dari kehamilan pertama saya. Dan Masyaa Allah, kuasa Allah. Janinnya berkembang baik dan waktu itu sudah bisa terdengar detak jantungnya. And I just wanna cry when I hear your heartbeat, my baby.

Dan kondisi saya sampai sekarang (usia kandungan 12weeks) ketika saya nulis ini masih sama, masih belum fit. Intinya, every pregnancy is unique. Jangankan beda orang. Orang yang sama, saat hamil kesekian kalinya pun merasakan tanda-tanda kehamilan dan perjalanan kehamilan yang berbeda. Seperti saya yg super kaget dengan kehamilan ketiga ini. Karena ketika hamil Shanum saya benar2 hamil kebo. Dan juga tidak ada yg mustahil selama kita mau mencoba, yakin dan percaya akan kebesaran Allah. Semoga bermanfaat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

425 Ratna Sari Nur Holik

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Pernikahan Selama Pandemi Covid19

Di masa pandemi ini, yuk Moms kita bangun hubungan yang semakin erat dengan suami dan si Kecil.

Pengalamanku Mengenal Babyo Hingga Redeem Point Pertama

Yuk Moms simak cerita dan pengamalan berikut ini.

Aku dan Babyologist

Apa sih Babyologist? Apa manfaatnya bergabung dengan Babyo? Yuk, simak pengalaman dari Mom Sasika berikut ini.

Beef Steak with Mashed Potato

Moms, ingin masakan bintang lima tetapi low budget? Coba masak sendiri Beef Steak with Mashed Potato dengan resep dari Mom Julia berikut ini.

Quality Time, Kunci Menjaga Hubungan

Siapa yang disini setuju kalau quality time adalah salah satu kunci kebahagiaan rumah tangga? Yuk simak yang berikut ini.

Redeem Point Pertamaku Di Babyologist: B.Box Insulated Food Jar

Setelah bergabung sejak bulan Juli 2019, akhirnya ngerasain juga redeem point pertama di Babyologist

Menikah dan Jadi Mama di Usia Muda, Bagamana?

Menikah muda dan menjadi ibu dalam usia yang masih muda? Yuk simak cerita Mom Risny berikut ini

Ketika Suamiku Cemburu dengan si Kecil

Mengurus newborn memang tidak ada habisnya ya Moms, seperti main tamagotchi, tapi tidak bisa di-pause.

Dilema Ketika Anak First Molar

Apakah si Kecil sedang mengalami first molar juga Moms? Yuk, simak beberapa cara mom Ulan mengatasinya!

Rahim Turun Setelah Melahirkan? Kok Bisa?

Rahim turun atau disebut prolapsus uteri adalah kondisi dimana rahim tidak pada tempatnya. Bagaimana cara mengatasinya?

Kolak Pisang Ubi (18 M+)

Kebetulan hari ini hujan, pengen ngemil yang hangat-hangat. Langsung saja bikin kolak pisang dan ubi Moms!

Nasi Goreng Tomat (18M+)

Rata-rata anak kecil pasti suka nasi goreng. Yuk, variasikan masakan nasi goreng Moms! Salah satunya nasi goreng tomat.

Sudah Waktunya Me Time Lho Moms

Kapan terakhir kali mommy punya waktu untuk me time? Berikut ini ada beberapa tips me time yang bisa moms lakukan

Tips ME TIME ala Working Mom

Saya ibu pekerja yang memiliki anak hiperaktif. Kadang membuat saya lelah, mood berubah & selalu ingin marah.

Redeem Point Babyologist Pertamaku

Saya tahu Babyologist sudah lama, waktu itu memang hanya melihat-lihat informasi di Instagramnya saja.

Pengalamanku Pertama Kali Mengikuti Babyo Session

Bagaimana pengalaman Mom Ngel Zhuang ketika mengikuti acara babyo session untuk yang pertama kalinya?

New Mom

Sebagai new Mom, jangan lupa untuk mencari informasi tentang berbagai hal mengenai kehamilan dan menyusui ya!

Me Timeku Dengan Babyologist

Semenjak berkenalan dengan babyologist, saya sudah dibuat jatuh cinta

Pengalamanku Mengajak Deana Toilet Training

Awal saya mencoba toilet training pada Deana itu saat usianya 20 bulan.

Kegalauan Launching Debay

Yang di galauin bukan takut dioperasi atau sakitnya, tapi ASInya keluar gak nanti abis lahiran? Sama gak Moms?