Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cerita Kehamilanku di Luar Negeri

MY STORY  |  PREGNANCY  |  19 Jul '19


Hi moms, kali ini aku akan berbagi cerita mengenai kehamilan anak pertamaku.

Hamil anak pertama rasanya nano-nano. Saat itu waktu pertama kali tahu kalau aku hamil, aku berada di Australia. Sebuah kabar yang menggembirakan, terlebih pasanganku dan mertua. waktu cek ke dokter ternyata sudah 2 bulan usia kandungannya. Tak pikir panjang, sesegera mungkin kami persiapkan segala sesuatunya untuk menyambut si baby. Mulai dari pola makan dan asupan vitamin aku perhatikan sebaik mungkin. 

Tetapi, tak semudah itu ternyata menghadapi kehamilan, tidak seperti yang orang bilang kalo semuanya enak-enak saja. Bagiku yang jauh dari keluarga, agak sedikit menderita. Trimester pertama, rasa mual sangat mengganggu. Susah sekali makanan masuk, dan kepala terus pusing, belum lagi perubahan hormon yang bikin aku cepat capek atau marah. Khawatir akan tidak adanya asupan yang baik ke dalam tubuh, terlebih tiba-tiba saja tidak selera untuk makan makanan barat, dan susahnya cari makanan asia membuatku menangis terus. Ingin rasanya pulang kembali ke Bali, tetapi tidak memungkinkan, karena usia kandungan yang masih muda. 

Lalu keinginan untuk makan sambal setiap hari, walaupun banyak yang jual cabe, tapi rasanya tidak pedas, tidak seperti cabe di negara kita lah pokoknya. Pasanganku selalu jadi pelampiasan saat mood ku berubah. Terkadang aku menangis tanpa alasan, atau bersikap cemburu dan selalu curiga padanya. Aku sampai capek sendiri dengan perubahan mood ini. 

Trimester kedua, semua sudah sedikit terkendali, tidak lagi mual dan tidak melulu menangis tanpa alasan. Disini mulai perut terasa banyak aktivitas dari si baby. Nafsu makan juga sudah bertambah. hanya saja, aku selalu ingin keluar rumah, pokoknya harus ada keluar rumah hanya untuk 5 menit. Duh, sekali lagi tidak mudah seperti kehamilan orang lain di luar sana.

Trimester ketiga, bahagia ku bisa pulang ke tanah air. Semua ngidam yang tidak kesampaian akhirnya bisa tercapai juga. Mulai dari makan sambal, rujak, nasi goreng, dan lainnya. Perut terasa berat dan kaki mulai bengkak. Semua kulalui sudah, tak peduli betapa tidak nyaman untuk tidur, ke kamar kecil berkali-kali, atau berjalan terlalu lama. 

Cerita kehamilan memang beragam, ada yang menjalani dengan mudah, ada yang banyak sekali rintangannya.  Perjuangan untuk tetap makan makanan bergizi, lelah yang tak berkesudahan, ataupun hal lainnya. Tidak ada kata menyerah bagi setiap wanita yang berjuang menjaga si calon baby hingga tiba saatnya mereka lahir ke dunia.  

Itu lah cerita kehamilanku yang penuh rintangan. Untuk semua mom yang sedang hamil, tetap semangat ya, jangan mudah patah semangat. Selalu ingat bahwa perjuangan kita untuk bertemu si buah hati akan sangat berkesan untuk cerita di masa tua nanti.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

439 Pamela Herrera

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pentingnya Pemeriksaan USG pada Trimester Pertama Kehamilan

Saat ke dokter kandungan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan USG nih Moms.

Cerita Kehamilanku: Tanpa Gejala Hamil hingga Flek Berdarah

Kali ini saya mau share sedikit cerita kehamilan saya yang mungkin agak berbeda dengan bumil lain.

Jalani Kehamilan Sehat dengan Rutin Pemeriksaan Kandungan

Salah satu fase penting dalam menjalani kehamilan adalah melakukan pemeriksaan. Bagi saya sudah jadi kewajiban.

Pentingnya USG di Setiap Trimester

Hai Moms! Udah berapa kali USG nih selama hamil? Kalau saya sendiri rutin setiap bulan satu kali,

My First Pregnancy

Hai Moms, aku mau berbagi pengalaman tentang kehamilan pertamaku nih moms. Simak ya Moms.

Mengenal Tumbuh Kembang Janin

Saat hamil, saya cukup rajin mencari tahu mengenai tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan.

5 Hal yang Perlu Ditanyakan saat Periksa Kehamilan Pertama

Awal kehamilan senangnya luar biasa. Saat periksapun biasanya baik saja, namun kadang ada hal yang kelupaan.

Ingat Standar 10T dalam Antenatal Care ya Moms!

Antenatal Care sudah memiliki standar dalam penerapannya dengan rumus 10T, minimal dilakukan sebanyak 4x.

Bidan Kita, Sahabat Ibu Hamil Masa Kini

Menurut aku, Bidan Kita ini sahabat hamil dan melahirkan yang luar biasa ngebantu banget.

Jadwal USG yang Baik Bagi Ibu Hamil

Sebagai calon ibu baru, dulu saya sangat sering USG. Dalam 9 bulan kehamilan, saya USG hingga 11 kali.

Keluhan saat Hamil yang Buat Parno

Tetap tenang yah Mommy! Yuk Simak dulu gejala-gejala yang sering dirasakan bumil yang mungkin bikin parno...

Penyebab Kram Perut saat Hamil Tiap Trimester

Kondisi kram perut akan sering Moms temui seiring dengan perkembangan rahim dan bayi.

Pengaruh Tidur Siang terhadap Berat Janin

Apakah Mom tahu bahwa kebiasaan sederhana seperti tidur siang dapat secara efektif meningkatkan BB janin?