Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cemburu Sama Anak Akibat Baby Blues

MY STORY  |  OTHERS  |  07 Sep '19


Katanya hampir 80% ibu yang baru melahirkan mengalami sindrom baby blues. Yakni suatu kondisi di mana Moms merasa mudah sedih, cemas, lebih sensitif atau gampang emosional dengan kehadiran bayi.

Awalnya aku pikir gejala baby blues hanya dialami oleh ibu yang kurang memiliki support system, misal habis melahirkan terpaksa ngurus anak sendirian karena jauh dari keluarga, sementara suami pun harus  bekerja.

Tapi ternyata aku salah! Baby blues bisa dialami siapapun tanpa memandang apakah ibu tersebut mengurus anak sendirian atau dibantu banyak orang.

Awal-awal melahirkan aku merasa sangat bahagia, bisa lahiran normal dengan didampingi suami, pembukaan berjalan cepat, ASI lancar, kemudian di rumah sudah ada keluarga besar yang menunggu siap membantu mengurus anak. What a perfect life?

Dengan kehadiran nenek, kakek, om dan tantenya Sofia, aku pasti tidak akan merasa kesepian atau kelelahan. Begitu pikirku saat itu.

Namun sehari setelah pulang dari rumah sakit, aku tiba-tiba merasa sedih dan asing. 
Entah kenapa aku malah berpikir mereka hadir hanya untuk Sofia! Aku juga merasa tidak bisa melakukan bonding dengan anak, karena setiap Sofia bangun semuanya berebut pengin main dan gendong dia.

Sampai akhirnya aku berada pada titik tidak suka ketika Sofia digendong orang lain. Lalu aku cerita ke suami soal perasaanku, tapi dia hanya menganggap enteng lalu dan bilang.

"Bersyukur dong anaknya banyak yang gendong. Itu berarti Sofia lucu, makanya mereka para senang".

Aku mengamininya dalam hati, seharusnya aku memang bersyukur tapi entah kenapa kok malah sedih ketika semua orang main dengan Sofia? Kok malah kesal melihat anak lebih tenang digendong neneknya ketimbang aku?

Setelah browsing, baru lah aku sadar kalau ini adalah gejala baby blues! Aku cemburu melihat Sofia digendong orang lain karena takut tidak bisa menjadi ibu yang baik untuk Sofia, khawatir anakku lebih dekat atau nyaman dengan orang lain ketimbang ibunya.

Setelah kupikir-pikir, berikut adalah faktor penyebab aku mengalami baby blues:

1. Kelelahan

Tidak peduli akan mengurus anak sendirian atau dibantu banyak orang, nyatanya Moms tetap merasa kelelahan di minggu pertama pasca melahirkan. Lelah menerima kunjungan tamu, lelah menjawab persalinan yang itu-itu saja.

2. Komentar Orang

Dari kejadian baby blues ini aku belajar untuk jaga omongan ketika ingin menjenguk teman yang baru melahirkan. Terkadang kalimat candaan seperti "Wah anaknya mirip bapaknya banget ya. Ibunya enggak kebagian apa-apa ini". Itu bisa bikin sedih dan merasa tidak dianggap lho, karena Moms lah orang yang melahirkan si Kecil.

3. Tidak Percaya Diri

Setelah melahirkan, aku berpikir "bisa enggak ya aku jadi seorang ibu?". Gendong anak saja bingung, pertama kali pakein diapers ke Sofia sempat kebalik dan berbagai kesalahan kecil lainnya. Makanya dari sejak hamil, penting sebenarnya untuk belajar ilmu parenting. Misal nonton tutorial cara membedong bayi atau trik menggendong agar si Kecil cepat tidur.

4. Lingkungan kurang kondusif

Mengurus bayi dengan dibantu keluarga besar tentu ada plus minusnya. Enaknya Moms jadi punya waktu istirahat karena anak ada yang bantuin jaga, tapi di sisi lain kita jadi tidak punya waktu luang untuk quality time sama si Kecil. Apalagi kalau anak Moms adalah cucu dan keponakan pertama. Pasti semua orang juga pengin bisa gendong dan main dengan si Kecil sama seperti kalian.

Lalu, bagaimana caranya bisa melewati masa-masa baby blues?

Komunikasi! Sampaikan ke suami tentang kekhawatiran yang Moms rasakan, dia perlu tahu juga soal sindrom baby blues. Minta support ke dia bahwa kita tengah belajar menjadi seorang ibu.

Kemudian, sampaikan ke keluarga hal-hal yang sekiranya tidak membuat Moms nyaman. Tapi kalau kita merasa kebingungan, jangan pernah malu untuk meminta tolong kepada siapapun.

Baby blues mungkin tidak bisa dihindari, karena perubahan hormon kehamilan menjadi hormon menyusui terjadi begitu cepat. Tapi sindrom ini bisa dilewati kok, tetap semangat ya Moms!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

242 Regina Nabila Fiardini

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Air Purifier untuk Pencegahan Virus

Partikel udara kotor ternyata dapat mempercepat penyebaran virus. Air purifier efektif untuk membantu menghilangkan partikel udara kotor.

Waspadai Banjir Bersama si Kecil Saat Musim Hujan

Salah satu masalah besar yang tidak bisa dihindari saat musim hujan adalah bencana banjir.

Tidak Hanya Melembabkan Udara, Berikut Manfaat Humidifier Lainnya

Humidifier tidak hanya berguna untuk melembapkan udara lho Moms, masih banyak manfaat yang bisa didapat dari humidifier

Pentingnya Mengatur Kelembapan Ruangan

Udara yang panas dan penggunaan AC yang sering menyebabkan kulit kering. Maka dari itu Moms perlu alat yang satu ini

Perlukah Air Humidifier untuk si Kecil?

Apa saja sih manfaat yang dapat dirasakan setelah menggunakan air humidifier bagi kesehatan si Kecil dan keluarga?

Ruangan Ber-AC Membuat Kulit Kering? Yuk Moms Pakai Humidifier!

Penggunaan AC setiap hari bisa membuat kulit kering, tapi tenang Moms ada solusinya untuk mengatasi kulit kering

Tidak Hanya Ibu, Ternyata Ayah Juga Rentan Mengalami Baby Blues

Baby blues yang biasa kita tau dapat menyerang seorang Ibu baru, tapi ternyata suami saya juga mengalaminya

Suami Jadi Tak Humoris? Jangan-Jangan Baby Blues

Baby blues selalu menjadi perbincangan hangat di dunia parenting dan ternyata suami juga berpotensi mengalaminya lho

Syndrome Baby Blues yang Dialami oleh Suamiku

Baby blues pada ayah berbeda dengan baby blues yang terjadi pada ibu akibat perubahan hormon pada wanita.

Baby Blues yang Terjadi pada Suamiku

Saat si Kecil lahir, tentu saya banyak sekali melihat perubahan yang terjadi dalam diri suami saya.

Ketika Suami Baby Blues, Ini Cara Saya Menanganinya

Aku ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana awal suamiku terkena baby blues dan bagaimana aku menyikapinya.

Cerita Syndrom Baby Blues yang Menimpa Suamiku

Lain anak, lain cerita. Saat anak kedua kami lahir, justru suami sayalah yang mengalami sindrom baby blues.

Baby Blues yang Dialami Ayah saat Kelahiran Anak Keduaku

Halo moms, sedikit cerita, saya ibu dari dua orang anak dimana umur saya dan suami berbeda 4 tahun.

Mengalami Baby Blues secara Bersamaan, Aku dan Suamiku Menjadi Semakin Mesra

Setelah menikah, saya memilih meninggalkan comfort zone saya di rumah orangtua, untuk ikut dengan suami

Waspada Pre-Baby Blues pada Suami!

Sepuluh tahun saya berpacaran dan akhirnya sampai di jenjang pernikahan.

Tipsku agar Daddy Blues Tidak Berujung Depresi

Memiliki anak adalah life changing moment bagi para pasangan. Mereka memiliki title baru, sebagai "orang tua".

Aku Tidak Baik-baik Saja

Ada perasaan takut ketika aku hanya sendirian di rumah bersama bayiku. Bayiku berusia dua minggu saat itu.

Mari Kita Pahami Kondisi Psikis Ibu yang Baru saja Melahirkan

Menjadi seorang Ibu merupakan suatu hal yang menurut saya ajaib

Pengalaman Baby Blues Dan Beberapa Faktor Penyebabnya

Baby blues pernah dirasakan sebagian besar ibu. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baby blues

Takut Mencari Informasi Karena Baby Blues

Saya pun tersadar mencari informasi itu penting, membantu saya menemukan solusi dan tidak panik dalam mengurus newborn