Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  24 Jun '20


Seiring dengan adanya pandemi COVID-19, sangat penting untuk menjaga sistem imun tubuh supaya terhindar dari bahaya virus. Ketika badan tidak fit, misalnya karena dehidrasi, virus akan lebih mudah menginfeksi seseorang. Tetaplah berada di rumah jika memang tidak ada keperluan mendesak. Apalagi, jika Moms menunjukkan gejala sakit dan dehidrasi. 

Berikut ini beberapa tips mencegah dehidrasi yang dapat memicu pertumbuhan virus.

1. Penuhi kebutuhan asupan cairan per hari

Tahukah Moms, cairan di dalam tubuh kita bisa hilang karena rutin mengeluarkan keringat, urin dan BAB. Cara termudah agar tubuh kita tidak kekurangan cairan adalah dengan mengonsumsi minuman serta makanan mengandung air. Menurut National Academies of Science, Engineering, and Medicine, laki-laki membutuhkan sekitar 15,5 gelas cairan dan perempuan membutuhkan sekitar 11,5 gelas cairan per hari. Sekitar 20% kebutuhan cairan manusia terpenuhi dari makanan dan sisanya dari minuman. 

Meskipun kita harus mencukupi asupan cairan per harinya, minuman bersoda dan minuman manis lainnya memiliki efek samping seperti mual dan diare. Hindari pula minum minuman berkafein dan alkohol karena malah akan memperparah dehidrasi.

2. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit

Sejalan dengan peribahasa yang ada, Moms disarankan untuk sering minum air walaupun dalam jumlah sedikit daripada hanya kadang-kadang minum tetapi dalam jumlah banyak. Minum satu cangkir air setiap satu jam, ya, Moms, karena terlalu banyak meminum cairan dalam satu kurun waktu dapat menyebabkan sakit perut atau muntah.

3. Pakaian yang ideal memengaruhi kadar cairan dalam tubuh

Tahukan Moms, Pakaian yang kita kenakan dapat memengaruhi kadar cairan dalam tubuh. Seperti misalnya, Ketika cuaca sedang panas, Moms akan lebih mudah berkeringat dan merasa haus. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang nyaman, lebih tipis dan berwarna terang karena warna lebih terang tidak menyerap radiasi matahari. Agar kulit tetap bisa bernapas, pilihlah pakaian dari bahan katun. Sweatshirt berwarna gelap dan tebal tidak ideal untuk dikenakan saat panas terik.

4. Pasang air humidifier di rumah

Salah satu faktor penyebab seseorang mudah sakit atau terpapar virus adalah karena tenggorokan kering. Selain dengan cara memenuhi kebutuhan cairan, pastikan tenggorokan tidak kering dengan menggunakanhumidifier. Perangkat elektronik ini meningkatkan kualitas udara karena mengontrol kelembaban udara di sekitarnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sebagaimana dilansir USA Today, air humidifierdapat membantu meredakan gejala penyakit Corona termasuk tenggorokan kering. Tingkat kesehatan keluarga dapat meningkat signifikan dengan penggunaan air humidifier karena dapat meringankan gejala batuk, bersin, dan masalah pernapasan. 

Ketika akan memilih air humidifier, sesuaikan dengan luas ruangan di rumah Moms agar perangkat dapat bekerja dengan maksimal. Pasalnya, humidifier yang terlalu kecil tidak akan memberikan kelembaban yang sesuai. Di sisi lain, humidifier yang terlalu besar malah akan membuat ruangan lembab dan menjadi tempat bertumbuhnya bakteri, jamur, dan tungau debu.

Dr. Brown’s Cool Mist Humidifier memiliki kapasitas tangki 3,8 L sehingga penggunaannya dapat bertahan lama hingga 30 jam. Berbeda dengan humidifier tipe warm mist humidifier, cool mist humidifier lebih aman digunakan. Perangkat ini tidak menyebabkan luka bakar jika tidak sengaja terjatuh. Suaranya pun juga lebih senyap jika dibandingkan tipe warm mist humidifier. Fitur pendukung lainnya termasuk dapat diisi dengan aroma oil atau minyak esensial sehingga dapat juga digunakan sebagai alat relaksasi di rumah.

Kebutuhan cairan yang terpenuhi dengan baik berdampak besar pada optimalnya fungsi tubuh. Tetap sehat selama transisi New Normal dengan melakukan cara-cara mencegah dehidrasi yang dapat menyebabkan tenggorokan kering dan memicu pertumbuhan virus seperti di atas, ya, Moms. 

Referensi: CDCCentennial MedicalLifehackMayo Clinic

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

158 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

Di masa new normal ini, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh? Yuk, simak berikut ini.

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.

Usir Stretch Marks? Begini Caranya!

Bagaimana, sih, cara mengusir stretch marks? Yuk simak caranya di sini!

Apa itu Dermatitis Atopik atau Eksim?

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kering, gatal, pecah-pecah yang meradang.