Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Caraku Mencegah dan Mengatasi Biang Keringat Anak

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  TODDLER  |  02 Nov '19


Cuaca di ibukota akhir-akhir ini kan panas banget ya Moms. Jadi membuat suhu di dalam ruangan menjadi terlalu lembap. Nah, belajar dari pengalaman anak pertama saya yang terkena biang keringat cukup parah pada musim panas tahun lalu, saya jadi lebih memperhatikan segala hal yang dapat menimbulkan biang keringat pada kulit si Kecil.

Biang keringat biasa muncul pada bagian punggung anak, kening, leher, dada, lipatan-lipatan kulit seperti kaki, tangan dan ketiak, serta selangkangan. Bahkan bisa juga tumbuh di kulit kepala.

Biang keringat ini bisa menimbulkan rasa gatal, panas, serta sensasi seperti kesemutan, sehingga kalau masih bayi bisa membuatnya gelisah dan rewel. Kalau usianya sudah setahun lebih, si anak akan terus menggaruk hingga mengakibatkan kulitnya lecet. Biang keringat ini memang bukan penyakit gangguan kulit yang dapat menular, tapi bila tidak segera diobati akan membuat anak tidak nyaman dan kulit akan terus timbul bintil kemerahan dan kalau terus digaruk akan menjadi luka pada kulitnya.

Berikut cara saya mencegah biang keringat muncul di kulit anak:

1. Selalu jaga suhu di dalam rumah menjadi sejuk, bisa memakai kipas angin atau AC.

2. Jika anak habis beraktivitas di luar rumah dan berkeringat, segera gantikan seluruh pakaiannya dengan yang bersih.

3. Jangan pakaikan anak baju terlalu tebal, pakaikan anak dengan baju berbahan katun yang lembut dan tipis. Agar anak leluasa bergerak.

4. Sehabis mandi, balurkan lotion ke tubuh anak yang ada kandungan olive oil atau Chamomile oil agar kulitnya tetap lembap. Tapi jangan terlalu banyak dan sering ya Moms, karena dapat menyumbat pori-pori kulit.

5. Kalau rambut anak sudah mulai panjang, lebih baik diikat agar meminimalisir rasa gerah si anak.

Walau terkadang saya sudah melakukan cara pencegahan tersebut, ada saja saat lengah sedikit langsung deh si biang keringat tetap muncul di leher di dada dan punggungnya. Dan membuat si Kecil tidak nyaman.

Berikut cara saya meredakan biang keringat pada anak:

1. Sebelum mandi jangan langsung guyur tubuh anak dengan air, tapi usap terlebih dahulu bagian tubuh yang mengalami biang keringat dengan waslap yang dicelupkan ke air dingin.

2. Mandikan anak dengan menggunakan sabun dan shampoo yang ada kandungan zink, Chamomile atau anti iritasi lainnya.

3. Selesai mandi, keringkan tubuh anak sampai benar-benar kering dari ujung rambut sampai kaki.

4. Jangan terlalu banyak memakaikan minyak telon pada bagian kulit yang terkena biang keringat, karena akan membuat kulit semakin merah.

5. Taburkan bedak atau olesi krim khusus biang keringat yang cocok untuk kulit anak, atau cara alami juga bisa memakai minyak kelapa atau minyak zaitun.

6. Pakaikan baju berbahan katun yang nyaman dipakai.

Jika cara tersebut sudah semua dilakukan selama 5 hari tapi biang keringat tak kunjung kering atau membaik, maka sebaiknya Moms segera konsultasikan ke dokter kulit, karena dikhawatirkan ada gejala gangguan kulit lainnya yang lebih serius daripada biang keringat.

Semoga sharing saya kali ini dapat membantu para Moms yang anaknya mengalami biang keringat juga.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

313 Ulan Sapitri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menerapkan Visual Hygiene Pada Anak Di Masa Pandemi

Menggunakan gadget di masa pandemi ini tentu bukanlah suatu hal yang asing. Yuk pastikan kesehatan mata si Kecil terjaga dengan baik.

Pijat Sebelum Tidur Membuat Tidur Anak Nyaman dan Nyenyak

Si Kecil aktif dan ga bisa diam? Coba dipijat Sebelum tidur agar tidurnya nyaman dan nyenyak.

Demam Tak Biasa Itu Ternyata Roseola

Demam sering menjadi hal yang membuat kita khawatir, cemas, sekaligus menerka-nerka ada apa dengan kondisi tubuh kita.

Cacar Air Diusia 18 Bulan yang Dialami Gabriel

Bagaimana pengalaman Mom Leny saat menghadapi si Kecil yang cacar diusianya yang baru 18 bulan?

Mencegah Demam & Flu dengan Resep Tradisional

Walaupun hidup di era milenial tapi pengobatan untuk keluarga tidak jauh dari pengobatan tradisional

Solusi Atasi Demam pada Anak

Jangan panik jika si Kecil demam, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan di rumah sebagai cara pertolongan pertama.

Mengenal Demam pada Anak

Moms, sebelum memberikan penanganan demam pada si Kecil, kenali demam secara menyeluruh dulu yuk!

Ternyata Gigi Susu Juga Membutuhkan Flouride lho Moms!

Faktanya, banyak Moms yang takut memberikan pasta gigi berflouride dengan alasan anaknya belum bisa berkumur.

Anak 17 Bulan Kok Sudah Dibawa Ke Dentist?

Bagaimana pengalaman Mom Feliciana membawa si Kecil periksa gigi di usianya yang baru 17 bulan?

Jangan Salahkan ASI!

Berat badan cha masih dalam batas normal berdasarkan grafik, tapi batas bawah.

Selain Flu Singapura, Waspadai Juga Virus Herpangina

Yuk waspada terhadap virus herpangina yang mudah sekali menular

Ternyata Konsumsi Vitamin Kalsium Mempercepat Pertumbuhan Gigi Loh!

Penting bagi bumil untuk konsumsi kalsium karena saat hamil, kalsium kita akan terserap untuk pertumbuhan si baby.

Tips Agar si Kecil Mau Minum Obat dengan Mudah

Siapa yang merasakan hal sama? Kalau mau meminumkan obat ke si kecil pasti banyak dramanya

Flu Pertama pada Anak

Sungguh sedih rasanya bila melihat anak sakit. Apalagi sakitnya diakibatkan oleh diri kita sendiri alias tertular.

Tips Mengajak si Kecil ke Dokter Gigi

Moms, ternyata presentase anak dengan gigi berlubang di Indonesia masih sangat tinggi.

Infeksi Telinga pada Anak

Infeksi telinga merupakan peradangan/penyumbatan cairan akibat infeksi yang terjadi pada bagian telinga tengah.

Yuk! Mari Ajak si Kecil Berenang

Splish-splash, anak-anak kalo main air, rasanya gak mau selesai ya Moms.

Pentingnya Pemberian Obat Cacing pada Anak

Penting ga sih sebenarnya pemberian obat cacing rutin pada anak?

Langkah Mudah Meminumkan Obat si Kecil

Awalnya aku juga kesulitan, bahkan obat yang sudah berhasil masuk mulut malah berakhir dimuntahkan.

Si Kecil Jatuh dan Terluka? Ini Tips Mengobatinya!

Beberapa hari lalu anakku baru terjatuh pada saat keliling di taman depan rumah. Pertamanya dia jalan biasa aja,