THE DAILY

Kenali Tanda Preeklamsia Pada Ibu Hamil Kenali Tanda Preeklamsia Pada Ibu Hamil
20 Jun '18

Bukan Flu Biasa, Kok Bisa? Bukan Flu Biasa, Kok Bisa?
20 Jun '18

Jadwal Penting Pemberian Imunisasi Ibu Hamil Jadwal Penting Pemberian Imunisasi Ibu Hamil
19 Jun '18

5 Jenis Buah yang Baik untuk MPASI 5 Jenis Buah yang Baik untuk MPASI
19 Jun '18

Imunisasi, Program Investasi Kesehatan di Masa yang Akan Datang Imunisasi, Program Investasi Kesehatan di Masa yang Akan Datang
19 Jun '18

Kebutuhan ASI bayi Baru Lahir Kebutuhan ASI bayi Baru Lahir
19 Jun '18

Cara Ampuh Mengatasi Muntah saat Hamil Cara Ampuh Mengatasi Muntah saat Hamil
19 Jun '18

Apa Saja Manfaat Pete untuk Ibu Hamil? Apa Saja Manfaat Pete untuk Ibu Hamil?
19 Jun '18

Makanan untuk Ibu Hamil Makanan untuk Ibu Hamil
19 Jun '18

Daftar Lengkap Imunisasi Anak Daftar Lengkap Imunisasi Anak
19 Jun '18

Kecemasan Ibu Hamil saat Menghadapi Persalinan Kecemasan Ibu Hamil saat Menghadapi Persalinan
19 Jun '18

5 Posisi Menyusui yang Baik 5 Posisi Menyusui yang Baik
19 Jun '18

Bahayakah Keluar Cairan Kuning setelah Persalinan? Bahayakah Keluar Cairan Kuning setelah Persalinan?
19 Jun '18

Ingin ASI Melimpah? Ikuti 8 Tips Berikut Ini! Ingin ASI Melimpah? Ikuti 8 Tips Berikut Ini!
19 Jun '18

Cara Menghindari Anemia agar Hb Tetap Normal Cara Menghindari Anemia agar Hb Tetap Normal
19 Jun '18

Menghadapi dan Mewaspadai Komplikasi Persalinan Menghadapi dan Mewaspadai Komplikasi Persalinan
19 Jun '18

Apa Itu Kontraksi Palsu Menjelang Persalinan? Apa Itu Kontraksi Palsu Menjelang Persalinan?
19 Jun '18

5 Cara Mengatasi Sesak Nafas pada Bayi 5 Cara Mengatasi Sesak Nafas pada Bayi
19 Jun '18

Tips Hamil 9 Bulan: Agar Persalinan Lancar Tips Hamil 9 Bulan: Agar Persalinan Lancar
19 Jun '18

Pengalaman Mom Ibrena Dalam Mengatasi Mastitis Pengalaman Mom Ibrena Dalam Mengatasi Mastitis
18 Jun '18

Imunisasi dan Vaksinasi HIB untuk Bayi Imunisasi dan Vaksinasi HIB untuk Bayi
17 Jun '18

4 Jenis Bahan Baju Bayi yang Nyaman dan Adem 4 Jenis Bahan Baju Bayi yang Nyaman dan Adem
17 Jun '18

Seperti Ini Posisi Janin 9 Bulan Seperti Ini Posisi Janin 9 Bulan
17 Jun '18

Kandungan Nutrisi Susu Ibu Hamil yang Direkomendasikan Kandungan Nutrisi Susu Ibu Hamil yang Direkomendasikan
17 Jun '18

Mengapa Bayi Lebih Aktif di Malam Hari? Mengapa Bayi Lebih Aktif di Malam Hari?
17 Jun '18

Cintai Ususmu Cintai Ususmu
17 Jun '18

5 Langkah Jitu Usir Pegal Saat Hamil 5 Langkah Jitu Usir Pegal Saat Hamil
17 Jun '18

Ciri Kontraksi Melahirkan Sudah Dekat Ciri Kontraksi Melahirkan Sudah Dekat
17 Jun '18

Pentingnya Madu untuk Kehamilan 9 Bulan Pentingnya Madu untuk Kehamilan 9 Bulan
17 Jun '18

Membedakan Muntah Normal dan Tidak Normal Membedakan Muntah Normal dan Tidak Normal
16 Jun '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Terbaik Memilih Alat Kontrasepsi

OTHERS  |  13 May '18

Bagi seorang wanita kehamilan merupakan hal yang sangat didambakan seumur hidupnya setelah pernikahan. Namun, ada berbagai alasan tertentu bagi beberapa wanita untuk menunda kehamilannya. Diantara alasan itu adalah pekerjaan, pernikahan muda, belum siap untuk hamil, pendidikan, atau kesibukan lain yang dianggap lebih penting. Kemudian mereka akan memutuskan untuk menggunakan alat kontrasepsi. Akan tetapi masih banyak wanita yang belum benar-benar memahami bagaimana cara memilih alat kontrasepsi yang sesuai untuk dirinya, dan apa saja jenis alat kontrasepsi yang baik untuk di pilih. Pada umumnya alat kontrasepsi adalah alat yang berbentuk kondom, suntik atau pil saja, hal ini dipandang instan dan tidak memerlukan penanganan yang rumit dan bisa didapatkan dengan mudah. padahal mereka belum menyadari adanya kelebihan ataupun kekurangan pada setiap jenis alat kontrasepsi. Bahkan, beberapa wanita menganggap efek samping dari penggunaan semua alat kontrasepsi adalah biasa saja. Minimnya kesadaran bahwa beberapa alat kontrasepsi yang kurang cocok dapat mengubah penampilan atau efek yang lebih serius pada kesehatan.

Terdapat beberapa kasus di mana seorang wanita mengalami kehamilan yang tidak direncanakan akibat kesalahpahaman pada penggunaan alat kontrasepsi. Hal ini tentu kurang menguntungkan bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Jika dikutip dari CNN angka kehamilan di Indonesia tidak terencana mengalami peningkatan pada tahun 2016, maka, hal ini tentu akan berujung pada aborsi yang juga meningkat. Bahkan dari sebanyak 208 juta angka kehamilan di luar rencana sekitar 41 persennya berakhir pada aborsi. Oleh karena itu, pemilihan alat kontrasepsi memiliki peranan yang cukup besar dan tidak bisa di anggap sepele untuk mengatasi kehamilan. Selain masalah kesalahpahaman, ketidaktahuan, serta ketidakpedulian terhadap pengendalian kehamilan ini, sudah beredar alat kontrasepsi palsu, rusak, atau bahkan mengandung bibit penyakit mematikan. Hal ini menambah hiruk pikuk pemahaman yang salah diantara para wanita dan kebingungan yang tak ada hentinya.

Beberapa permasalahan yang telah disebutkan di atas tidak akan menjadi masalah apabila anda mengetahui kelebihan dan kekurang alat kontrasepsi. Hal ini juga akan lebih jelas jika anda bekonsultasi segala permasalahan pra kehamilan dengan tenaga ahli di bidangnya.

Berikut adalah beberapa jenis alat kontrasepsi beserta kelebihan dan kekurangannya :

Jenis yang pertama adalah jenis kontrasepsi hormonal yang terdiri dari beberapa bentuk, di antaranya : 

Pil KB

Diantara banyak jenis alat kontrasepsi metode inilah yang banyak dipilih atau dipandang lebih mudah dalam penggunaannya.

Kelebihan :

  • Terjadii pengurangan volume darah yang keluar saat menstruasi.
  • Dapat meningkatkan kepadatan tulang bagi wanita yang mengonsumsinya.
  • Mengurangi gejala pramestruasi syndrom yang sering datang sebelumnya.
  • Menbantu siklus menstruasi lebih teratur.
  • Pengguna pil kb, biasanya kurang beresiko terhadap penyakit berat, misalnya kanker ovarium dan endometrium, stroke, rematik, dan yang lainnya.

Kekurangan :

  • Terjadi peningkatan berat badan secara  signifikan bagi beberapa wanita.
  • Penggunaan pil kb, dapat mempengaruhi produksi ASI bagi ibu menyusui.
  • Memiliki kemungkinan peningkatan risiko penyakit hipertensi dan penyakit kardiovaskular bagi wanita.
  • Pil kb tidak mencegah penularan penyakit berbahaya seksual.

Pil kb progestin

Pil ini mengandung hormon progesteron dalam dosis rendah yaitu sekitar 0,03-0,05 mg per tablet.

Kelebihan :

  • Pil ini cocok untuk anda yang sedang menyusui karena tidak mengganggu produksi ASI.
  • Mengonsumsi pil ini memiliki kemungkinan menimbulkan hipertensi ataupun penyakit kardiovaskular.

Kekurangan :

  • Menimbulkan peningkatan berat badan.
  • Siklus menstruasi menjadi kurang teratur atau kurang lancar.
  • Tidak dapat mencegah penularan penyakit seksual.

Alat kb UID (Intra-Uterine Device)

Alat kb ini berbentuk seperti huruf T yang dipasangkan pada rahim. Ada dua jenis alat kb UID yaitu yang terbuat dari tembaga dan hormon. Perbedaannya adalah pada lamanya pemakaian, jika tembaga dapat di gunakan hingga 10 tahun lamanya, sedangkan yang terbuat dari hormon dapat bertahan paling lama 5 tahun. Hal yang lazim dalam alat ini adalah di temukannya benang yang menjadi penanda posisi alat tersebut yang mana terkadang dianggap mengganggu bagi sebagian wanita. Namun, metode ini sangat efektif dan sama sekali tidak mengganggu kesuburan, setelah alatnya dilepas maka, kesuburan anda akan kembali seperti sedia kala.

Kelebihan :

  • Mudah digunakan, karena setelah pemasangan anda tidak direpotkan dengan kewajiban sehari-hari seperti pil kb.
  • Metode ini lebih akurat dan berjangka panjang untuk menunda kehamilan.
  • Tidak menyebabkan efek pada kesuburan, setelah berhenti menggunakannya maka, kesuburan akan kembali dengan cepat.

Kekurangan :

  • Terkadang posisi UID dapat bergeser karena beberapa hal.
  • Mengurangi kenyamanan saat berhubungan intim karena adanya benang sisa dari UID. 
  • Dapat menimbulkan kram saat menstruasi atau pendarahan yang lebih banyak.
  • Alat Kontrasepsi secara fisik

Selanjutnya adalah jenis alat kontrasepsi dengan cara kerja yang menghalangi secara langsung pertemuan antara sprema dengan ovum. Di anataranya :

Kondom

Adalah alat kontrasepsi yang sangat populer, bisa di dapatkan di mana saja dengan harga yang terjangkau. Dari segi penggunaanya pun mudah dan bisa dilakukan siapapun karena banyak panduan yang sudah beredar tentang cara penggunaan kondom.

Kelebihan :

  • Penggunaan kondom dapat mencegah penularan penyakit  seksual
  • Murah dan mudah dalam penggunaan.

Kekurangan :

  • Hanya dapat digunakan sekali dalam waktu yang relatif singkat.
  • Pemakaian harus tepat dan pas karena dikhawatirkan akan terlepas.
  • Terdapat alergi pada beberapa orang yang tidak cocok dengan bahan pembuat kondom.

Spermisida

Spermisida adalah alat kontrasepsi yang berfungsi sebagai pembunuh atau penghambat pergerakan sperma. Di dalamnya mengandung bahan kima berupa nonoxynol-9 yang dapat membasmi sperma, bentuknya dapat berupa krim, gel, foam atau yang lainnya. Untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus ada baiknya penggunaan dibarengi dengan kondom atau alat kontrasepsi lainnya.

Cara kerja bahan kimia ini adalah membunuh dan menghentikan pergerakannya sebelum mencapai rahim dan bertemu ovum. Penggunaannya khusus pada wanita yakni dimasukkan jauh ke dalam vagina mendekati leher rahim. Jika, bentuknya adalah krom, gel, atau foam maka akan ada aplikatornya secara langsung yang dapat menyemproykan spermisida ke dalam vagina, adapun biasanya dalam kemasan terdapat cara penggunaan khusus, karena tiap bentuknya memiliki cara sendiri. Anda harus memperhatikan secara seksama agar dapat mendapatkan hasil yang di inginkan.

Biasanya, spremisida dimasukkan di dalam vagina 15 menit sebelum penetrasi, namun ada beberapa yang di perbolehkan langsung penetrasi tanpa menunggu setelah pengaplikasiannya. Semua jenis dapat berlangsung efektif digunakan  kurang lebih selama 1 jam, jika anda ingin berhubungan dalam waktu yang lama maka, anda harus mengaplikasikan lagi dan yang paling penting bagi wanita dilarang menggunakan pembersih vagina selama 8 jam setelah pemakaian spremisida ini, hal ini karena kemungkinan adanya sperma yang masih aktif dan dikhawatirkan efeknya akan menghilang.

Kelebihan :

  • Jika anda menginginkan proteksi sementara maka, cara ini bagus untuk di pilih dan tidak merusak kesuburan.
  • Benda bisa didapatkan dengan mudah tanpa harus mencari tenaga ahli.

Kekurangan :

  • Jangka waktu yang relatif singkat, dan  harus mengaplikasikannya berulang-ulang agar efektif.
  • Tidak mencegah penularan penyakit seksual.

Diafragma

Adalah sebuah alat yang berbentuk kubah, terbuat dari karet lateks. Penggunaannya dikhususkan pada wanita yaitu dimasukkan ke dalam leher rahim dengan menggunakan jari atau alat lainnya. Penggunaannya cukup mudah dan kamu harus memasangnya  sebelum memulai penetrasi. Cara kerjanya adalah menghalau cairan sperma masuk ke leher rahim. Alat ini disebut kondom bagi wanita. Namun, penggunaan alat ini tidak se efektif dan semudah kondom, karena itu alat ini jarang dipilih karena kurang di kenal, atau orang lebih memilih kontrasepsi kondom atau lainnya.

Kelebihan :

  • Dapat digunakan siapa saja dan praktis.
  • Harga terjangkau untuk perlindungan singkat.
  • Dapat digunakan secara berulang kali dengan penyimpanan yang baik.

Kekurangan :

  • Terkadang menyebabkan iritasi pada leher rahim.
  • Kesulitan mencari ukuran yang sesuai, karena apabila terlalu besar maka, akan menimbulkan rasa kurang nyaman, sedangkan bila ukurannya terlalu kecil maka dikhawatirkan akan tergeser atau bahkan terlepas dari vagina.

Alat kontrasepsi alami

Banyak faktor yang menyebabkan beberapa pasangan memilih untuk tidak menggunakan alat kontrasepsi, hal ini dikarenakan nilai agama, budaya, atau larangan keluarga. Tapi ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang aman dan alami yang dapat digunakan. Namun, dalam hal ini membutuhkan komitmen antara dua belah pihak pasangan.

Sistem kb kalender

Wanita memiliki fase subur dan kurang subur, jadi caranya adalah menghindari berhubungan intim saat wanita sedang dalam masa subur.

Kelebihan :

  • Alami, murah dan tidak ribet.
  • Tidak membutuhkan alat apapun, baik benda maupun hormon.

Kekurangan :

  • Membutuhkan kesabaran dan komitmen ekstra antar pasangan
  • Tingkat keberhasilan pada pasangan tahun pertama sangat rendah yakni hanya sekitar 20%.

Menyusui ekslusif

Pada Moms yang menyusui anaknya secara eksklusif, akan mengalami masa kurang subur pada 10 minggu setelah melahirkan. Maka, aman jika hendak melakukan hubungan intim pada masa tersebut. Tentang kelebihannya yaitu sama saja dengan sistem kalender. Sedangkan untuk kekurangannya yaitu kurang efektif di mana jika anda berhubungan sampai mendekati haid pertama setelah nifas, kemungkinan akan terjadi pembuahan, dan kehamilan pun bisa terjadi kembaloi. Jadi, letak kesalahan biasanya terdapat pada penentuan hari pertama menstruasi pasca melahirkan yang tidak bisa diperkirakan.

 Kontrasepsi permanen

Cara ini di gunakan bagi pasangan yang tak ingin mendapatkan anak lagi. Teknik ini bisa dilakukan bagi wanita dan pria, bagi wanita dengan cara tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan bagi pria yang dapat dilakukan adalah vasektomi. 

Kelebihan :

  • Sangat efektif karena dengan cara sterilisasi maka hampir tidak ada kemungkinan hamil.
  • Tidak memerlukan alat atau hormon lagi setelah langkah ini dipilih.

Kekurangan :

  • Risiko pendarahan atau infeksi.
  • Biaya cenderung mahal.
  • Risiko penularan penyakit seksual masih bisa terjadi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Mengucek Mata Bukan Selalu Artinya Bayi Mengantuk

158 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories