Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Merawat Tali Pusat bayi Newborn

HEALTH TIPS  |  24 May '18


Tali pusat ialah penghubung antara ibu dan janin di dalam rahim. Peranannya yaitu untuk memberikan pasokan nutrisi dari ibu selama janin masih berada di dalam kandungan. Tak hanya nutrisi saja, namun juga oksigen dan sistem pembuangan pada janin pun akan melalui tali pusat. Saat bayi dilahirkan, tali pusat tak lagi digunakan sehingga harus dipotong dan kemudian dijepit dengan penjepit khusus. Karena tidak terdapat saraf pada tali pusat, bayi tidak akan merasa sakit saat dilakukan pemotongan.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman bagaimana caranya melakukan perawatan tali pusat bayi yang belum puput. Biasanya tali pusat bayi ini setelah dipotong akan mengering dengan sendirinya dalam waktu 1-3 minggu. Agar tidak terjadi infeksi, Moms harus hati-hati dalam merawat tali pusat bayi yang belum puput. 

Berikut ini beberapa tips dari saya bagaimana saya melakukan perawatan tali pusat Attar ketika belum puput:

1. Jaga agar tetap bersih

Bersihkan area tali pusat dengan kapas lembut yang sudah dicelupkan ke air hangat. Saya tidak menggunakan alkohol karena kulit bayi saya sangat sensitif. Setelah dibersihkan, tunggu sampai kering. Kemudian tutup dengan kassa steril. Jaga agar tali pusat tetap kering karena akan mempermudah tali pusat untuk cepat lepas.

2. Jangan memandikan di bak dengan air yang penuh

Sebelum tali pusat kering dan lepas dengan sendirinya, usahakan untuk tidak memandikan bayi dalam bak mandi penuh air.

3. Jika tali pusat sudah lemas biasanya masih ada yang tertinggal di pusarnya, dan umumnya belum kering. Mom boleh memberinya povidone iodin. 

4. Biarkan lepas dengan sendirinya

Jangan coba-coba untuk menarik tali pusat yang hampir kering ya Moms, karena bisa saja terjadi infeksi. Biarkan saja terlepas dengan sendirinya.
Ada beberapa kondisi tali pusat yang menunjukan perlunya perawatan secara khusus dari dokter atau bidan terdekat. Di antaranya adalah:

  1. Kulit perut disekitar tali pusar menjadi merah dan terlihat membengkak.
  2. Demam lebih hingga lebih dari 38 derajat celcius.
  3. Mengeluarkan nanah dan berbau tidak sedap.
  4. Terjadi pendarahan terus menerus yang tidak kunjung berhenti.
  5. Bayi terlihat kesakitan hingga menangis terus-menerus bahkan meski tidak disentuh sekalipun.

Semoga bermanfaat.

By: Nawang Khusnul Muliawaty.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1177 Nawang Khusnul Muliawaty

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.