Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Merawat Anak yang Berpuasa

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  30 May '19


Umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama bulan Ramadan. Mereka tidak makan dan minum setiap hari dari sebelum matahari terbit hingga terbenam selama 30 hari.

Anak-anak, tak terkecuali si Kecil, biasanya antusias ketika waktu bulan Puasa mendekat. Pasalnya, kegiatan selama bulan Ramadan sering menyatukan keluarga. Manfaat puasa pun banyak di antaranya mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, pengorbanan diri, kepemilikan sosial, dan peningkatan kesadaran spiritual.

Sebagai orang tua, Moms dapat menentukan berapa lama si Kecil dapat berpuasa. Namun, dia harus menjadi bagian dalam menentukan keputusan tersebut. Jika si Kecil memang belum mau berpuasa, sebaiknya jangan dipaksa. Orang tua harus dapat menilai kemampuan anak untuk berpuasa berdasarkan kesehatan, tingkat aktivitas, toleransi terhadap kelaparan dan frekuensi makan.

Jika si Kecil berpuasa, Moms tidak boleh mengharapkan dia untuk puasa sehari penuh sejak awal. Biarkan dia untuk berpuasa setengah hari agar dia merasa dilibatkan dalam kegiatan ibadah Ramadan namun tidak terlalu stres. Jika si Kecil sudah lebih dewasa, Moms dapat meningkatkan durasi puasa secara bertahap yang membantu tubuhnya untuk menyesuaikan diri.

Saat merawat si Kecil yang sedang berpuasa, Moms harus mengingat hal-hal berikut ini:

  • Makan pagi/sahur harus terdiri dari makanan kaya serat seperti sereal gandum utuh, gandum utuh, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran. Untuk sumber protein, pilihlah daging tanpa lemak, mentega kacang, telur dan produk susu agar tetap kenyang lebih lama.
  • Si Kecil harus didorong untuk menghindari makanan tinggi gula karena akan meningkatkan rasa lapar dan memberikan sedikit nutrisi dalam kalori.
  • Si Kecil juga harus menjauhi makanan asin untuk mengurangi risiko haus.
  • Minta si Kecil untuk menunda aktivitas olahraga berintensitas tinggi selama puasa.
  • Ajak si Kecil untuk minum banyak cairan selama jam-jam tidak puasa agar tetap terhidrasi.
  • Hindari memaksanya makan berlebihan untuk mengompensasi penurunan kalori. Makan berlebihan hanya akan menyebabkan gangguan pencernaan, kembung dan tidak nyaman. Lebih baik menyajikan makanan dalam beberapa kali makan untuk mencegah kelebihan makanan.
  • Larang si Kecil untuk minum minuman berkarbonasi, makan makanan pedas dan makanan yang digoreng untuk membatasi masalah pencernaan.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

236 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Sering Menjatuhkan Sesuatu Tanpa Sengaja? Waspada Gejala Sindrom Carpal Tunnel!

Seseorang dengan sindrom carpal tunnel mungkin mengalami kesulitan mengetik di komputer atau bermain game.

Mengatasi Anak Overweight dan Underweight

Seperti apa ciri anak kelebihan dan kekurangan berat badan? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sindrom Brugada: Gangguan Serius Terkait Irama Jantung

Sindrom Brugada merupakan gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam jiwa.

Cara Mengobati Sifilis pada Wanita

Sifilis bisa menyerang siapa saja baik tua, muda, wanita, pria hingga anak-anak. Berikut penanganannya.

Mengenal 3 Gejala Diabetes yang Hanya Dialami Wanita

Khusus pada wanita, ada setidaknya tiga gejala diabetes yang perlu diketahui. Apa saja gejala tersebut?

Hal Berikut Perlu Diperhatikan Penderita Asma Sebelum Memutuskan Hamil

Apakah Moms memiliki riwayat asma? Jika ingin mencoba memiliki keturunan disarankan konsultasi terlebih dahulu.

Daftar Gejala Kanker Rahim yang Harus Moms Waspadai

Meskipun penyebab pastinya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang menyebabkan risiko kanker rahim meningkat.

Cara Paling Efektif Memperlancar Haid yang Tidak Teratur

Untuk mengatasi haid yang tidak teratur, Moms bisa mempraktikkan cara paling efektif untuk memperlancar haid berikut ini.

10 Tips Merawat Diri Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah merawat diri pasca kelahiran si Kecil? Hal tersebut dapat mengurangi beberapa penykit loh!

Moms, Perhatikan Tanda dan Gejala Hipertensi Berikut!

Hampir sepertiga orang di dunia memiliki tekanan darah tinggi. Namun, gejalanya terkadang tidak tampak.

Serba-serbi Kanker Serviks: Definisi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan & Pengobatan

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal di lapisan serviks tumbuh dengan cara yang tidak terkontrol.

Waspada, Moms! Ini Gejala Sakit Tipes pada Anak

Penyakit tipes merupakan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.

5 Gaya Hidup Berikut Pengaruhi Kesuburan Pria

Gaya hidup ini termasuk apa yang dimakan dan diminum hingga aktivitas sehari-hari.

Premarital Check Up: Apa Saja Fungsinya dan Mengapa Penting?

Mari kita simak 9 tes penting sebelum nikah dengan alasan mengapa masing-masing pemeriksaan perlu dilakukan.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Perut Kembung & Mencret pada Anak

Yuk Moms, mari kita kenali penyebab dan gejala perut kembung & mencret yang dialami bayi beserta cara mengatasinya!

Gejala, Penyebab dan Penanganan Defisiensi Kalsium pada Bayi

Tidak hanya orang dewasa yang dapat kekurangan kalsium. Ternyata bayi juga bisa kekurangan kalsium lho Moms!

Interaksi Asam Folat dengan Zat Lain

Jika Moms sedang mengonsumsi obat asam folat, sebaiknya hindari interaksi dengan beberapa zat berikut ini.

Anak Bisa Tertular Sakit Tanpa Kontak Langsung?

Anak bisa tertular penyakit tanpa kontak fisik langsung lho Moms. Lalu bagaimana penularannya?

Cara Ampuh Merawat Gigi si Kecil

Kapan harus mulai menyikat gigi bayi? Perlukah membeli sikat gigi bayi? Pasta gigi jenis apa yang terbaik?

Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Memijat Bayi

Sebelum memijat si Kecil, sebaiknya Moms menyiapkan dulu beberapa perlengkapan pijat bayi ini.