Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

MOM STYLE  |  MY STORY  |  10 Mar '19


Perjalanan saat melahirkan bukanlah hal yang mudah. Apalagi ini adalah kehamilan pertama yang segala sesuatunya serba bingung.  Banyak hal yang terjadi mulai dari morning sickness, di mana mual dan muntah saya alami selama 3 bulan terus-menerus. Dilanjutkan dengan perubahan hormon yang membuat aku mudah sekali untuk menangis, marah lalu kembali gembira. Tapi hal yang paling bikin greget adalah perubahan bentuk tubuh. Berat badan diawal kehamilan sekitar 56- 57 kg, lalu setiap bulan bertambah 2-4 kg. Alhasil, setelah 9 bulan berat saya menjadi 84 kg.

Kenaikan total 27 Kg membuat saya malas banget buat berkaca, seperti melihat raksasa dalam kaca. Belum lagi, setiap mereka yang sudah lama tidak ketemu. Mereka pasti akan berkomentar tentang berat badan saya. Belum lagi mereka yang memberikan banyak tips supaya berat saya terkontrol, membuat saya semakin tertekan. Tapi setelah 4 bulan pasca melahirkan, berat badan saya turun 22 kg. Walaupun masih tersisa 5 kg lagi, berikut saya akan share beberapa tips yang membuat berat saya bisa turun secepat itu:

Cara Mempercepat Berat Badan Turun

1. Mengurus Anak 

Bagaikan berolahraga, ya mengurus anak sendiri itu seperti sedang di gym bahkan lebih. Karena aku punya anak laki-laki newborn dengan tenaga yang cukup kuat dan berat lahir 3.7 kg dan sekarang sudah lebih dari 7 kg, maka mengurus anak ya seperti olahraga. Energi yang kita butuhkan begitu besar. Kalau diingat- ingat saat masih remaja ke gym, rasanya ini lebih menguras keringat tanpa menguras kantong. Aku tidak dibantu oleh keluarga ataupun ART (asisten rumah tangga) ataupun suster dalam keseharian. Paling hanya mba harian yang datang seminggu sekali. Jadi olahraganya kerasa banget, hal yang kerasa paling menguras adalah ketika memandikan bayi dan menggendongnya. Tapi buat Moms yang punya ART/suster untuk membantu mengurus baby, Moms bisa sisihkan waktu untuk beloahraga. Dan ini merupakan hal wajib untuk mempercepat turunnya berat badan kita. 

2. Motivasi 

Apa yang menjadi dasar keinginan Moms untuk menurunkan berat badan? Kalau aku jujur karena Suami dan punya usaha online shop baju wanita. Waktu berat aku naik seperti, suami tidak sadar bahkan tidak pernah komplain. Sampai akhirnya orang-orang di sekeliling kami terus berkomentar dan merasa berat badan saya sangat naik. Belum lagi saat kontrol ke dokter yang berbeda, dokter mengatakan bahwa saya sudah overweight. Rasa gerah dan ingin menyenangkan hati suami jadi motivasi utama pasca saya melahirkan. Keinginan itu semakin bertambah karena untuk jualan baju secara online butuh model yang kurus, dan saya semakin terpacu untuk itu. 

3. Komitmen

Bagaimana jika berat belum kunjung turun juga? Atau Bagaimana jika berat badan belum mencapai yang kita mau? Tenang, tetap berkomitmen dengan motivasi kita. Untuk segala sesuatu yang sulit ada harga yang perlu dibayar, ada hal yang perlu dikorbankan. Apa yang harus dikorbankan? Ingat jangan sampai diet kita malah mengganggu pertumbuhan si Kecil, karena hanya makan sedikit atau bahkan yang tidak bergizi. Moms, kita tetap butuh hal itu ya. Komitmen di sini maksudnya tetap bertahan dan terus berjuang.

4. Pola Makan 

Kenapa berat ku bisa naik 27 kilo selama 9 bulan? Padahal bayi aku lahir 3.7 kg. Ke mana sisanya? Ya jelas jadi air ketuban yang pecah, ari-ari dan sisanya tertinggal dalam tubuh kita Moms. Berat ku naik drastis karena selama hamil suami mengizinkan untuk makan apa aja dan aku suka bilangnya ngidam padahal kesempatan nih Moms. Makanan yang paling sering aku makan adalah martabak keju coklat di jam 11 malam, nasi goreng tek tek jam 10 malam, padahal di jam itu harusnya kita sudah beristirahat. Dan itulah yang aku perbaiki sekarang Moms. Tidak ada lagi makan di atas jam 10 malam dengan menu seberat itu. Kalau memang lapar, aku hanya makan yang ringan saja seperti buah-buahan.

Tetaplah semangat untuk terus kembali ke berat badan semula ya Moms!

Semoga bermanfaat.

By: Novi Satya Cahyadi

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

587 Novi Satya Cahyadi

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Seks Saat Hamil: Boleh Nggak, Sih?

Ibu hamil dan suami sering bertanya-tanya boleh tidak melakukan sex saat hamil dan konsekuensi yang

Manfaat Lain dari Baby Oil

Siapa sih yang gak tau baby oil? Untuk kita2 para Moms pasti barang satu ini udah gak asing ya.

Tips Jaga Badan Pasca Persalinan

Seperti apa perawatan pasca melahirkan yang baik?

Perut Bergelambir & Terbelah Pasca Melahirkan

Perut Moms bergelambir pasca melahirkan? Bagaimana cara mengatasinya?

Pentingnya Tetap Memperhatikan Diri Meski Sibuk Bekerja & Mengurus Anak

Sebagai Ibu, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga. Tapi bagaimana dengan diri kita sendiri?

Bahayakah Ibu Setelah Melahirkan Menggunakan Gurita atau Korset?

Pasca melahirkan, banyak Moms mencari alternatif agar bentuk tubuhnya terjaga & bisa seperti sebelum hamil.

Me Time ala Single Parent Seperti Saya

Me time penting ya Moms, tapi jika sudah punya anak akan lebih sulit dilakukan. Berikut me time simpel ala Mom Wandha

Bolehkan Waxing Setelah Melakukan Treatment IPL (Intense Pulsed Light)?

Setelah menghilangkan rambut di beberapa bagian tubuh dengan teknik IPL, bolehkah selanjutnya dengan teknik waxing?

Stretch Mark Bisa Dicegah

Sebelum stretch marks mengganggu penampilan, Moms bisa mencegah munculnya stretch marks dengan tips berikut ini

Seberapa Penting Skincare Itu?

Seberapa penting sih menggunakan skincare berbahan dasar alami? Yuk simak cerita Mom Wandha

Tips Menjaga Kulit agar Tetap Awet Muda

Para Moms pasti ingin memiliki kulit yang sehat dan juga awet muda kan? Saya ada beberapa tips nih untuk Moms semua!

Teh Embun sebagai Hair Tonic

Untuk mengatasi kerontokan rambut pasca melahirkan, teh embun ini bisa jadi hair tonic alami lho Moms.

Bengkung, Kain Tradisional yang Dicintai Mancanegara

Tak hanya si Kecil yang perlu dirawat, tubuh sendiri juga perlu diperhatikan pasca melahirkan.

Tips Menjadi Modern Working Mom

Tips menjadi modern Moms yang dapat membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan dengan baik versi Mom Marliana

Menjadi Working Mom, Kenapa Tidak?

Setiap Moma pastinya mau menghabiskan waktunya berproses bersama Si Kecil. Namun, bagaimana jika anda adalah seorang working moms?

Suka Duka Menjadi Working Mom

Tentu menjadi Working Mom tidaklah mudah, mari kita simak suka duka Mom Nurul sebagai seorang dokter sekaligus ibu.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi?

Bolehkah ibu menyusui minum kopi? Bagi coffee lovers, mungkin anda memiliki pertanyaan yang sama. Mari simak jawabannya berikut ini.

Perlukah Essential Oils untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Essential oils yang belakangan ini sering disebut dimana-mana, betulkah memiliki manfaat yang baik untuk ibu hamil dan menyusui?