Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Mengatasi ASI Yang Tidak Keluar

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  22 Mar '18


Pasca melahirkan, tugas seorang Ibu selanjutnya adalah untuk menyusui. Namun, sebagian Ibu akan mengalami ASI yang tidak keluar secara normal seperti pada umumnya. Seharusnya ASI akan keluar 3 hari setelah melahirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, seperti stress, kelebihan berat badan, dan lain sebagainya. Ketika ASI tidak keluar dengan normal, maka kebutuhan nutrisi bayi tidak akan tercukupi. Kelancaran ASI dipengaruhi juga oleh isapan bayi, apabila si bayi terbiasa atau sering mengisap payudara ibunya, maka ASI yang keluar akan semakin banyak. Namun, biasanya si Ibu tidak memberikan ASI jika yang keluar hanya sedikit, alhasil lama kelamaan produksi ASI akan berhenti.

Seperti apapun keadannya, sangatlah penting untuk segera mendapatkan solusi untuk memproduksi ASI yang lancar. Hal ini dikarenakan asupan ASI sangat penting bagi tumbuh kembang bayi.  Kurangnya asupan ASI akan mengakibatkan berat badan bayi menurun. Hal ini dapat membuat proses perkembangan bayi menjadi terhambat dan tidak berlangsung dengan normal. Bahkan, kurangnya asupan ASI dapat menimbulkan penyakit kuning pada bayi.

Salah satu cara untuk melancarkan produksi ASI adalah dengan melakukan kontak langsung secara rutin dengan bayi. Sentuhan kulit Ibu kepada bayinya akan meningkatkan hormon oksitosin dan prolaktin yang berperan dalam memproduksi ASI. Ketika bayi baru lahir, langsung dekapkan di dada lalu dekatkan pada payudara. Teknik ini akan membuat bayi mendapatkan banyak kolostrum serta menghindarkan si Ibu dari mastitis.

Alternatif selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan proses tradisional yaitu memijat payudara menggunakan tangan. Pijat payudara selama 10 hingga 20 menit dengan menggunakan tangan setiap dua sampai tiga jam sekali. Cara ini akan membantu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak prolaktin yang akan memperlancar produksi ASI. Dari sekian banyak solusi yang ada, hal terpenting yang perlu dingat adalah untuk tidak panik. Tubuh seorang Ibu yang baru melahirkan sudah pasti dapat memproduksi ASI karena hormon dan aliran darah. Namun, semuanya tidak akan berlangsung dengan lancar ketika si Ibu kurang mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang di sekitarnya. Motivasi yang kuat dari dalam diri seorang Ibu untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya akan membuat ASI keluar secara normal.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1835 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Serba-serbi Abses Payudara

Salah satu kasus yang umum ditemukan pada ibu menyusui adalah abses payudara. Yuk kenal lebih dalam tentang abses

Apakah Diet Vegetarian Cocok untuk Si Kecil?

Jika Moms adalah seorang vegetarian, Moms mungkin akan mengusahakan agar si Kecil mendapatkan diet yang sesuai

Manfaat Susu Soya untuk Bayi

Selain memiliki banyak manfaat & menyehatkan, susu soya dapat menjadi alternatif untuk anak yang alergi susu sapi Moms.

7 Langkah Sukses ASI Saat Berpuasa

Moms masih mengASIhi, tapi ingin ikut berpuasa? Yuk simak tips berikut ini agar sukses melakukannya

Jangan Minum Es, Entar Demam Lho! Benarkah?

Kita biasa melarang anak untuk minum es karena bisa menyebabkan demam, batuk dll. Tapi benarkah demikian?

Bahaya Garam dan Gula untuk Bayi Di Bawah 1 Tahun

MPASI untuk bayi di bawah 1 tahun belum boleh diberi garam/gula, apa alasannya?

Bolehkah Ibu dengan Hepatitis B Memberikan ASI?

Apakah ibu menyusui yang menderita hepatitis B tetap boleh memberikan ASI?

Bikin Kenyang Tapi Kurus? Konsumsi Ini Saat Diet!

Makanan apa saja yang bisa membuat perut kenyang namun tidak menaikkan berat badan?

Manfaat Telur Puyuh

Meskipun bentuknya kecil, namun telur puyuh memiliki segudang menfaat. Yuk, simak berikut ini.

7 Buah Ini Atasi Sembelit Bayi

Buah yang bertekstur lembek maupun keras yang kaya akan serat ini mampu mengatasi sembelit pada bayi.

Si Kecil Kurus Meski Sudah Makan Banyak? Ini Sebabnya

Kenapa si Kecil tidak gemuk walaupun ia makan dengan porsi yang banyak?

Kolik Karena Intoleransi Laktosa?

Benarkah salah satu penyebab kolik pada bayi adalah karena intoleransi laktosa?

Hindari Anemia dengan Mengonsumsi Makanan Kaya Zat Besi Berikut Ini

Makanan apa saja yang bisa meningkatkan kadar hemoglobin pada anak?

7 Jenis Ikan yang Memiliki Asam Lemak Omega 3 Baik Untuk si Kecil

Ikan merupakan makanan yang tinggi akan omega 3. Lalu ikan apa saja yang mengandung omega 3 yang baik?

Kapankah Anak Butuh Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Apa ciri-ciri yang menunjukkan si Kecil membutuhkan vitamin penambah nafsu makan? Simak penjelasan berikut.

10 Buah Ini Mampu Atasi Sembelit pada Bayi

Si Kecil cukup rentan mengalami sembelit. Daripada memberikannya obat, lebih baik atasi dengan buah-buah ini.

Si Kecil Tetap Kurus Walau Minum ASI, Mengapa?

Berat badan si Kecil tidak bertambah walau sudah diberi ASI eksklusif? Yuk simak tips ala Mom Lisrin berikut

Makanan Apa yang Mengandung Protein Nabati Tinggi?

Moms ingin diet vegetarian, tapi takut protein yang dibutuhkan berkurang? Yuk simak list makanan berikut

Dot Bayi Manakah yang Cocok untuk si Kecil?

Dot bayi terbagi ke dalam beberapa jenis menurut fungsi dan bentuknya. Dot manakah yang terbaik?

6 Makanan Tinggi Kandungan Mineral

Makanan apa saja yang mengandung mineral tinggi dan baik untuk tubuh?