Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Mencegah dan Mengatasi Kolik dengan Tepat

FEEDING  |  25 Feb '19


Kolik adalah keadaan di mana bayi menangis secara terus-menerus tanpa sebab yang pasti. Kolik ini cukup membingungkan apalagi bagi new mom, di mana gejalanya juga tidak bisa dipastikan secara detail, hanya secara umum saja. Oleh karena itu banyak ibu mengira saat anak rewel dan menangis ia mengalami kolik. Tapi rewel dan menangis bukan menjadi patokan jika bayi mengalami kolik.

Kolik biasanya dialami bayi saat usia di atas 3 minggu dan akan berhenti saat anak berusia 4 bulan. Jadi kolik ini hanya bersifat sementara, Moms juga harus benar-benar mengetahui gejala kolik tersebut, dan wajib mengetahui cara tepat mencegah dan mengatasi bila bayi mengalami kolik.

Gejala umum bayi mengalami kolik

  1. Bayi menangis terus-menerus tanpa henti hingga 1-2 jam
  2. Wajah Memerah
  3. Tangan bayi mengepal
  4. Kaki diangkat
  5. Lutut ditekuk ke arah perut

Moms harus memastikan terlebih dahulu penyebab bayi menangis sebelum menentukan apakah bayi mengalami kolik atau tidak, sehingga penanganannya bisa dilakukan dengan tepat.

Kolik biasanya dialami bayi saat usia di atas 3 minggu dan akan berhenti saat anak berusia 4 bulan.

Cara mengatasi kolik pada bayi

1‌. Berikan pijatan di perut bayi

Perut bayi biasanya kembung dan terasa melilit saat bayi mengalami kolik. Untuk mengatasi rasa sakit pada perut, Moms bisa memberikan pijatan lembut di perut bayi dengan menggunakan minyak telon, selain bisa memberikan rasa hangat, pijatan juga bisa membantu mengurangi rasa sakit pada perut bayi.

2‌. Mandikan bayi dengan air hangat

Memandikan bayi dengan air hangat bisa melancarkan peredaran darah dan bisa mengurangi nyeri pada perut akibat kolik.

‌3. Bantu bayi untuk buang angin

Kolik umumnya terjadi karena adanya penumpukan gas dan udara di lambung. Penumpukan gas ini membuat bayi merasa tidak nyaman dan susah untuk buang angin. Moms bisa membantunya dengan memberikan pijatan hangat pada perut bayi, dan mengerakkan kaki kanan dan kiri dengan menekuk lutut dan digoyangkan seperti saat mengayuh sepeda, biasanya ini akan sangat membantu bayi agar dapat buang angin untuk mengurangi kembung pada perut bayi.

‌4. Hindari makanan yang dapat memicu terjadinya kolik

Jika Moms memberikan ASI pada bayi, sebaiknya hindari makanan yang berbumbu kuat, hindari sayuran yang mengandung gas, seperti kol, brokoli, dan kacang merah.

Selain mengatasi bayi yang mengalami kolik, Moms juga bisa mencegah agar bayi tidak mengalami kolik di kemudian hari:

‌1. Perhatikan teknik meyusui

Saat menyusui bayi, banyak hal yang harus diperhatikan, apalagi banyak yang belum megetahui bagaimana teknik meyusui bayi dengan tepat (terutama bagi new mom). Teknik menyusui yang benar harus dipelajari untuk mencegah bayi mengalami kolik. Perhatikan perlekatan saat anak menyusu, agar udara tidak masuk saat bayi menyusu. Pindahkan bayi Anda saat payudara yang satu kosong dan habis, jangan berhenti hingga bayi melepaskan sendiri, atau jika bayi telah tertidur.

2‌. Perhatikan pemberian susu Formula

Jika si Kecil mengonsumsi susu formula, sebaiknya perhatikan pemberian susu dengan jarak 2 jam untuk pemberian susu yang berikutnya, selain itu perhatikan penggunaan botol susu. Berikan botol susu anti kolik. Botol susu anti kolik memiliki fitur yang dapat memisahkan antara susu dan udara yang terdapat pada botol. Menggunakan botol susu anti kolik dapat mengurangi gas yang masuk ke tubuh bayi ketika minum susu, sehingga akan menghindarkan bayi dari kolik.

‌3. Sendawakan bayi setelah meyusu

Menyendawakan bayi ini sebaiknya dilakukan setelah meyusui atau memberikan ASI/susu formula ke bayi, dengan tujuan untuk megeluarkan udara yang tertelan saat menyusu. Anda bisa menyendawakan bayi dengan menyandarkannya di bahu Anda, kemudian menepuk-nepuk punggung bayi secara perlahan, hingga bayi bersendawa. Ini bisa menghindarkan bayi dari kolik.

Beberapa cara di atas bisa Moms lakukan untuk mencegah dan mengatasi kolik pada bayi.

 

Semoga bermanfaat.

By: Azizah Idris

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

422 Azizah Idris

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kendala dan Tips Sukses Memompa ASI Dengan Single Breast Pump untuk Working Moms

Apa kendala memompa yang biasa ditemui para working Moms? Lalu apa tipsnya agar sukses memompa bagi para working Moms? Yuk, bagikan ceritamu!

Pompa ASI Dual Motor Nyaman dan Hemat Waktu

Power pumping adalah cara memompa ASI yang dapat meningkatkan suplai ASI. Cara memompa ASI dengan teknik power pumping tentunya membutuhkan [...]

Konsumsi ASI Booster, Perlu Tidak ya?

ASI eksklusif adalah proses pemberian ASI pada bayi baru lahir sampai usianya 6 bulan tanpa diberi tambahan lainnya.

Lulus ASI Eksklusif dengan Bantuan ASI Booster

Setiap Ibu selalu menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Termasuk dalam pemenuhan nutrisinya.

Haruskah Menggunakan Botol Susu Anti Kolik?

Apakah Moms tahu apa itu kolik dan bagaimana botol susu anti kolik dapat mencegah terjadinya kolik pada baby?

Perbedaan Botol Anti Kolik dengan Botol Biasa

Banyak sekali jenis botol yang dijual di pasaran, namun tidak semuanya memiliki fitur anti kolik. Lalu, apa yang membedakan

Kenapa Botol Susu Anti Kolik Berbeda dengan Botol Susu Biasa?

Kolik adalah suatu kondisi yang umum dialami oleh bayi di bawah 6 bulan dikarenakan masih belum sempurnanya sistem pencernaan bayi.

Puasa bagi Ibu Menyusui!

Meski Islam memberikan kelonggaran untuk tidak berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui, namun ada baiknya kita tetap coba puasa.

Tips Tetap Berpuasa selama Menyusui

Moms sedang menyusui namun tetap ingin melaksanakan ibadah puasa? Mari kita simak tips dari Mom Okky ini!

Agar Kualitas ASI Tetap Terjaga Saat Berpuasa

Sangat wajar bila kuantitas ASI jadi berkurang saat berpuasa. Maka, fokuslah menjaga kualitas ASI ya Moms.

Berpuasa Saat Menyusui, Why Not?

Bagi Moms yang akan puasa di saat menyusui, harus bersiap menghadapinya ya. Yuk intip beberapa tips ini.

My Breastfed Baby Having Colic, What to Do?

Bayi yang kolik akibat menggunakan botol sudah biasa ya Moms, tapi bagaimana dengan yang menyusu langsung?

Empeng atau Pacifier Bisa Membantu Bayi Kolik?

Sebagian Moms mungkin kontra terhadap empeng, tapi alat yang satu ini ternyata bisa mencegah kolik loh Moms.

Bagaimana Cara Mengatasi Kolik pada Bayi?

Pelekatan payudara yang benar dan penggunaan botol susu anti kolik dapat mneghindarkan si Kecil dari kolik loh Moms.

Ciri-Ciri Bayi Kolik dan Cara Mengatasinya

Berikut adalah 4 langkah mudah oleh Mom Angelin untuk mengatasi kolik pada bayi.

Pentingnya Sendawa pada Bayi

Salah satu alasan mengapa bayi perlu disendawakan setelah minum susu ialah untuk mencegah kolik.

Tips dan Trik Menangani Kolik

Apakah si Kecil pernah mengalami kolik? Berikut adalah tips mengatasi kolik oleh Mom Windarti.

Kolik Bikin Cemas? Coba Atasi dengan Ini!

Mari kita simak beberapa tips mengatasi kolik oleh Mom Vincensia di artikel berikut ini!

Atasi Kolik pada Bayi

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Moms lakukan untuk mengatasi kolik pada si Kecil.

Cara Pemberian Susu yang Tepat untuk Mencegah Kolik

Berikut adalah cara menyusu/memberikan ASIP yang tepat agar si Kecil bisa terhindar dari kolik.