Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Kerja KB Susuk Implan

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  15 Sep '18

KB susuk implan termasuk KB temporer, karena sewaktu-waktu bisa dilepas ketika sudah tidak diperlukan dan Anda bisa memiliki masa subur kembali.

KB susuk implan ini berupa tabung kecil seukuran korek api yang fleksibel dan mengandung levonorgestrel yang di dalam tabungnya (polydimethyl siloxane) diisi dengan hormon progesteron, dan cara penggunaan KB implan ini adalah dengan memasukkannya ke dalam kulit yang terdapat pada bagian lengan kiri atas.

Dalam sekali pasang, KB implan bisa menunda kehamilan hingga 3-5 tahun dengan pemakaian yang benar. KB implan cocok untuk Anda yang sering malas/lupa mengonsumsi pil KB setiap hari.

Cara Kerja Pil KB

Dalam upaya mencegah kehamilan dan ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan), susuk implan yang sudah ditanam di bawah kulit pada bagian lengan atas akan melepaskan hormon progestin dengan kadar rendah. Jadi ketika sudah menanam susuk implan, maka tidak akan terjadi pembuahan maupun ovulasi, sehingga Anda tidak akan hamil karena tidak akan ada sel telur yang dapat dibuahi.

Hormon progestin yang terdapat dalam susuk implan juga berguna dalam mempertebal lendir pelapis leher rahim (serviks) sehingga sperma akan mengalami kesulitan ketika menuju leher rahim. Selain itu hormon progestin ini juga bekerja dalam menipiskan dinding rahim, sehingga ketika ada sel telur yang berhasil dibuahi, maka tidak akan bisa menempel pada rahim.

Efektivitas KB Implan

Menurut catatan penelitian, perempuan yang menggunakan KB implan 1 dari 100 penggunanya mengalami kehamilan. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, seperti ketika sudah habis waktu pemakaiannya yaitu 3 tahun namun belum diganti, atau karena posisi dalam pemasangannya tidak benar.

Agar KB implan bisa bekerja dengan efektif, maka pemasangannya harus pada tempatnya dan dipasang dengan benar. Jadi sebagai catatan, sebaiknya Anda pastikan dokter yang akan menanam susuk implan sudah berpengalaman pada bidangnya.

Agar tidak kebobolan, perhatikan juga kapan Anda memasang susuk implan dan kapan harus melepaskannya atau menggantinya. Jika waktu pemasangan susuk implan sudah habis dan belum memungkinkan untuk menggantinya, Anda bisa menggunakan alat kontrasepsi lain seperti kondom.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

966 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories