Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Alami Menambah Tinggi Badan Si Kecil

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  02 Aug '18

Nutrisi mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan Si Kecil. Oleh karena itu, Moms and Dads harus benar-benar memerhatikan asupan apa saja yang perlu dikonsumsi oleh Si Kecil. Nutrisi atau gizi yang baik tentu akan membuat sistem dalam tubuh bekerja dengan sangat baik.

Tinggi badan merupakan indikator pertumbuhan anak yang ditandai dengan pertambahan massa tulang dan otot. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak, ada tiga hal yang harus diperhatikan orangtua, yakni pemenuhan nutrisi, menjalani aktivitas fisik, dan mendapat istirahat yang cukup. Beberapa zat gizi yang erat kaitannya dengan pertumbuhan tinggi badan adalah protein, kalsium, vitamin, D, vitamin K, dan zink/seng. 

Selain nutrisi, di masa pertumbuhannya, anak yang bergerak aktif memiliki pengaruh terhadap tinggi badannya. Tinggi badan seseorang biasanya memang dipengaruhi oleh hormon pertumbuhan. Akan tetapi faktor nutrisi dan gaya hidup juga sangat berpengaruh. Seorang anak yang kedua orang tuanya tinggi, belum tentu akan tinggi juga apabila asupan nutrisi dan gaya hidupnya tidak baik.

Anak dikatakan sehat jika anak tersebut jarang sakit, dapat tumbuh dan berkembang sesuai potensinya. Faktor genetik dan lingkungan berperan penting dalam hal ini. Agar bisa tumbuh sehat, anak perlu nutrisi, imunisasi, tidur, juga bermain. Agar mendapat anak dengan tinggi badan optimal, memiliki imunitas, cerdas dan bahagia secara emosi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu nutrisi, hormon, kasih sayang dan stimulasi yang tepat.

Pada masa pertumbuhan, seorang anak perlu mendapatkan nutrisi dan stimulasi yang cukup sehingga ia bisa mencapai tinggi maksimalnya. Di sinilah, peran orangtua diperlukan untuk mengajarkan anak tentang pola makan yang bernutrisi, olahraga, dan istirahat tidur yang cukup.

  • Pastikan kebutuhan nutrisi Si Kecil tercukupi, terutama untuk asupan protein, kalsium, vitamin D, vitamin K, dan zink/seng. 
  • Jangan biasakan anak tidur larut malam. Pastikan anak tidur selama 10 hingga 12 jam setiap harinya. Tanpa istirahat yang cukup, gangguan pertumbuhan dapat terjadi.
  • Pastikan agar anak memakan makanan yang mengandung protein tinggi seperti telur, daging, ikan, kacang-kacangan, dan susu. Dengan asupan protein yang tinggi, tinggi badan anak dapat bertumbuh secara signifikan.
  • Hindari risiko obesitas dengan makan teratur, diimbangi dengan olahraga yang rutin sehingga pertumbuhan anak optimal.
  • Jika anak masih balita, ukur berat badan dan tinggi badannya secara rutin di posyandu. Semakin dini deteksi gangguan tumbuh kembangnya, maka semakin optimal pula penanganan yang dapat diberikan.

 

Semoga bermanfaat.

Narasumber: dr. Muliaman Mansyur.

By: Babyologist Editor.

3614 Morinaga Platinum

Comments

Related Stories