Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Buku Jiwaku dan Anakku

GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  29 Nov '19


Felicia, gadis kecilku yang selalu bahagia ketika kuberi hadiah sebuah buku. Ya, ekspresi bahagialah yang selalu dia tunjukkan padaku seperti arti namanya (Felicia = kebahagiaan, sukacita).

"Wuuuuuuahhhh buku balu, aku suka, suka sekali mama, makasih mama untuk bukunya" (sambil mencium lalu memelukku).

Sejak di dalam kandungan, aku suka membacakan Felicia buku di sela-sela kegiatanku setelah selesai mengajar murid-muridku. Aku membeli beberapa buku dan terkadang aku meminjam di perpustakaan sekolah dasar tempatku bekerja. Ada buku cerita, buku dongeng, buku pengetahuan, dan buku apa saja yang aku punya di rumahku serta kupinjam. Setiap kali mendengarkan suaraku yang sedang membaca ataupun bercerita untuknya di dalam kandungan, dia selalu merespon dengan tendangan cintanya. Inilah kebahagiaan yang tak pernah bisa kulupakan. Harapan dan doaku, Felicia mencintai, menyukai buku, memiliki banyak pengetahuan yang luas dari semua buku yang kelak dia baca, sehingga suatu saat nanti membuat masa depannya menjadi hebat dan luar biasa.

Aku belajar dan berusaha menanamkan kebiasaan, kesukaan, dan kecintaan untuk mengenal, jatuh cinta dengan buku pada Felicia sejak dini yaitu di dalam kandungan. Setelah Felicia lahir, buku pertama yang aku berikan padanya adalah buku bantal yang terbuat dari kain dengan warna hitam putih dan merah (high contrass book). Aku belajar dari buku bahwa bayi usia 0-6 bulan penglihatannya masih belum begitu jelas sehingga bagusnya mengenal warna-warna yang belum terlalu cerah seperti warna hitam, putih lalu merah.

Memasuki usia 6 bulanan, aku belikan buku bantal dari kain berwarna yang lebih cerah, ada warna kuning, oranye, hijau, dan birunya. Buku itu ada teether dan suaranya, jadi berfungsi untuk melatih koordinasi mata serta penglihatannya, juga melatih gusi dan rahangnya ketika dia gigit teether sehingga merangsang pertumbuhan giginya. Selain itu, suara yang dikeluarkan dari buku bisa melatih pendengarannya mengenal berbagai suara yang dia dengar dari benda yang dia sentuh.

Seneng banget liat tumbuh kembang Felicia melalui buku yang aku berikan padanya, walaupun tidak setiap waktu aku menemani dia bermain sambil belajar bersama bukunya karena pekerjaanku (iya aku memutuskan tidak bekerja lagi setelah Felicia berusia 8 bulan).

Nah menginjak usia 9 bulan, aku belikan Felicia buku bergambar dan colourful dengan satu kata per halamannya. Waktu itu aku belikan buku mengenal hewan, benda, dan warna. Felicia cepat sekali merespon sesuatu yang aku ajarkan ke dia melalui buku, baru dua atau tiga kali ku kenalin hewan atau warna atau benda yang aku kasih lihat sama dia, dia cepat sekali tahu oh ini jerapah, oh ini singa, oh ini baju, oh ini sepatu, oh ini warna merah, oh ini warna kuning. Nah ini yang membuatku semakin antusias mengajak Felicia mencintai buku. Jadi caraku pertama adalah mengenalkan dia hewan-hewan yang ada di buku, setelah aku mengenalkannya satu per satu secara teratur, berulang, dan terus menerus di usianya yang baru 9 bulan, kutanya sama Felicia begini: Felicia yang mana gambar jerapah nak? Lalu dengan jari tangannya dia tunjuk gambar jerapah di bukunya sambil bilang ni ni ni (ini maksudnya).

Di usianya ke-1 tahun aku belikan buku-buku dari Rabbit Hole, betapa bahagianya ketika dia membuka box cantik berisi buku-buku yang bagus. Intinya kubelikan dia buku sesuai dengan usianya dan tahap tumbuh kembangnya dia. Semakin bertambah usia, semakin banyak kubelikan buku-buku untuknya, ya koleksinya sudah lumayan cukup banyak di rumah. Sesekali aku ajak dia beli buku dan dia memilih sendiri buku anak yang dia sukai, supaya dia bereksplor juga dengan sesuatu yang dia inginkan. Dan sampai sekarang di usia 34 bulan ini seberapa banyak pun mainan yang ada di rumah, dia tetap memilih semua koleksi buku-bukunya untuk dibaca (dibaca sesuai versi dia hehehe) ketimbang memainkan mainannya. Why not? Kebiasaan baik lebih baik dilakukan dan diterapkan setiap hari, supaya menjadi kebiasaan yang bermanfaat. Jiwanya sudah benar-benar jatuh cinta dengan buku, antusiasnya sungguh luar biasa ketika belajar dengan buku. Berkali-kali dia bisa mengatakan, mama aku suka, aku suka sekali buku ini. Bahagia seorang ibu sesederhana kalimat yang diucapkan oleh anaknya sendiri.

Terima kasih telah membaca ceritaku ini, semoga bermanfaat untuk semuanya. 😊😊🤗🤗

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

574 Elia Christin

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pentingnya Menanamkan Nilai Mendalam Sebuah Profesi

Saya baru menyadari bahwa betapa pentingnya mengajarkan nilai lebih mendalam bagi sebuah profesi.

Pentingnya Memantau Perkembangan Anak

Ternyata perkembangan anak yang tinggal di kampung jauh lebih bagus daripada perkembangan anak kota lho Moms.

Apakah Setiap Anak akan Mengalami Masa Terrible Two?

Awal mendengar kata terrible two, saya berusaha mencari dahulu apa sih sebenarnya terrible two itu.

Pentingnya Mempertahankan Hak si Kecil saat Bermain

Anak-anak sangat senang ketika bermain. Tidak jarang, rasanya mainan tetangga terlihat "lebih indah",

Bagaimana Menghadapi si Kecil yang Super Aktif?

Menurut Moms, bagaimana rasanya memiliki si Kecil yang super aktif? Apa saja suka dukanya?

Tips Menghilangkan Trauma Anak yang Terjatuh saat Belajar Berjalan 

Hai Moms, menjelang usia anak setahun biasanya sudah mulai ada tanda-tanda anak kita berani berdiri sendiri.

Bantu Bunda Menjemur Baju Yuk, Nak!

Kemarin Faruq mencoba membantu bunda untuk menjemur baju, aktivitas ini mungkin terdengar tak biasa.

Pentingnya Pengenalan Profesi pada si Kecil

Mengenalkan berbagai profesi pada si kecil tentu bermanfaat ya moms.

Anakku Hiperaktif Banget...

Moms punya kendala yang sama gak? Jujur saya sebagai orang tua yang mengurus mereka sendirian kewalahan hadapinya.

Kenapa si Kecil Senang Mencorat-Coret Seisi Rumah?

Si Kecil suka corat coret tembok? Yuk terapkan tips berikut ini untuk mensiasatinya

Seberapa Penting Pendidikan Anak di Bawah Umur?

Di masa golden age, alangkah baiknya jika anak dibiarkan tumbuh dan berkembang bersama ibunya di rumah.

Respon Terhadap Anak Kidal

Hai Moms, pernah tidak memperhatikan tangan anak kita, mana yang lebih aktif? Kanan atau kiri?

Mengenalkan si Kecil dengan Dunia Hewan di Taman Safari

Mengenalkan si Kecil dengan dunia luar sedari kecil ternyata baik untuk membantu tumbuh kembangnya ya Moms.

Anak Kecanduan Nonton TV? Ini Solusinya!

Menurut artikel yang pernah aku baca, dalam sehari anak di atas 2 tahun boleh nonton TV tidak lebih dari 30 menit.

Jangan Tumpuk Bukunya, Tapi Cintai dan Maknai Isinya

Sejak kecil anak saya memang sudah dikenalkan pada buku, dari mulai usianya 3 bulan sampai sekarang 21 bulan.

Apa Itu Fase Terrible Two? Kenalan Yuk Moms

Menjelang usianya 2 tahun abram mendadak lebih suka berteriak, menangis, dan sering tantrum?

Screen Time: Yes or No?

Setelah Shanum masuk usia 2 tahun, saya bolehin nonton TV. Tapi tetep saya batasin dari segi waktu & tontonan.

Manfaat Playdate bagi Moms & si Kecil

Bagi saya pribadi, playdate bukan sekedar kumpul-kumpul, apalagi yang beneran cuma kumpul terus pada diem

Usia 18 Bulan, Anakku Sudah Bisa Berhitung 1-10 dalam 3 Bahasa! Apa Tipsnya?

Anak usia 18 bulan sudah harus belajar 1-2 patah kata, setidaknya sudah mengerti lebih dari 20 kosakata.

Anak Juga Butuh Sosialisasi

Bersosialisasi berarti berinteraksi dengan orang lain. Balita juga perlu bersosialisasi lho Moms.