Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Breast Pad: Disposable atau Washable?

FEEDING  |  MY STORY  |  REVIEWS  |  24 Oct '19


Diberikan kelancaran untuk Meng-ASI-hi merupakan suatu karunia buatku, bukan hanya karena ASI adalah makanan terbaik bagi si Kecil, tapi melalui proses menyusui, ibu dan si Kecil bisa bonding dengan lebih baik. Tapi pernah ga, pas lagi enak-enaknya tidur Moms terbangun dengan baju yang basah karena ternyata ASI merembes? Atau waktu lagi senang senangnya menyusui, payudara (PD) Moms yang sedang tidak menyusui tiba-tiba mengeluarkan ASI? Kalau ya, itu dinamakan Let Down Reflex (LDR). Lagi-lagi, bra dan baju bisa basah.

Bra yang lembap, bisa menimbulkan banyak masalah pada PD Moms loh. Bukan hanya bau tidak sedap, tapi juga bisa menimbulkan iritasi pada PD. Ga mau kan Moms, terhambat meng-ASI-hi karena iritasi? Pasti sakit dan ga nyaman banget. Nah, karena itu aku selalu pakai breast pad.

Untuk Moms yang belum familiar dengan produk satu ini, Breast Pad adalah bantalan yang dirancang khusus untuk menyerap ASI yang menetes agar tidak tembus ke bra, apalagi baju. Cara pemakaiannya mudah, cukup ditempelkan/ diselipkan ke bra Moms. Breast Pad sendiri ada yang disposable dan washable. Kali ini aku mau bahas lebih lanjut kekurangan dan kelebihan dari masing-masing tipe breast pad ini.

Disposable Breast Pad:

Atau dikenal juga dengan breast pad sekali pakai. Awalnya, aku hanya mengetahui satu tipe breast pad ini. Aku sudah mencoba berbagai merek, tapi Disposable Breast Pad favoritku adalah Dacco Mama Pad. Dacco Mama Pad ini didesain menggunakan teknologi Jepang. Materialnya lembut dan nyaman di kulit. Daya serapnya juga tinggi, hampir ga pernah merasa lembap kalau pakai breast pad satu ini. Perekatnya juga ada di lima sisi, yang membuat breast pad ini anti geser. Setiap breast pad terbungkus rapi dalam satu plastik, jadi terjamin kebersihannya. Dan yang paling penting, harganya ramah di kantong. Aku biasa membeli yang isi 56 pcs, harganya berkisar 45 ribuan.

Tapi, setiap hari aku ganti breast pad minimal 2 kali. Jadi satu pak isi 56 pcs hanya bisa bertahan sampai maksimal 2 minggu. Nah, sisi negatif dari disposable breast pad ini adalah walaupun harganya relatif terjangkau tapi cukup boros. Selain itu, hampir semua merek breast pad memiliki bahan komponen kimia di dalamnya. Jadi untuk Moms yang memiliki kulit sensitif, hati-hati dalam menggunakan disposable breast pad ya.

Washable Breast Pad:

Tipe breast pad lainnya adalah breast pad yang bisa dicuci dan digunakan secara berulang. Banyak juga mereknya, tapi yang aku pakai adalah dari Avent. Jadi, satu paknya berisi 6 pcs breast pad dan dilengkapi laundry bag. Harga satu paknya berkisar 32 ribuan. Keuntungan dari washable breast pad adalah ekonomis untuk dipakai dalam jangka panjang. Selain itu, washable breast pad umumnya terbuat dari kain dan tidak memiliki bahan komponen kimia. Jadi aman untuk digunakan oleh kulit sensitif sekalipun.

Sayangnya, cukup banyak kekurangan dari washable breast pad. Yang paling bisa dirasakan adalah daya serapnya, tentu tidak bisa disamakan dengan disposable breast pad. Selain itu, untuk dipakai bepergian pun agaknya kurang praktis. Di samping Moms harus lebih sering mengganti breast pad, Moms juga harus sedia laundry bag untuk menyimpan breast pad bersih dan kotor serta detergen untuk mencucinya.

Pengalamanku memakai washable breast pad di malam hari tidak pernah mengenakkan, aku selalu terbangun dengan baju yang basah. Bisa karena breast pad bergeser, karena tidak adanya perekat seperti disposable breast pad. Bisa juga karena ASI merembes sampai ke baju.

Untuk aku pribadi, aku tetap menggunakan kedua tipe breast pad ini. Tujuannya adalah menghemat pengeluaran dan meminimalisir paparan kimia dari disposable breast pad. Di siang hari, ketika aku sedang di rumah ataupun bisa rutin pumping saat bepergian, aku lebih sering menggunakan washable breast pad. Tapi saat malam hari, ataupun saat aku bepergian dan tidak bisa pumping dengan rutin atau lebih sering DBF, aku pakai disposable breast pad.

Demikian review breast pad dari aku, semoga bisa membantu para Moms yang sedang mempertimbangkan tipe atau merek breast pad ya. Jangan lupa untuk rutin mengganti breast pad jika dirasa lembap ya, Moms. Bisa share juga, breast pad favorit Moms apa sih?

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

200 Jasmine Karissa

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Review Nursery Room Pacific Place, Ada Pigeon Corner Gratis Loh!

Hai Moms, setiap jalan-jalan ke tempat umum pasti sebagai seorang busui sangat concern terhadap nursery room.

Review Kantong ASI Mooimom yang Stylish

Salah satu kebutuhan wajib mamah eping adalah kantong ASI (breastmilk storage).

Review Klinik Laktasi KMC

Menjadi ibu eping, berkali-kali saya mengalami milk blister, jerawat di area puting sehingga ASI tidak bisa keluar.

Review Kantong ASI Favoritku 👌

Dari sekian banyak merek, bentuk serta warna dari kantong ASI, pastinya membuat para new Moms sedikit bingung.

Review Booster ASI Andalan: Coklat Mama Ngemil

Hai Moms para pejuang ASI. Proses yang akan kita lewati dua tahun ke depan bukanlah hal yang mudah ya.

Soya Mix Mama Bear: Solusi Busui yang Gampang Lapar

Setelah berubah status dari Ibu Hamil menjadi Ibu Menyusui, hobi makan saya semakin berkembang.

Botol ASIP BKA, Reedem Point Pertamaku

Yey, ini hasil reedem point pertamaku. Awal gabung bulan September akhir, berawal dari IG karena Babyo sering nongol.

Review Lavie Lactation Roller

Moms pasti pernah mengalami payudara bengkak, keras atau bergerenjel karena telat pumping atau alasan lainnya.

Review: Breastpump Elektrik Unimom Minuet

Hai Moms, pernah bingung memilih Breastpump (Pompa Asi)? Kalau pernah, aku pun juga pernah merasakannya.

Review Berbagai Nursery Room di Mall (Jakarta): Bagian 4

MamaUna masih membahas seputar review nursery room di beberapa Mall di Jakarta nih Moms. Simak yuk!

Apakah Lavie Lactation Massager Berguna untuk Ibu Menyusui?

Apakah Moms pernah dengan tentang ‘Lavie’? Produk apa sih itu? Pertama kali dengar saya kira itu sejenis ASI Booster.

Review Iris Disposable Breastpad Thinnest in the Market!

Bagi Moms semua pasti tau apa itu breastpad kan? Apalagi bagi yang menjalani direct breastfeeding.

Review Disposable Breast Pads Dacco Mama Pad: Pencegah ASI Merembes

Bagi Moms yang sedang menyusui, ada kalanya membutuhkan breast pads untuk mencegah merembesnya ASI.

Review Mama Bear untuk Meningkatkan Produksi ASIku

Di usia Vonn 5 bulan, saya menjadi tidak percaya diri menyusui Vonn. Rasanya ASI saya mulai berkurang.

Product Review: Breastpad Pigeon Honeycomb

Hai Mommies kali ini saya mau bagi pengalaman tentang breastpad yang kerap saya pakai

Review Baby Huki Disposable Nursing Pads - si Breastpads Ekonomis

Saat bepergian ASI bocor akhirnya malu Moms? Nah untuk mencegah ASI merembes Moms bisa simak review produk berikut

Review Legendairy Milk - Milkapalooza

Setelah cuti melahirkan hampir 4 bulan, sebagai working Mom dengan besar hati harus rela meninggalkan si anak bayi di rumah.

Dr. Dudu Breastmilk Storage Bag: Kantong ASI Terjangkau, Kualitas Terbaik

Mungkin banyak yang belum familiar dengan brand ini. Namun saya cukup impressed, khususnya untuk storage bagnya.

Review Panasonic Dsterile Sterilizer and Dish Dryer

Salah satu perlengkapan yang wajib dimiliki Moms, bahkan berguna buat keperluan rumah tangga adalah sterilizer.

Si Pinky Spectra S2+ Andalanku

Di antara list yang harus dibeli untuk menyambut kelahiran si Kecil, breast pump menjadi yang paling penting.