Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bolehkah Ibu Hamil Mengangkat Beban Berat?

PREGNANCY  |  20 Dec '17

Anda pasti pernah melihat setidaknya seorang wanita hamil membawa paket berat dari supermarket atau menggendong anak sulungnya. Dan Anda juga pasti pernah mendengar bahwa calon ibu tidak boleh membungkuk dan mengangkat beban selama kehamilan. Bolehkah ibu hamil mengangkat beban berat selama kehamilan?

Dalam beberapa situasi, mengangkat benda berat saat hamil adalah hal yang berbahaya. Hal ini memang tidak dilarang secara keras, namun ibu hamil sebaiknya menghindari mengangkat beban berat selama masa kehamilan. Bagi para wanita yang memang terbiasa berlatih mengangkat beban di gym, resiko untuk menyakiti diri sendiri dan juga janin ketika anda mengangkat berat di masa kehamilan tentu lebih rendah. Tetapi alangkah baiknya jika Anda tetap berhati-hati dalam melakukan ini.  

Lalu bagaimana dengan membungkuk selama masa kehamilan? Jika Anda memiliki masalah kesehatan, lebih baik meminimalkan aktivitas membungkuk. Tapi meski semuanya baik-baik saja dengan kehamilan Anda, Anda harus membungkuk dengan hati-hati, terutama pada bulan-bulan terakhir kehamilan. Dan hindari aktivitas berat mulai dari bulan ke-4.

Jadi jika Anda perlu untuk berjongkok, tekuk lutut Anda sedikit - sehingga beban akan didistribusikan secara merata. Anda juga bisa berjongkok dan bukannya membungkuk lalu perlahan bangun. Ingat bahwa Anda dapat meminimalkan beban setelah membungkuk dengan bantuan perban untuk ibu hamil. Saat ini ada banyak varian yang berbeda di pasaran. Jika Anda berencana melakukan pekerjaan rumah dan Anda harus membungkuk banyak, kenakanlah perban.

Bagaimana jika Anda benar-benar harus mengangkat beban berat selama kehamilan? Kalau terpaksa, lakukan dengan benar, dengan beban minimal pada tubuh. Berdirilah sedemikian rupa sehingga kaki Anda berjarak sekitar 50cm. Tekuk lutut tapi jangan memiringkan tubuh bagian atas saat Anda ingin mengangkat sesuatu yang berat dari tanah. Punggung Anda harus lurus. Hindari gerakan cepat.

Jadi, dengan mempertimbangkan semua hal yang telah disebutkan, inilah aturan dasar untuk mengangkat beban selama kehamilan yang seharusnya Anda ketahui:

  1. Seorang wanita hamil seharusnya tidak mengangkat lebih dari 7 kilogram.
  2. Jika Anda membawa tas belanja, distribusikan beban secara merata di masing-masing tangan.
  3. Begitu perut Anda terlihat, Anda harus mengenakan perban.
  4. Jika Anda merasa sakit atau yang lebih parah lagi setelah mengangkat beban, segera konsultasikan ke dokter.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

1461 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Alasan Mengapa Dokter Banyak Bertanya Saat Pertemuan Antenatal

Mengapa saat melakukan pemeriksaan kehamilan, dokter banyak memberikan pertanyaan?

Menyetir Saat Hamil Boleh Tidak?

Banyak para Moms yang bertanya-tanya apakah sedang hamil boleh mengendarai kendara? Yuk, simak jawabannya berikut.

Perbedaan Kehamilan Ektopik Terganggu dan Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah keadaan hamil dengan hasil pembuahan melekat pada jaringan selain rongga rahim.

Pentingnya Mindfullness bagi Ibu Hamil Saat Berpuasa

Jika kondisi Moms diperbolehkan untuk puasa, baiknya Moms mencoba dengan tetap memerhatikan mindfullness dalam diri

Menghadapi Baby Blues Usai Melahirkan

Apakah Moms sudah mengetahui bagaimana cara mencegah serta menghadapi Baby Blues? Yuk, simak informasi berikut!

Tips Nyaman Berpuasa untuk Working Mom

Hai Moms, saat ini saya sedang hamil anak kedua dan masuk ke trimester kedua.

Daftar Menu Berbuka dan Sahur Tersehat untuk Ibu Hamil

Apakah Moms sedang hamil tetapi ingin berpuasa? Yuk, simak informasi berikut agar puasa Moms tetap lancar.

Kapan Moms Harus Menjalani Tes USG?

Apakah Moms sedang hamil dan bingung kapan saat yang tepat untuk menjalani USG? Nah, simak informasi lengkapnya!

18 Kondisi Ini Bikin Ibu Hamil Dilarang Berpuasa

Jika Moms memiliki satu atau lebih kondisi kesehatan yang dijabarkan di bawah ini, sebaiknya tunda niat berpuasa.

Kekurangan Cairan Ketuban selama Kehamilan (Oligohidramnion)

Cairan ketuban adalah cairan yg berfungsi menahan guncangan, mencegah infeksi unk janin dan tempat janin tumbuh dan berkembang.

Tips Mengatasi Morning Sickness pada Trimester Pertama Kehamilan

Mual pada awal kehamilan yang sering disebut morning sickness adalah keluhan yang sering sekali dialami oleh wanita hamil.

Berpuasa saat Hamil

Berpuasa saat hamil bukanlah hal yang mudah untuk dijalankan dan memang tidak ada larangan berpuasa selama kehamilannya sehat ya.

Tips Agar Tidak Bolak Balik RS dan Persalinan Lancar

Bagi wanita yang akan memiliki anak tentu momen kelahiran sangat ditunggu-tunggu, mari dipersiapkan dengan baik.

Jangan Makan dan Minum Ini Ketika Hamil dan Berpuasa

Moms perlu memberi perhatian lebih pada menu makanan saat hamil, terutama jika Moms menjalankan ibadah puasa.

Tips agar Puasa Ibu Hamil Lebih Mudah

Jika Moms memutuskan untuk berpuasa selama kehamilan, tidak perlu membatasi diri untuk makan hanya saat sahur dan berbuka puasa.

Perubahan Ibu Setelah Melahirkan

Apa saja perubahan yang dialami seorang wanita pasca melahirkan?

Merasa Tidak Sehat Saat Hamil dan Berpuasa, Haruskah Segera Membatalkan Puasa?

Apakah Moms pernah merasakan tidak sehat ketika hamil dan sedang berpuasa? Apa yang sebaiknya Moms lakukan?

Mencegah Pegal Berlebih Saat Hamil

Pegal-pegal itu adalah bagian dari kehamilan. Yuk, simak cara mencegah pegal yang berlebih saat hamil Moms.

Isi Tas Persiapan Melahirkan

Apakah Moms sudah mempersiapkan tas yang akan dibawa ke RS saat pesalinan nanti? Yuk, simak informasi berikut.

Puasa Setelah Pernah Keguguran, Bagaimana Risikonya?

Apakah Moms pernah mengalami keguguran dan tetap ingin berpuasa ketika hamil? Yuk, simak informasi berikut.