Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bolehkah Menambahkan Gula dan Garam untuk MPASI?

FEEDING  |  09 Aug '18


Hai Moms! Saya mendapatkan banyak pertanyaan seputar MPASI, seperti apakah saya memasak memakai garam dan gula? Atau, mengapa tidak ditambahkan rasa asin?

Karena itu, saya akan menjawabnya di sini. Awalnya saya sempat bingung, apakah perlu menambahkan gula atau garam pada MPASI untuk Ken. Saya merasa kasihan kalau ia makan tanpa ada rasanya. Lalu ada yang memberi saran untuk memberikan sedikit rasa pada MPASI-nya supaya anak suka dan makan sampai habis. Namun ada juga yang pro MPASI tanpa gula dan garam mengatakan, jangan memberikan gula dan garam sampai bayi berusia satu tahun. Alhasil, saya semakin bingung.

Akhirnya saya mencari di internet dan membaca beberapa artikel tentang MPASI tanpa gula dan garam. Saya memutuskan untuk tidak memakai gula dan garam sama sekali selama Ken MPASI sampai ia berusia satu tahun. Mengapa?

Kebutuhan garam pada bayi kurang dari 1 gram per hari. Sementara di dalam ASI ataupun susu formula, terdapat 0.4 gram kandungan sodium yang sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Terlalu banyak kadar garam dalam tubuh bayi bisa menyebabkan kerja ginjal menjadi berat. Hal ini bisa meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit ginjal saat dewasa.

Menurut panduan dari Scientific Advisory Committee on Nutrition, inilah batas maksimal kadar garam dalam tubuh bayi sesuai usianya:

  • Usia 0-12 bulan, kurang dari 1 gram (0,4 gram sodium)
  • Usia 1-2 tahun, 2 gram (0,8 gram sodium)
  • Usia 4-6 tahun, 3 gram (1,2 gram sodium)
  • Usia 7-10 tahun, 5 gram (2 gram sodium)
  • Usia 11 tahun ke atas, 6 gram (2,4 gram sodium)

Bagaimana Dengan Gula?

Sama seperti halnya garam, gula juga dilarang untuk bayi di bawah 1 tahun. Gula yang dimaksud adalah gula yang dibuat lewat proses kimiawi seperti gula pasir, mengapa?

Karena gula dibuat dengan melalui berbagai tahap penyulingan di pabrik dan menggunakan bahan kimia yang bisa berbahaya untuk bayi. Kadar gula yang tinggi di dalam darah bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah beberapa alasan mengapa saya tidak memberikan gula dan garam pada MPASI Ken. Sejauh ini, Ken masih lahap dan mau makan. Untuk penambah selera, saya tambahkan kaldu dan buah manis dalam MPASI supaya Ken doyan makan. Namun bagi Moms yang sudah memberikan garam dan gula, Moms boelh tetap berikan asal tidak berlebihan.

Semoga bermanfaat.

ByShirley Shintia

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

9126 Shirley Shintia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Resep Kaldu Praktis Tanpa Ribet

Dalam dunia per MPASIan, penggunaan kaldu cair maupun bubuk menjadi salah satu pilihan.

Caisim Saos Tiram

Kalau lihat sayur yang hijau-hijau begini rasanya segar sekali ya moms.

Ikan Teri: Makanan Bergizi Untuk Anak

Diumpamakan dengan pepatah "Kecil-kecil cabe rawit" karena ikan teri merupakan ikan yang mempunyai segudang manfaat loh.

Sup Makaroni Telur Puyuh (17 M+)

Mari variasikan menu makanan si Kecil agar ia tidak bosan Moms! Yuk, simak resep sup makaroni telur puyuh berikut.

Mac Cheese with Spinach and Chicken stick

Ternyata banyak sekali resep yang dapat dibuat untuk menu MPASI si Kecil loh Moms! Berikut salah satunya.

Tumis Ayam Sawi

Apakah si Kecil tidak suka makan sayur Moms? Mungkin bisa mencoba resep tumis ayam sawi, mudah dan kaya manfaat lho.

Tofu Telur Kuah Kecap

Apakah si Kecil sudah berusia 16 bulan atau 1,5 tahun? Boleh dicoba resep MPASI tofu telur kuah kecap berikut Moms!

Chicken Stick with Veggie

Jangan lupa untuk variasikan menu MPASI untuk si Kecil agar dia tidak bosan Moms. Yuk, cek resep berikut.

Nasi Goreng Bayam

Apakah si Kecil tidak suka makan sayuran? Bagaimana cara agar mereka mau makan sayur? Yuk, coba resep berikut.

Resep Sup Pelangi, Kesukaan Anak

Mama lagi suka kasi Grace double protein hewani biar BB-nya bisa naik banyak, maklum BB Grace tergolong irit

Tumis Bakso Brokoli & Wortel (17 M+)

Apakah si Kecil tidak suka makan sayur? Yuk, coba resep berikut! Selain kaya akan sayur, resep ini juga mudah dibuat!

Tahu Telur Puyuh Kukus Goreng (17M+)

Sedang mencari resep untuk variasikan MPASI si Kecil? Yuk, coba variasi menggunakan bahan tahu dan telur puyuh

Resep Snack: Agar-Agar Lumut

Drama BB kurang pada Mika membuat saya jadi putar otak untuk menghasilkan menu yang tinggi kalori agar semua kebutuhan nutrinya terpenuhi.

Pentingnya Penggunaan High Chair

Saya mau bahas salah satu perlengkapan MPASI nih moms yaitu high chair.

Resep Buncis Telur Asin untuk si Kecil

Holla moms ini menu mamam kenneth hari ini.. super gampang masaknyaa!

Homemade Fried Potato

Hai moms, kali ini aku mau sharing tentang resep terbaru tentang makanan sehari-hari kedua anakku.

Bubur Sumsum Kuah Naga

Hari ini saya mau share resep menu MPASI (snack) yang bisa Moms jadikan menu buka puasa untuk si Kecil.

Atasi GTM dengan Roti Kero Keropi

Nah kalau ini salah cara mama supaya Agnes lebih tertarik menikmati makan atau snack time.

Omurice Batita (17M+)

Hai, Moms! Apakah si Kecil sudah berusia 17 bulan? Jika sudah, yuk coba resep omurice batita ala Mom Rika

MPASI Sederhana Sarat Kalsium

Bagi Moms yang sedang memperhatikan asupan kalsium bagi anaknya, mungkin resep ini dapat membantu!