Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bolehkah Melakukan Vaksin Serviks Setelah Menikah?

HEALTH TIPS  |  12 Jun '18

Kesehatan merupakan salah satu hal yang paling penting yang harus kita jaga. Begitupun dengan kesehatan yang akan berkaitan dengan kehamilan atau serviks. Pada saat ini kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok yang paling menakutkan pada kalangan wanita.

Pemberian vaksin HPV ini diberikan pada wanita berusia 9-45 tahun.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya kanker serviks tersebut Anda dapat melakukan vaksin serviks. Terutama bagi wanita yang telah memiliki pasangan. Vaksin serviks ini biasanya dilakukan sebelum melakukan pernikahan. Namun tidak sedikit wanita yang melakukan vaksin serviks setelah menikah. Lalu bagaimana apakah boleh vaksin serviks setelah menikah dilakukan ?

Bolehkah vaksin serviks dilakukan setelah menikah?

Human papilloma virus yaitu virus yang dapat menyebabkan munculnya kanker pada rahim wanita. Virus ini dapat menular melalui hubungan seksual. Maka dari itu untuk mencegah terjadinya resiko kanker rahim dan penularan virus tersebut, Anda dapat melakukan vaksin HPV. Vaksin HPV banyak dilakukan sebelum melakukan pernikahan dan melakukan hubungan seksual.

Lalu apakah boleh jika vaksin HPV ini dilakukan setelah menikah? Tentu saja boleh karena pemberian vaksin HPV ini diberikan pada wanita berusia 9-45 tahun. Hanya saja adanya perbedaan dosis suntikan yang diberikan.

Sebelum melakukan imunisasi, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu jenis vaksin HPV tersebut. vaksin HPV tersebut memilki 3 jenis yaitu cervarix, Gardasil, dan juga Gardasil 9. Semua itu memiliki manfaat yang berbeda-beda. Yang pertama yaitu cervarix yaitu digunakan untuk mencegah terjadinya kanker serviks pada wanita dan juga infeksi HPV-16 dan HPV-18 dan yang selanjutnya yaitu Gardasil dapat digunakan untuk untk mencegah kanker dan juga pra kanker serviks, vagina, anus, dan juga  vulva dan untuk yang terakhir yaitu gradasil 9 merupakan salah jenis vaksin yang memiliki manfaat yang luas untuk mencegah virus HPV karena dapat juga digunakan untuk pria.

Selain itu juga efek samping yang timbul karena vaksin ini sangatlah ringan yang muncul setelah melakukan vaksin tersebut dan biasanya hanya disertai dengan bengkak kemerahan saja.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

902 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ingin Hamil? Simak Apa yang Perlu Diperhatikan oleh Moms Penderita Hipertensi

Apakah moms mempunyai riwayat penyakit hipertensi? Yuk, simak beberapa informasi berikut sebelum hamil.

5 Cara Alami Mengatasi Stretch Mark

Menjelang masa kehamilan stretch mark adalah sesuatu yang tidak mungkin terhindari, berikut cara meminimalisirnya!

Gejala Flu Singapura, Flu yang Dapat Menyerang Siapa Saja

Flu Singapura merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh enterovirus A.

Ini Penyebab Sakit Selama Ovulasi

Nyeri ovulasi pada wanita adalah hal yang wajar, namun jika berkepanjangan bisa jadi itu penyakit serius

Ini Faktor Penyebab, Gejala dan Ciri-ciri Tekanan Darah Rendah

Faktor apa saja yang menyebabkan darah rendah? Lalu seperti apa gejala dan ciri-cirinya?

Penting Gak Sih Menjaga Kebersihan Tubuh Ibu Menyusui?

Menjaga kebersihan seorang ibu menyusui sangat penting agar menghindari bakteri yang akan masuk ke tubuh anak.

Caraku Atasi Keputihan Saat Hamil

Apakah Moms mengalami keputihan ketika hamil? Bagaimana mengatasinya? Yuk, simak tips ala mom Denasi.

Tanda Bayi Cukup ASI

Pastinya semua ibu ingin memeberikan yg terbaik untuk anak nya terlebih lagi yaitu pemberian lewat ASI.

Tips Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Saat Musim Hujan

Ketika sedang musim hujan, jangan lupa memperketat kebersihan si Kecil agar tidak terkena berbagai macam penyakit.

Tips Memilih Botol Susu Bayi yang Baik

Apakah Moms sedang melakukan persiapan untuk kehadiran si Kecil? Simak tips memilih botol susu yang baik dan benar.

Faktor Pemicu Risiko Kanker Lambung dan Gejalanya

Penderita kanker lambung sering tidak menyadari gejala-gejalanya karena mirip sakit maag.

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?