Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bolehkah Bayi Diajak Travelling Saat Baru Sembuh?

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  31 Jul '18

Beberapa waktu yang lalu, saya berencana untuk pergi ke suatu tempat. Namun ketika sudah mendapatkan tiket, anak saya jatuh sakit berturut-turut dalam 1 bulan, sementara tanggal keberangkatan sudah semakin dekat. Ingin reschedule tiket, tapi biayanya lebih mahal daripada harga tiket.

Saat itu Max tertular flu Singapura dari sepupu, dan tidak mau makan. Dua minggu kemudian ia sembuh. Tapi selang 1 minggu, Max terkena campak, dan lagi-lagi tidak mau makan. Saya semakin sedih. Akhirnya satu minggu sebelum keberangkatan, Max sembuh. Kami membawa Max travelling ke Kuala Lumpur sekaligus check up, dan bersyukur karena Max tidak sakit selama berada di sana hingga pulang.

Setelah sembuh dari sakit, biasanya antibodi si Kecil akan turun dan menyebabkannya sangat mudah terserang flu, batuk dan berbagai penyakit ringan lainnya hingga yang terparah sekalipun.

Tips Mencegah Bayi Tertular Penyakit Saat Travelling

  • Bawalah anak ke DSA sebelum berangkat untuk memastikan kondisinya. Jangan lupa minta multivitamin untuk menjaga sistem imunnya.
  • Berikan gendongan ternyaman untuknya. Gendonglah dengan posisi menghadap ke Moms, jangan menghadap keluar. Mungkin ini memang membuat anak tidak bisa melihat secara bebas. Tapi lebih bagus jika anak menghirup udara dari tubuh orang tuanya. Kalau dihadapkan keluar, akan banyak orang yang suka mencubit pipinya bahkan menciumnya. Anak yang baru sembuh tetap rentan dan mudah tertular penyakit apa pun.
  • Empeng dapat membuat si Kecil tenang. Bawalah minimal 2 dot.
  • Camilan. Ini sangat penting, lho Moms. Apalagi jika anak suka ngemil seperti Max. Saat si Kecil tidak bisa tenang ketika di airport atau di mana pun, Moms dapat memberikan camilan.
  • Mainan. Jangan lupa bawa mainan favoritnya. Saya hanya membawa 2 jenis mainan yang bisa dimainkan ketika sedang tidak pergi.
  • Jangan lupa membawa banyak baju yang nyaman, dan sesering mungkin tukar bajunya. Karena baju bisa menjadi tempat kuman bersembunyi.
  • Bawalah tissue basah khusus hand and mouth. Lap sesering mungkin daerah lubang hidung, mulut dan tangannya. Karena bayi suka memasukkan tangan ke mulut. Daerah lubang hidung supaya debu dan kotoran tidak menumpuk. Intinya, jangan berikan kesempatan bagi kuman untuk mendekati si Kecil.
  • Salah satu hal yang terpenting adalah, selalu semprotkan Acquassimo pada tangan anak. Jangan berikan cela bagi kuman.
  • Say no to baby chair. Saya tidak mau meletakkan Max di baby chair. Mengapa? Karena saat baru sembuh, antibodinya belum pulih sepenuhnya. Sementara baby chair adalah benda yang umum dan dipakai oleh bayi mana pun. Kita tidak bisa menjamin apakah bayi yang sebelumnya duduk di kursi itu sehat, atau sedang flu, batuk, maupun terkena penyakit lainnya. Lebih baik mencegah daripada mengobati.
  • Bawa kain untuk mengalasi kasur. Seperti high chair, kasur hotel/apartemen yang kita tinggali juga temapt umum yang belum tentu bersih. Alasi dengan kain yang kita bawa sendiri akan lebih bagus.

Semoga bermanfaat.

By: Ferina Yang.

368 Ferina Yang

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bengkak pada Kelopak Mata Anak

Bagaimana penanganan pertama yang dapat saya lakukan ketika kelopak mata anak bengkak?

Tips Mengembalikan Bentuk Tubuh Pasca Melahirkan

Pasti para Moms stress ketika ngaca dan melihat bentuk tubuh, terutama di bagian perut

Tips: Agar Luka Bekas Operasi Cepat Kering

Hai moms, saya mau sharing pengalaman saya pasca menjalani operasi caesarean section dan ingin berbagi tips agar luka operasi cepat kering.

Berikut Daftar Gejala Penyakit Difteri yang Perlu Diperhatkan

Difteri merupakan infeksi bakteri serius yang biasanya memengaruhi selaput lendir hidung dan tenggorokan penderita.

Ada Sisa Sayur di Feses Anak, Normalkah?

Dari anakku masih bayi hingga sekarang, setiap buang air besar dan ganti popok pasti dicek dulu fesesnya.

11 Gejala Awal Leukimia pada Anak yang Perlu Moms Waspadai

Leukimia adalah kondisi di mana sel-sel darah putih lebih banyak daripada sel darah merah.

Menjaga Kesehatan Gigi Anak dengan Tooth Mousse

Saya pertama kali mendengar tentang tooth mousse baru minggu lalu.

Mengenali Gejala Infeksi Primer dan Berulang Herpes Kulit

Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.

Earmuff is a Must for Travelling

Moms uda mempersiapkan barang yang mau dibawa? Aku mau sharing juga salah satu benda wajib yang ada di diaper bag.

Gejala Usus Buntu pada Anak dan Pengobatannya

Penyakit usus buntu adalah infeksi organ usus buntu yang menempel pada usus besar di sisi kanan bawah perut.

Mencegah dan Mengatasi Gigitan Nyamuk

Share dan updates seputar anti gigitan nyamuk Zoey ya.. Karna masi banyak yg tanyaaa mengapa, gimana caranya, dsb.

Jus Pare, ASI Boosterku

Sedang mencari ASI booster yang terbuat dari bahan alami Moms? Yuk, coba jus pare! Produksi ASI akan melimpah.

Sulit BAB Pasca Operasi Caesar

Saya ingin menceritakan pengalaman saya yang kurang menyenangkan pasca melahirkan Desember 2018 lalu.

Teh Herbal Penambah Darah Setelah Haid (Homemade)

Sebagai wanita, kita akan pasti akan merasa tubuh menjadi agak lelah ketika sedang maupun sesudah haid.

Tips Sehat dan Langsing Pasca Melahirkan Operasi Caesar

Apakah Moms baru saja melakukan persalinan melalui operasi caesar? Berikut tips sehat untuk melangsingkan tubuh!

Pengalaman Sakit Neprothic Syndrome

Apa itu NS (Neprothic syndrome)? Bagaimana pengobatannya? Yuk simak pengalaman Mom Denasi berikut ini

Menerapkan Gentle Birth Saat Operasi Caesar

Melahirkan secara gentle birth tentu dambaan ibu hamil yang akan melahirkan. Mari pelajari caranya Moms!

Yoghurt, Solusi Keputihan Bumil dan Busui

Keputihan merupakan masalah semua wanita, karena hal tersebut dapat saja muncul ketika kita masih gadis, hamil atau bahkan ketika menjadi ibu [...]

Pap Smear & Vaksin HPV (Human Papiloma Virus), Penting Gak sih?!

Menurut saya, melakukan Pap Smear & Vaksin HPV penting ya.

Mastitis Ringan Yang Saya Alami

Apakah Moms mengalami beberapa tanda seperti ini? Mungkin saja terkena mastitis ringan! Yuk, simak pengalaman mom Leny.