Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Birthing Support: Hal yang Harus Dilakukan Para Birth Partner

MY STORY  |  PREGNANCY  |  05 Dec '19


Hai para suami dan para birth partner yang lain! Birth partner adalah seseorang yang akan menemani Moms selama proses persalinan nanti. Birth partner rata-rata adalah suami, tapi masih banyak para ibu hamil yang memilih ibu kandungnya untuk menjadi birth partner mereka Moms. Terus apa aja sih yang harus birth partner lakukan selama proses persalinan agar membuat persalinan lebih lancar dan membuat ibu hamil tetap happy? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan birth partner selama proses persalinan:

1. Mengingatkan untuk atur nafas
Atur nafas adalah kunci utama lancarnya sebuah persalinan. Selama fase laten (bukaan 1-3) terus ingatkan ibu hamil untuk menggunakan nafas perut. Caranya tarik nafas kembungkan perut dan buang nafas kempiskan perut. Saat fase aktif (bukaan 4-10), biasanya ibu hamil sudah mulai hilang fokus, tetap ingatkan untuk atur nafas menggunakan nafas mendesis. Caranya tarik nafas dan hembuskan dengan mendesis beberapa kali. Agar kita tetap fokus dengan nafas dan tidak fokus pada rasa sakit kontraksi.

2. Relaksasi
Relaksasi bisa membantu meringankan rasa sakit saat kontraksi. Dengan memejamkan mata dan membisikkan afirmasi positif akan membuat ibu hamil lebih tenang. Ucapkan dengan lembut dan penuh kasih sayang. Sehingga ibu hamil akan merasa lebih rileks.

3. Pijatan dan Sentuhan Ringan
Pijatan dan sentuhan penuh cinta menjadi energi yang luar biasa bagi para ibu hamil saat melalui proses persalinan Moms. Saya sudah membuktikannya. Dengan pijatan penuh cinta di bagian punggung bawah saat kontraksi benar-benar bisa meredakan rasa sakitnya walau tidak semuanya. Sentuhan cinta juga bisa membuat hormon oksitosin mengalir sehingga mempercepat proses pembukaan.

4. Ajak Bergerak dan Kontak Mata
Untuk para birth partner memang harus benar-benar menjaga stamina dan kesehatan. Saat proses pembukaan, ajaklah para ibu hamil tetap bergerak seperti bermain gymball atau labordance. Agar perhatiannya ke rasa sakit saat kontraksi teralihkan. Selalu kontak mata dengan para bumil ya agar dia tetap bisa fokus dan merasa bahwa dia tidak sendiri.

5. Atur posisi persalinan yang paling nyaman
Posisi persalinan setiap ibu berbeda-beda. Sebagai birth partner, kita harus membantu agar posisinya nyaman dan optimal. Kita support apa pun yang dipilih ibu hamil karena dia yang tau posisi terbaik untuk melahirkan anaknya.

Hal-hal di atas adalah hal yang bisa dilakukan birth partner saat proses persalinan. Tetap jaga mood ibu hamil saat proses persalinan ya. Dan usahakan birth partner sedang dalam keadaan sehat dan tidak panik.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

390 Dini Iscahyani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Positive Thinking, Modal Utamaku Atasi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan

Trimester ketiga merupakan masa yang membahagiakan sekaligus mendebarkan bagi ibu hamil.

Tips Memilih Klinik atau Rumah Sakit untuk Bersalin

Melahirkan menjadi momen yang ditunggu sekaligus momen yang bikin deg-degan bagi Moms.

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan USG 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat kedokteran pun kian canggih. Termasuk juga alat untuk USG si Kecil

Bagaimana Rasanya Melahirkan Normal? (Part 1)

Dengan cara apa pun seorang Ibu melahirkan, semua Ibu hebat dan memiliki perjuangannya masing-masing.

Suamiku Mengambil Keputusan Operasi Caesar Ketika Melihatku Sangat Lemas

Setiap ibu hamil tentu menginginkan bayinya lahir dengan sehat, selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Cerita Kehamilanku

Masing-masing wanita mempunyai cerita kehamilan yang berbeda. Begitu pun dengan Saya.

Benarkah Mandi Kembang 7 Bulan dapat Melancarkan Proses Persalinan?

Di daerah saya tradisi mandi kembang di usia 7 bulan kehamilan masih sering dilakukan masyarakat sekitar.

Cerita Persalinan Pertamaku, Hampir Caesar di Menit Terakhir

Moms yang sudah mendekati HPL pasti sudah mulai resah, antara bahagia dan khawatir.

Pengalaman Saya Menggunakan BPJS Kesehatan selama Masa Kehamilan

Di awal pernikahan kami, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan BPJS Kesehatan.

Birthball untuk Ibu Hamil!

Minggu lalu, suami saya menawarkan untuk membeli birthball. Mungkin karna ukuran perut sudah semakin besar

Pengalaman Melahirkan Anak Pertamaku

Kehamilan merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi para pasangan suami istri. Ada yang cepat ada pula yang tidak.

Berniat USG 4D? Perhatikan Tiga Hal Berikut!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang niat saya untuk USG 4D saat hamil.

Proses Lahiran yang Terbaik Buat Aku

Di sini aku akan berbagi cerita-cerita tentang proses lahirnya Caelan 3 bulan lalu. Simak yuk Moms!

Hospital Bag Checklist

Berhubung banyak temenku yang akan lahiran soon, jadi ingat zaman hamil Zo bingung banget mau packing apa.

Pengalamanku Alami Plasenta Previa di Kehamilan ke 3

Sore hari saat mau mandi sore, saya dibuat kaget karena mendapati air kencing saya berwarna merah segar.

Punya Baby Brain Tetap Bisa Lulus S2

Hai Moms, saya mau share tentang baby brain yang saya alami saat hamil si Kecil khususnya pada trimester ketiga.

LITMUS: Pendeteksi Cairan Ketuban

Di usia kehamilan trimester tiga kita harus lebih waspada terhadap penurunan volume air ketuban.

Arlin's Birth Story

Hi Moms! Kali ini saya ingin berbagi ceritaku nih selama proses melahirkan. Semoga bisa menambah wawasan.

Senam atau Yoga Hamil?

Di antara Moms mungkin ada yang memilih senam atau yoga. Banyak juga yang bingung mana yang lebih baik.

Preggo Story: Trimester 3, Sebentar Lagi Kita Bertemu

Masuk trimester ketiga saya buat birthplan dan konsultasikan sama dokter kandungan. Kalau Moms bagaimana?