Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bingung Mempersiapkan Menu Pertama untuk MPASI? Intip Ini Dulu!

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  25 May '21


Saat si Kecil berusia 6 bulan, dia sudah bisa makan menu MPASI pertamanya. Makanan pendamping tersebut diberikan karena nutrisi dari ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi si Kecil. Meski sudah mulai makan MPASI, Moms tetap disarankan untuk memberikan ASI hingga usia si Kecil 2 tahun.

Selain untuk mendukung agar tumbuh kembang si Kecil optimal, pemberian makanan padat mulai usia 6 bulan ternyata juga memiliki manfaat lain, lho, Moms! Makan MPASI dapat melatih kemampuan otot oromotor alias otot-otot di mulut, kemampuan motorik, dan mencegah masalah gizi si Kecil. Pemberian MPASI yang sesuai dengan usianya dapat mencegah si Kecil memiliki kebiasaan susah makan setelah dewasa nanti.

Rasa bingung mungkin muncul di benak Moms yang baru saja menjadi Ibu. Pasalnya, perjalanan mempersiapkan menu MPASI memang tidak selalu mulus, ya, Moms. MPASI yang diberikan dengan jumlah, komposisi, dan waktu yang kurang sesuai justru bisa membuat si Kecil menjadi susah makan. Lah, terus, bagaimana, dong, langkah yang tepat? Yuk, Moms, pelajari langkah awal memberikan MPASI berikut ini.

Langkah awal MPASI

Saat hendak memberikan MPASI pertama pada si Kecil, Moms perlu memperhatikan dan menjalankan langkah-langkah berikut:

1. Lihat apakah si Kecil sudah siap diberi MPASI atau belum

Sistem pencernaan si Kecil sudah cukup berkembang saat usianya 6 bulan sehingga usia tersebut sering dijadikan pedoman kesiapan si Kecil dalam menerima MPASI. Usia bukan satu-satunya pedoman kesiapan si Kecil dalam menerima MPASI. Ada beberapa tanda lain yang perlu Moms perhatikan, seperti:

  • Sudah bisa duduk dan menahan kepala dalam posisi tegak meski masih membutuhkan sandaran untuk menahan tubuh
  • Senang memasukkan tangan atau mainan ke dalam mulut
  • Tertarik pada makanan atau orang yang makan
  • Merespons dengan membuka mulut ketika diberi makanan atau sendok
  • Meraih makanan dan memasukkan makanan ke dalam mulut

2. Berikan jenis MPASI secara bertahap sesuai usia dan kemampuannya

Untuk pertama kalinya, berikan MPASI dengan tekstur encer agar mudah dicerna si Kecil. Lalu, secara bertahap, berikan makanan dengan tekstur yang semakin padat. Tetap persiapkan makanan yang sudah dimasak hingga lunak atau dicincang halus, ya, Moms! Jangan menambahkan gula, garam, atau penyedap rasa lainnya ke dalam menu MPASI. Daripada menambahkan bahan-bahan tersebut, gunakan bahan makanan yang boleh untuk menambah citarasa MPASI seperti lemon, bawang putih, dan rempah-rempah dengan rasa ringan.

3. Perhatikan frekuensi dan jumlah MPASI

Bayi berusia 6 bulan dapat makan MPASI 2-3 kali sehari dengan 1 kali makanan selingan. Kemudian, saat usianya 8-9 bulan, Moms bisa memberikan MPASI kepada si Kecil sebanyak 3 kali sehari. Lalu, pada usia 12 bulan ke atas, Moms dapat memberikan MPASI 3-4 kali sehari. Jumlah MPASI yang disarankan di awal-awal adalah 2-3 sendok makan. Lalu, jumlah ini bisa ditambah sesuai dengan nafsu makan si Kecil.

4. Jangan memaksa si Kecil makan

Berikan MPASI dengan responsif. Artinya, Moms mulai memberikan MPASI ketika si Kecil mulai lapar dan berhenti setelah dia mulai kenyang atau menolak makan. Buatlah jadwal makan agar si Kecil terbiasa makan MPASI secara teratur.

Proses mengenalkan MPASI itu susah-susah gampang, Moms. Bersabarlah ketika mengenalkan makanan baru dan jangan memaksanya menghabiskan makanan. Cobalah di lain waktu jika si Kecil tidak tertarik.

Ketika menyuapi si Kecil, lakukan perlahan-lahan untuk mencegahnya tersedak, Moms bisa memberikannya kesempatan sesekali untuk makan dengan tangannya langsung terutama apabila dia menunjukkan minat untuk makan sendiri. Agar dia tidak tumbuh menjadi “pemilih makanan”, perkenalkan berbagai variasi pilihan rasa dan jenis makanan sehat. Pastikan MPASI yang Moms sediakan bersih, segar, dan tidak terlalu panas.

Inspirasi 5 menu yang layak dicoba saat memulai MPASI

1. Sup krim kentang

Bahan-bahan untuk sup krim kentang mudah didapat yaitu kentang, jagung manis, daging ayam cincang, labu siam, kembang kol, daun bayam, seledri, bawang bombay, bawang putih, tepung terigu, susu UHT plain, kaldu, dan keju parut.

Ketika menyiapkan sup, Moms mungkin khawatir apakah suhunya terlalu panas untuk si Kecil. Tidak perlu khawatir Moms, Dr. Brown’s TempCheck Spoons akan membantu Moms menyiapkan sup dengan suhu yang tepat untuk si Kecil. Cukup dengan meletakkan sendok ke makanan, Moms bisa mengetahui suhunya karena warna sendok akan berubah menjadi putih ketika menyentuh suhu di atas 40º C. Fitur lainnya yang dimiliki sendok ini adalah Elevated Spoon Rest yang mencegah ujung sendok menyentuh permukaan meja sehingga terjaga kebersihannya, serta Flexible Tip Spoon yaitu ujung sendok lentur dan dangkal sehingga aman jika sendok digigit si Kecil namun tetap nyaman untuk menyeka makanan di sekitar area mulut.

2. Puree nasi kentang dan wortel

Menu ini terdiri dari bubur nasi putih yang diberi seledri serta wortel dan kentang yang telah dikukus hingga empuk. Setelah matang, bahan-bahan tersebut disaring. Lalu, Moms bisa menambahkan ASI atau susu formula sesuai selera dan mengaduknya hingga rata sebelum disajikan.

Karena baru belajar makan, wajar jika si Kecil makannya belepotan. Nah, untuk memudahkan Moms membersihkan sisa-sisa makanan si Kecil, Moms dapat memakaikan celemek dari silikon. Dr. Brown’s Silicone Bib terbuat dari 100% silicone yang awet, fleksibel, dan tahan air. Bib tersebut memiliki kantong untuk menampung remah-remah. Dengan adjustable collar, bib bisa diatur sesuai ukuran leher si Kecil sehingga nyaman dipakai. Moms juga dapat menggulung bib sehingga hemat tempat ketika dibawa bepergian dan mensterilkannya dalam mesin sterilisasi.

3. Puree brokoli, kentang, dan kaldu ikan

Puree yang satu ini memperkenalkan cita rasa sayuran dan daging dengan seimbang. Moms dapat membuatnya dengan bahan-bahan yaitu kentang dan brokoli yang dikukus dan hati ayam yang direbus. Blender hingga halus semua bahan tersebut.

Moms dapat menggunakan Dr. Brown’s™ Travel Fresh™ Bowl untuk menaruh MPASI puree tersebut. Travel Bowl dari Dr. Brown’s ini terdiri dari tempat makan dan sendok yang telah disesuaikan dengan kebutuhan si Kecil di awal MPASI. Dua wadah terpisah yang besar dan anti tumpah memastikan MPASI tersimpan dengan aman dan tidak tercampur. Setiap pembelian Travel Bowl sudah termasuk Dr. Brown’s™ Soft-Tip Spoon. Sendok yang pas ukurannya dengan mulut si Kecil itu bisa disimpan di tempat sendok snap-in pada Travel Bowl agar tetap bersih dan tidak mudah terlepas/hilang.

4. Biskuit lunak yang mengandung banyak nutrisi

Finger foods alias makanan yang bisa digenggam si Kecil sebenarnya sudah bisa diberikan sejak awal bayi belajar makan MPASI. Meski begitu, camilan dan finger foods pada umumnya mulai diperkenalkan saat gigi si Kecil mulai tumbuh atau sekitar usia 9-12 bulan.

Nah, salah satu finger foods yang populer adalah biskuit bayi. Moms bisa memilih biskuit dengan tekstur lunak yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral untuk bayi. Biskuit tersebut harus memiliki ukuran yang cukup kecil agar dapat digenggam si Kecil. Moms juga bisa bereksperimen membuat biskuit sendiri dari buah-buahan, oat kering, tepung, dan minyak sayur.

Masukkan biskuit si Kecil ke dalam Dr. Brown’s Snack Cup agar pengalaman makan si Kecil lebih rapi. Snack Cup yang transparan memudahkan si Kecil untuk melihat biskuit yang berada di dalamnya. Ini akan meningkatkan keingintahuannya untuk belajar snacking secara mandiri sambil melatih motorik dan sensoriknya melalui tekstur makanan. Cangkir khusus ini juga dilengkapi dengan sumbat yang dapat mencegah sisa camilan keluar atau tumpah. Sumbat snack cup tersebut dibuat dari silikon yang fleksibel dan lembut. Tambahan pula, snack cup ini memiliki pegangan sehingga memudahkan si Kecil memegangnya.

5. Buah bertekstur halus dan sayuran rebus

Semangka, pepaya, alpukat, mangga, dan pisang yang sudah matang cocok dimakan bayi dengan tangannya sendiri. Tidak hanya mengenalkan beragam rasa makanan, buah-buahan tersebut juga memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan si Kecil. Cuci buah-buahan dengan air bersih mengalir dan kupas kulitnya. Buang biji buah dan potong-potong sehingga mudah digenggam si Kecil.

Begitu pula dengan wortel, brokoli, kentang, dan ubi rebus yang cocok sebagai sayuran finger foods. Bila perlu, lumatkan sayuran rebus sehingga mudah dikunyah. Terutama jika si Kecil belum mahir makan makanan dengan tekstur agak padat.

Potongan buah dan sayuran rebus tersebut dapat Moms masukkan ke Dr. Brown’s Toddler Plates sehingga mudah disajikan ke si Kecil. Toddler Plates diciptakan untuk menemani si Kecil mengenal solid food pertama dengan piring berwarna cerah yaitu merah, biru, dan teal. Ketiga warna tersebut sudah terbukti secara psikologis mampu menggugah selera makan. Moms akan mendapatkan 3 buah Toddler Plates dengan 3 warna tersebut dalam 1 pack. Piring-piring cantik tersebut dapat disusun (stackable) sehingga menambah pengalaman menyenangkan si Kecil selama makan serta mempermudah penyimpanan. 

Terbuat dari bahan PP (Food Grade Material), Dr. Brown’s Toddler Plates aman dimasukkan ke dalam microwave, freezer, dan sterilizer, serta tentunya aman untuk anak-anak. Toddler Plates berkapasitas 400ml ini memiliki 4 penyangga piring sehingga apabila isinya panas permukaan piring tidak langsung menyentuh meja.

Gimana, Moms? Sudah paham, kan, apa saja yang perlu Moms siapkan untuk menyambut masa MPASI si Kecil? Yuk, berikan dia pengalaman makan terbaik agar si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan penuh sukacita. 

Referensi: Alodokter 1, Alodokter 2, Dr. Brown’s, Hello Sehat 1, Hello Sehat 2, Pop Mama

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

11255 Dr. Brown's Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Awet Muda dan Kulit Sehat, Hindari Polusi Bagi Lansia

Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh manusia semakin tidak mampu mengimbangi efek bahaya

Tak Hanya Botol Susu yang perlu Steril, Si Kecil Juga Butuh Udara Bersih

Orang tua terkadang terlalu intens dalam membersihkan peralatan makan si Kecil termasuk botol susu. Namun, terkadang, orang tua lupa dalam [...]

Teknik Spoon Feeding untuk Memulai MPASI

Seiring bertumbuhnya si Kecil, variasi asupan gizinya sudah bertambah tidak hanya ASI saja.

Selain Jaga Protokol Kesehatan, Lakukan Hal Ini Lindungi Keluarga dari COVID-19

Kasus infeksi virus Corona masih terus meningkat padahal vaksin COVID-19 belum dapat

Perlukah Membersihkan Bahan Makanan Si Kecil dengan Pembersih Sebelum Diolah?

Setelah si Kecil memasuki usia 6 bulan, dia sudah mulai masuk masa MPASI. ASI saja tidak cukup untuk memenuhi....

Ketahui Cara Mengatasi Alergi Si Kecil Sejak Dini

Si Kecil bersin-bersin ketika bermain dengan kucing? Atau badannya memerah usai bermain di taman? Gejala tersebut merupakan gejala alergi. [...]

Tips Efektif Cegah Ruam Popok di Masa Pandemi

Apakah Moms merasa kaget dan khawatir ketika pertama kali mendapati kulit pantat si Kecil merah-....

Memompa ASI Tanpa Rasa Sakit dengan Dr. Brown’s Silicone Breastpump

Moms kesulitan dalam memompa ASI? Tenang, Moms tidak sendirian. Banyak busui, baik new Moms maupun