Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bijaklah dalam Mengonsumsi Antibiotik

HEALTH TIPS  |  07 Dec '18

Mungkin bagi kita mengonsumsi antibiotik saat sakit adalah hal yang wajar. Tetapi apakah kita tahu bahwa penggunaan antibiotik yang tidak sesuai anjuran dampaknya dapat berkelanjutan?

Penggunaan antibiotik yang salah akan menyebabkan kuman menjadi “kebal” di tubuh kita. Jika sudah kebal maka sebagian bakteri pun menjadi kebal terhadap antibiotik yang ada. Mereka tidak mempan dibunuh oleh antibiotik. Akibatnya jika di kemudian hari kita sakit dan membutuhkan antibiotik tersebut, maka penyakitnya akan menjadi susah disembuhkan.

Mungkin kita sebagai orang awam juga kurang mengenal bagaimana seharusnya antibiotik ini digunakan. Itulah mengapa penggunaan Antibiotik harus menggunakan resep dokter. Antibiotik tidak bekerja untuk semua infeksi dan antibiotik hanya diperuntukkan untuk mengobati infeksi bakteri. Untuk itu, kita sebagai masyarakat yang awam wajib bertanya ke dokter jika diberikan antibiotik, tanyakan ke dokter apa diagnosis penyakit, apakah infeksi bakteri, kenapa sampai diresepkan antibiotik? Dan semua orang tua harus didorong untuk bertanya ke dokter mengenai kondisi sakit anaknya dengan lengkap.

Manusia membutuhkan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri penyebab penyakit. Bukan untuk membunuhi bakteri-bakteri baik yang menghuni sebagian besar tubuh manusia. Kalau untuk mengobati infeksi virus, penyebab batuk-pilek, atau diare, maka seharusnya tidak memerlukan antibiotik.

Berikut yang harus diperhatikan saat menggunakan Antibiotik:

  • Antibiotik hanya digunakan untuk infeksi bakteri
  • Apabila sakit infeksi akibat virus, jangan meminta dokter untuk meresepkan antibiotik
  • Antibiotik hanya dengan resep dokter dan digunakan sesuai petunjuk dokter dan apoteker
  • Tanyakan pada dokter, apakah diagnosa penyakit dan apakah ada infeksi bakteri
  • Jangan membeli antibiotik tanpa resep dokter, atau menggunakan resep lama
  • Jangan memberi antobiotik sisa yang dulunya diresepkan untuk diri sendiri lalu diberikan untuk orang lain

Infeksi Virus yang tidak memerlukan antibiotik:

  • Batuk, pilek tanpa sesak
  • Influenza
  • Cacar Air, Gondong, Campak, HFMD (Flu Singapura)
  • Radang tenggorokan bukan akibat Bakteri
  • Bronkiolitis dan Bronkitis
  • Demam Berdarah
  • Diare Cair tanpa Darah
  • Hepatitis A dan B
  • Selebihnya bisa ditanyakan pada dokter masing-masing

Infeksi Bakteri yang memerlukan antibiotik :

  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Radang tenggorokan akibat bakteri
  • Tuberkulosis
  • Miningitis/radang selaput otak
  • Infeksi telinga
  • Diare yang bercampur darah
  • Selebihnya bisa ditanyakan dokter masing-masing

Semua Informasi ini saya dapatkan dari hasil tanya jawab saya dengan Dokter Spesialis Anak saya saat anak saya terkena Flu Singapura, semoga bermanfaat ya moms.

Semoga bermanfaat.

By: Paramitha Dwi wulandari

Copyright by Babyologist

102 Paramitha Dwi wulandari Send Message to Writer

Related Stories