Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Berhubungan saat Hamil Tua Menimbulkan Kontraksi?

MY STORY  |  PREGNANCY  |  23 Apr '19

Para Moms pastinya sudah tahu teori persalinan yang satu ini. Ya, berhubungan dengan suami saat kehamilan tua (38-40 minggu) sudah dianjurkan oleh orang tua zaman dulu. Tapi nyatanya di ilmu kesehatan pun, teori ini juga dianjurkan (untuk ibu dengan riwayat kehamilan baik/ tidak ada risiko). 

Saya melahirkan El di usia kehamilan 38 minggu, mundur 2 minggu dari perkiraan. Berbekal ilmu kebidanan yang saya punya, saya terapkan ilmu yang saya dapat. Saat itu saya dan suami sepakat untuk melakukan teori berhubungan untuk mempercepat persalinan.

Satu minggu sebelum melakukan hubungan intim, saya sudah merasakan sakit pinggang dan kontraksi pendahuluan/kontraksi palsu (Braxton Hicks), tanda kontraksi ini memiliki durasi pendek, tidak bertambah kuat saat dibawa berjalan, malahan sering berkurang.

Setelah berunding dengan suami, akhirnya di tanggal 13 maret 2016 malam kami melakukan sesuai teori. Benar saja di tanggal 14 maret 2016 pagi saya merasakan kontraksi yang menjalar mulai dari perut sampai ke pinggang dan rasanya bertambah kuat saat dibawa berjalan dan durasinya semakin lama. Saya sudah merasa kalau ini adalah benar-benar kontraksi. Akhirnya pagi itu langsung pergi ke nakes (tenaga kesehatan) untuk periksa. Benar saja udah masuk ke pembukaan 2/3 cm loh, jadi berhasil Moms! Tips buat yang mau mencoba teori ini: 

  1. Diskusikan dulu dengan pasanganmu. Beri tahu cara dan efek samping yang ditimbulkan (persalinan). 
  2. Cuci bersih alat genitalia (suami dan istri).
  3. Jangan melakukan hubungan dengan cara seperti sebelum hamil, tapi lakukan dengan pelan dan konsisten.
  4. Rileks. 
  5. Ini dilakukan untuk ibu hamil dengan usia kehamilan (38-40 minggu) dan selama awal kehamilan tidak terjadi komplikasi dan risiko apa pun. 

Semoga bermanfaat.

By: Iin Oktavianto

Copyright by Babyologist

126 Iin Oktavianto

Comments

Related Stories