Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Berhati-Hati di Kala Hamil Muda

PREGNANCY  |  25 Nov '17

Awal kehamilan merupakan masa paling rawan bagi wanita, karena janin dalam kandungan masih relatif muda, dan rapuh. Awal kehamilan juga merupakan dimulainya pembuahan sperma di dalam rahim wanita, untuk beranjak menjadi embrio. Maka dari itu, masa-masa ini wanita harus berhati-hati menjaga janin dari hal-hal yang berbahaya.

Pada masa awal kehamilan, wanita akan merasa sensitif terhadap apa saja, sikap orang sekitar, lingkungan sekeliling dan juga aroma dari berbagai hal, terutama aroma makanan yang memiliki bau yang tajam. Biasanya wanita akan dengan cepat mendeteksi aroma di sekitar yang sekiranya mengganggu indra penciuman. Selain itu, di masa awal kehamilan ini, biasanya wanita mengalami perasaan mual yang menyebabkan ingin muntah dan melelahkan. Hal ini disebabkan sugesti dari wanita yang sedang hamil, bahwa dirinya membawa atau mengandung satu manusia di dalam dirinya, kemanapun wanita tersebut pergi, sehingga seolah segala yang dilakukan akan terasa sangat berat.

Hamil muda justru yang lebih mengkhawatirkan bagi wanita, karena terkadang para wanita yang belum pernah hamil, biasanya tidak mengetahui kerawanan dari masa awal kehamilan. Sebagian besar wanita biasanya berpikir ketika masa kehamilan awal adalah masa bebas, atau belum terlalu berbahaya, karena mereka masih sangat mudah bergerak, berlari dan melakukan pekerjaan lainnya. Padahal, ketika awal kehamilan adalah masa yang sangat rawan, karena janin yang berada di dalam rahim belum menjadi janin sempurna, dan masih proses pembuahan menjadi jabang bayi.

Sedangkan ketika hamil tua, wanita mulai merasa berhati-hati terhadap bayi yang dikandungnya tersebut, sehingga tidak melakukan pekerjaan yang berat karena dikhawatirkan akan membuat bayi didalam kandungannya tersebut akan berbahaya. Padahal sebaliknya, justru ketika umur kehamilan wanita tersebut beranjak tua, atau mendekati melahirkan, adalah masa yang seharusnya para wanita sering berjalan, berolahraga dan melatih fisik agar mudah ketika menghadapi kelahiran si bayi yang dikandungnya.

Biasanya ada beberapa latihan dan kegiatan olahraga yang aman dilakukan para wanita hamil, untuk memudahkan wanita ketika akan melahirkan, contohnya seperti mengepel lantai, berenang, dan sekadar berjalan-jalan saja. Kegiatan ini akan membuat bayi yang ada di dalam kandungan merasakan aktivitas yang dilakukan oleh ibunya. Terlebih lagi olahraga renang, tentu saja akan menyehatkan bayi, asalkan tidak melakukan gerakan yang berlebihan. Selain kegiatan olahraga seperti renang, ada juga olahraga yang dapat menenangkan pikiran sekaligus menyehatkan badan, seperti yoga.

Kegiatan mengepel lantai juga bermanfaat bagi ibu hamil, karena ketika bayi berada di masa hampir lahir, maka bayi akan mulai bergerak berputar di dalam perut ibunya, dan bersiap untuk posisi kepala yang akan keluar terlebih dahulu. Mengapa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masa kehamilan tua dibandingkan masa kehamilan muda? Karena bayi di dalam kandungan sudah bukan lagi berbentuk janin, tetapi bayi utuh yang siap lahir di dunia dan dengan fisik yang lebih kuat dibandingkan janin masa awal kehamilan, karena baru saja dibuahi.

Demikianlah masa awal kehamilan bagi ibu hamil, setelah membaca penjelasan diatas, bagi para ibu hamil, diharapkan berhati-hati pada masa awal kehamilan, dan mulai lebih sering berolahraga ketika masa melahirkan sudah dekat

By: Babyologist Editor 

BACA JUGA: Fase Pertumbuhan Janin Bayi Usia 4 Bulan

675 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories