Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Berhasil Relaktasi di saat Twins Usia 4 Bulan

BABY  |  FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  04 Jan '20


Sedih banget rasanya waktu tau aku gak boleh memberikan ASI ke Ranaya setelah melahirkan. Tepat di hari ke-5 aku dirawat di ruang ICU dokter dateng untuk visit dan langsung bilang... “ibu ini nanti dibebet dulu ya PD-nya, jangan sampe keluar air susunya”. Sedih banget rasanya pas dokter bilang gitu... ternyata aku terkena PPCM (Peripartum Cardiomyopathy). Penyakit ini adalah penyakit misterius yang terjadi pada ibu hamil dan melahirkan, datangnya secara tiba-tiba tanpa disadari dan sampai sekarang belum diketahui penyebabnya. PPCM adalah gangguan pada otot jantung sehingga kekuatannya untuk memompa darah berkurang sehingga membuatku tidak boleh memberikan ASI untuk Ranaya sampai penyakit itu benar-benar hilang dan sudah dinyatakan siap untuk mengASIhi.


Setiap bulan aku rutin melakukan scan jantung untuk mengetahui apakah penyakit itu masih ada di tubuhku, dan benar saja. Selama kurang lebih 3 bulan lamanya penyakit itu masih ada di tubuhku, hancur banget rasanya pas tau tentang hal itu. Aku sempet dalam posisi down pas tau penyakit itu masih ada, dan belum lagi mendengar semua omongan-omongan orang yang bilang "kenapa anaknya gak dikasih ASI?" "Kasian ih anaknya udah lahir prematur terus gak dikasih ASI”. Jleb!

Tapi berkat omongan merekalah aku semakin punya niat yang kuat, kalo aku udah sembuh dari PPCM aku akan mengASIhi Ranaya, gimanapun caranya. Dan alhamdulillah, setelah 4 bulan rutin kontrol untuk scan jantung dan minum obat dokter menyatakan bahwa aku sembuh dari PPCM! Fungsi jantungku sudah normal kembali, dan yang paling membahagiakannya adalah..... aku boleh mengASIhi Ranaya!! Ya allah rasanya tuh seneng bgt bgt bgt.

Setelah tau aku boleh memberikan ASI untuk ranaya, step selanjutnya yang aku lakukan adalah melakukan relaktasi. Berkat googling dan saran dari dokterku, akhirnya aku dirujuk ke dr. Asti Praborini, Sp.A, IBCLC. Beliau adalah dokter yang ahli dalam bidang relaktasi, sudah banyak pasien yang berhasil relaktasi setelah ditangani oleh dr. Asti. Akhirnya aku dan suami mencoba untuk konsul ke dr.Asti di rumah sakit KMC (Kemang Medical Care). Beliau memberi advice untuk aku dan ranaya dirawat selama proses relaktasi ini, supaya beliau dan tim-nya bisa lebih mudah mengobservasinya dan bisa lebih cepat juga ASIku keluar.

Oke, akhirnya aku & suami setuju untuk rawat inap. Selama dirawat inap aku nggak pake infusan apapun, aku hanya disuruh ganti baju kimono yang sudah disediakan, lalu ranaya juga tidak pakai baju kecuali diapers. Setiap hari kita disuruh skin to skin dengan metode praborini (ranaya digendong dengan bunda & ayahnya dengan menggunakan kain jarik, secara bergantian). Ternyata ranaya ada lip tie & tongue tie, jadi mereka harus di insisi untuk memudahkan mereka menyusu. Setelah 2 hari dirawat, alhamdulillah adik kanaya mau menyusu di PD-ku, meskipun masih bingung puting tapi aku seneng bgt liatnya. Dan paginya, menyusul kakak kirana juga mau menyusu. Total 4 hari aku dan twins dirawat untuk melakukan relaktasi.. alhamdulillah relaktasiku bisa dibilang berhasil! Meskipun memang ASIku belum banyak keluar, tapi mereka sudah mau nyusu.

Rasanya bahagia banget bisa memberikan ASI untuk ranaya twins, gak bisa diungkapkan dengan kata-kata... untuk ibu-ibu yang sedang bingung atau galau dalam melakukan relaktasi, boleh dicoba untuk konsul ke dr.Asti Praborini. Beliau praktek di beberapa rumah sakit, tapi aku waktu itu di KMC.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

261 Putri Azizah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bye Bye Fever Pasca Vaksinasi DPT

Moms pasti sudah tak asing dengan imunisasi DPT, yang biasa diberikan ke anak sebanyak 5x sejak usia 2 bulan.

After Frenotomy Tongue Tie & Lip Tie Baby Qina

Anakku yang lahir dengan berat 2880 gr, tapi setelah 1 bulan berlalu beratnya hanya naik 100 gr saja.

Milk Blister / Nipple Duct Saat Menyusui Anak Pertama

Kali ini aku mau sharing pengalaman aku tentang milk blister/nipple duct, atau penyumbatan ASI di puting.