Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Berbelanja Pakaian Tanpa Sesal Kemudian

MY STORY  |  OTHERS  |  25 Sep '18

“Iya nih, semenjak mau punya baby, istri jadi sering belanja online.”
Kalimat itu sangat lumrah terdengar dari para ayah. Dan memang, para Moms yang sedang menyiapkan kelahiran bayi selalu bersemangat menyiapkan pakaian anaknya. Apalagi di era sekarang ini yang tinggal ‘klik’ saja untuk berbelanja.

Kelumrahan lainnya ialah mendapati penyesalan setelah belanjaan datang di rumah. ”Wah, kenapa aku beli ini ya? Ternyata tidak terpakai.”

Untuk mencegah hal itu, yuk Moms kita usahakan berbelanja pakaian bayi tanpa penyesalan. Berikut adalah tips dari saya berdasarkan pengalaman menyiapkan pakaian bayi pertama.

Tips Memilih Pakaian Bayi

  1. Pastikan bahan yang digunakan aman untuk kesehatan bayi. Penting, berlabel SNI.

  2. Jangan langsung tergoda dengan harga murah, karena biasanya akan mudah rusak dan kucel, masa pemakaiannya sangat pendek. Moms tidak mau kan, orang melihat anak kita berpakaian kucel. Salah-salah, menjadi kebiasaan anak sampai dewasa.

  3. Bayi usia newborn akan berkembang dengan pesat. Sebaiknya Moms jangan membeli pakaian newborn terlalu banyak. Juga, jangan terlalu banyak membeli sleepsuit dengan kaki tertutup untuk usia ini. Biasanya, panjang baju sudah tidak muat dibanding lebar baju. Sayang kan, jika menumpuk banyak dan tidak terpakai.

  4. Saat bayi belajar merangkak, pilihlah pakaian yang tidak menghambatnya. Celana panjang dapat menghambat laju bayi saat merangkak. Jumper merupakan pilihan yang cocok.

  5. Selain membuat gerak bayi leluasa, Jumper juga menyelamatkan perut bayi dari angin. Perut bayi tidak akan mudah tersingkap saat bergerak atau pun digendong.

  6. Sebaliknya, setelah bayi sudah dapat berjalan, sleepsuit dengan bagian kaki tertutup dapat mengganggu bayi.  Jika memakaikannya saat tidur, Moms perlu lekas menggantinya saat bayi bangun untuk menghindari bayi terjatuh

Demikian Moms, tips dari saya. Selamat berbelanja tanpa penyesalan kemudian.

Semoga bermanfaat.

By: Hatfina Dini

160 Hatfina Dini Send Message to Writer

Related Stories