Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Berbahayakah Plasenta Previa?

PREGNANCY  |  19 Feb '18


Selama masa kehamilan, plasenta biasanya menempel pada bagian atas rahim, jauh dari mulut serviks. Tapi pada keadaan plasenta previa, plasenta menempel rendah di dalam rahim, menutupi seluruh atau sebagian serviks. Hal ini dapat menjadi masalah pada kehamilan, karena dapat menyebabkan perdarahan yang menyebabkan persalinan prematur.

Terdapat 3 jenis plasenta previa:

  1. Complete previa: Mulut rahim benar-benar tertutup oleh plasenta.
  2. Partial previa: Sebagian wilayah serviks ditutupi oleh plasenta.
  3. Marginal previa: Plasenta meluas ke pinggir serviks (sangat dekat tapi tidak menutupi).

Selama ultrasound trimester kedua, sekitar minggu ke-20, beberapa wanita bisa terdeteksi memiliki plasenta previa. Beberapa wanita lainnya mungkin akan menerima diagnosis plasenta previa saat mulai mengalami pendarahan (tanpa rasa sakit) dari vagina selama trimester ketiga. Namun penting untuk dicatat bahwa tidak semua wanita dengan plasenta previa mengalami pendarahan. Selain pendarahan pada vagina, beberapa wanita juga mengalami kontraksi uterus dini.

Berikut adalah resiko plasenta previa untuk ibu dan bayi:

  • Masalah kesehatan pada bayi, membutuhkan perawatan intensif di NICU.
  • Kelahiran prematur.
  • Adanya Intrauterine Growth Restriction (IUGR) karena adanya hambatan saluran cairan ke plasenta. 
  • Peningkatan risiko kematian perinatal atau neonatal (lahir mati atau bayi yang meninggal dalam waktu satu minggu sampai satu bulan kehidupan).
  • Kemungkinan persalinan prematur dan ketuban pecah dini.
  • Kebutuhan untuk kelahiran secara sesar.
  • Peningkatan risiko akson plasenta (inilah saat plasenta melekat langsung pada otot rahim).

Jika Anda memiliki plasenta previa yang tetap ada hingga trimester ketiga, dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda menghindari seks, olahraga berat, dan penggunaan tampon. Dokter mungkin juga merekomendasikan lebih banyak istirahat di tempat tidur atau bed rest. Bergantung pada usia kehamilan, suntikan steroid dapat diberikan untuk membantu 'menuakan' paru-paru bayi, karena resiko terjadinya persalinan prematur sangat besar. Jika plasenta previa tidak juga hilang pada trimester ketiga atau pendarahan keluar sangat banyak, persalinan sesar kemungkinan besar akan dilakukan.

Semoga bermanfaat.

By: Ricka Puspita Atmadja.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1234 Ricka Puspita Atmadja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bolehkah Ibu Hamil Menyetir Mobil?

Apakah Anda sedang hamil namun tetap ingin mengemudi? Mari perhatikan apa saja yang mesti dipertimbangkan.

Bahaya Penyakit Rubella Pada Masa Kehamilan

Banyak terdapat resiko pada kehamilan jika tidak melakukan vaksin rubella. Benarkah demikian, dan apa ciri-cirinya? Mari simak yang berikut.

Bolehkah Menggendong Anak Saat Hamil?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu moms ketahui jika hendak menggendong si kecil . Apa sajakah? Mari simak yang berikut ini.

Resiko Ibu Hamil Menggunakan Heels

Sepatu heels mungkin memang tidak dapat dipisahkan dengan wanita, khusunya bagi para wanita yang terbiasa menggunakannya. Lantas, bagaimana [...]

Perut Gatal Di Masa Kehamilan

Tidak jarang Ibu hamil yang mengeluhkan perut yang gatal. Apa yang menyebabkan hal ini? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini?

Solusi Atasi Sulit Tidur Saat Hamil

Bagaimana cara mengatasi sulit tidur ketika hamil? Mari simak tips dari Mom Ricka berikut ini.

Mitos Baby Boy or Baby Girl

Berikut adalah beberapa mitos yang sering didengar seputar wanita hamil. Betul atau tidaknya itu semua, mari kita simak bersama berikut ini.