Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Benarkah Janin Bisa Mendengar dan Belajar Bahasa?

PARENTING  |  PREGNANCY  |  04 Nov '18


Ibu hamil sering mengajak janin dalam kandungannya mengobrol. Bagi orang awam, hal ini mungkin mengundang gelak tawa. Namun, hasil penelitian telah mengungkap bahwa janin tidak hanya sudah mampu mendengar suara ibunya, tetapi mungkin juga dapat mengerti dan belajar bahasa darinya. Faktanya, seorang ibu yang berbicara kepada janinnya memberikan dasar untuk perkembangan kemampuan berbahasanya kelak.

Penelitian yang dilakukan oleh Patricia K. Kuhl, PhD. dan rekan-rekannya dari Universitas Washington di Seattle menunjukkan bahwa bayi mulai menyerap bahasa sejak berada di dalam rahim selama 10 minggu terakhir kehamilan, lebih awal daripada apa yang diungkapkan dalam penelitian sebelumnya. Anak yang baru lahir dapat benar-benar membedakan antara bahasa ibunya dengan bahasa asing hanya dalam waktu beberapa jam setelah dilahirkan.

Sebanyak 80 bayi menjadi responden penelitian tersebut. Mereka rata-rata baru berusia 30 jam dan berasal dari Tacoma, sebuah kota di negara bagian Washington, Amerika Serikat, dan Stockholm, Swedia. Para bayi ini mendengarkan suara-suara bunyi vokal dalam bahasa asal mereka dan bahasa asing sambil mengisap empeng.

Bunyi vokal adalah unit terkeras dalam ujaran. Berapa kali mereka mengisap empeng, menunjukkan suara vokal yang menarik perhatian mereka. Studi tersebut menunjukkan bahwa bayi mengisap lebih lama daripada bahasa ibu mereka di kedua negara.

"Suara ibu dapat terdengar karena suara tersebut diperkuat oleh tubuhnya," kata Kuhl. Dia juga mengatakan bahwa suara ayah dapat terdengar di dalam rahim. Oleh karena itu, para ibu seharusnya tidak mencoba untuk menempatkan earphones di perut mereka dan memainkan musik karena keadaan dalam rahim sudah berisik.

David Mendez menyarankan kepada para ibu hamil untuk menjaga lingkungan bebas dari stres dan bahan kimia asing. "Berbicaralah kepada bayi Anda sesering mungkin dalam situasi yang tenang dan relaks," katanya, "Hindari menjerit, berteriak, dan berbicara kasar."

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2301 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

New Moms Wajib Waspada Gejala berikut!

Bagi para new Moms dan juga new Dads, hal-hal berikut ini perlu diperhatikan ya. Yuk, simak bersama.

Pregnant with a Toddler

Hamil ketika sedang mempunyai anak berusia balita? Bagaimana cara mengatasi kedua hal ini?

Jarak Aman untuk Hamil Kembali

Merencanakan kehamilan selanjutnya? Berapa jarak yang aman untuk melakukan hal ini?

Pentingnya Kalsium untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Ternyata ketika hamil dan menyususi, kalsium pada tubuh Moms akan diambil oleh si Kecil untuk memenuhi kebutuhan bayi.