Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Benarkah Diabetes Tipe 2 Berisiko 4 Kali Lebih pada Wanita?

OTHERS  |  11 Jul '18

Sindrom ovarium polikistik adalah kondisi yang tersebar luas di kalangan wanita usia reproduksi, dan sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa hal itu juga dapat menempatkan wanita ini pada risiko signifikan terkena diabetes tipe 2.

Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan yang berbasis di Denmark dan temuan itu dipublikasikan dalam Jurnal Endokrinologi & Metabolisme Klinik Endokrin. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah penyebab utama infertilitas perempuan, dengan hingga 5 juta wanita di Amerika Serikat dipengaruhi oleh kondisi tersebut.

Wanita dengan PCOS sering memiliki resistensi insulin, yang merupakan kondisi di mana otot-otot, lemak, dan hati tidak merespon dengan baik terhadap hormon, sehingga tubuh terus memproduksi lebih banyak.

Produksi insulin yang berlebihan merupakan faktor risiko diabetes tipe 2. Studi baru ini bertujuan untuk mengisi celah penelitian ini. Katrine Hass Rubin, dari Institute of Clinical Research di University of Southern Denmark di Odense, adalah penulis studi pertama, dan penulis yang bersangkutan adalah Dorte Glintborg, Ph.D., dari Departemen Endokrinologi di Rumah Sakit Universitas Odense.

Resiko Wanita muda dengan PCOS

Dilihat dari Daftar Pasien Nasional Denmark serta catatan pasien dari Rumah Sakit Universitas Odense Secara total, penelitian ini mengamati 19.639 wanita premenopause yang telah didiagnosis dengan PCOS.

Para peneliti menguji kadar glukosa, testosteron, trigliserida, dan kolesterol para peserta. Untuk membandingkan wanita dengan PCOS dengan kontrol yang sehat, untuk setiap wanita dengan diagnosis PCOS, para peneliti secara acak memilih tiga wanita lain yang bebas PCOS usia dari Daftar Pasien Nasional Denmark. Jumlah ini setara dengan 54.680 wanita.

Lebih khusus lagi, wanita dengan PCOS menerima diagnosis diabetes tipe 2 pada usia 31 tahun, rata- rata, dan mereka tanpa sindrom didiagnosis dengan diabetes tipe 2 pada usia 35 tahun, rata-rata. Mengenai faktor risiko diabetes tipe 2 lainnya, PCOS berkorelasi positif dengan kadar BMI, insulin, glukosa, dan trigliserida, tetapi berkorelasi berbanding terbalik dengan jumlah kelahiran.

Para penulis menunjukkan bahwa BMI dan kadar glukosa adalah prediktor yang paling dapat diandalkan diabetes tipe 2 pada wanita dengan PCOS. Usia yang lebih tua, di sisi lain, tidak boleh dianggap sebagai prediktor yang baik, mengingat bahwa wanita dalam penelitian ini didiagnosis menderita diabetes sebelum usia 40 tahun.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Mana Lebih Baik, MPASI Disaring atau Diblender?

35 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories