Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Belajar Mendidik Anak dari Negara Terbahagia di Bumi

PARENTING  |  17 May '19


Tulisan ini terinspirasi dari buku “The Danish Way of Parenting” yang ditulis oleh Ayah Edy.

Hi Moms, siapa yang tidak ingin anak kita menjadi anak yang bahagia, penurut, dan cerdas? Tentu perilaku seperti itu menjadi dambaan setiap orang tua, ya. Lalu bagaimana supaya anak kita menjadi anak yang kita dambakan? Jawabannya tidak ada yang mutlak, tidak ada formula pasti dalam mendidik anak.

Yang saya pelajari dari buku tersebut adalah bahwa tidak ada yang salah dan benar dalam mendidik anak, karena kita sebagai orang tua secara alamiah menginginkan yang terbaik untuk anak. Contohnya di berbagai negara terdapat berbeda pola pengasuhan, misalnya di Belgia, anak kecil telah diperbolehkan untuk minum bir dan orang tua mereka menganggap hal tersebut sebagai cara yang baik. Seperti di Indonesia, mungkin pola pengasuhan seperti pemberian air tajin dianggap tidak wajar untuk orang tua di negara belahan lain, namun orang tua kita dulu mungkin memberikannya karena dianggap sebagai hal baik untuk anaknya, disamping kondisi sosial ekonomi pada masa itu.

Bukan hanya negara yang memiliki cara tersendiri dalam mengasuh anak, bahkan setiap keluarga menurunkan caranya tersendiri dalam mengasuh anak. Denmark, yang didaulat sebagai negara terbahagia oleh OECD (Organisation for Economic Cooperation and Development) sejak tahun 1973. Ya, bayangkan sudah 46 tahun Denmark dinilai sebagai negara terbahagia se dunia. Berarti sudah turun temurun orang-orang Denmark memiliki cara tersendiri untuk menikmati hidup sehingga mereka menjadi bahagia. Cara ini tentu diturunkan oleh orang tua mereka terdahulu.

“Because happy kids grow up to be happy adults who raise happy kids and so on.”

Karena kebahagian di mulai dari anak-anak yang terus menular ke generasi selanjutnya. Lantas apa saja yang berbeda dari cara pengasuhan orang Denmark?

1.       Memiliki pembawaan yang tidak mudah stress. Hal ini penting agar kita sebagai orang tua tidak meluapkan emosi kita ke anak yang dapat menyebabkan anak terguncang.

2.       Membiarkan anak bermain. Poin ini juga penting karena pada dasarnya anak-anak butuh bermain tidak melulu belajar membaca dan berhitung. Bermain dengan teman sebaya juga menumbuhkan kecerdasan sosialnya. Di Denmark sendiri usia sekolah di mulai dari 7 tahun karena di bawah itu anak dianggap masih butuh bermain.

3.       Memberi anak ruang untuk belajar dan tumbuh. Nah, ini kebalikan dengan helicopter parenting, di mana anak selalu diawasi. Anak-anak dinilai dapat melakukan banyak hal sendiri, selain menjadi mandiri, tentu cara ini membangun kepercayaan diri sang anak. Orang tua hanya sesekali ikut campur jika benar-benar diperlukan

4.       Menilai dengan jujur. Maksudnya ialah ketika anak berbuat baik, jangan segan-segan untuk memujinya karena hal ini dapat membuat sang anak lebih percaya diri dan tangguh di kemudian hari.

5.       Mengajarkan empati. Hal ini juga penting dalam mengasuh anak karena dengan memahami sebuah kejadian anak menjadi cerdas secara emosional dan lebih peka terhadap lingkungan. Untuk itu tindakan-tindakan menolong orang lain telah diasah sejak kecil.

6.       Mengasah berpikir kritis. Jangan dianggap berat ya bagian ini. Yang dimaksud berpikir kritis adalah mengajarkan anak melihat dari sudut pandang lain sebuah kejadian sehingga mereka tidak mudah menilai.

7.       Menghindari kata-kata ultimatum. Kekuatan kata dapat mengubah sang anak. Misalnya tadinya kita ingin marah karena tingkah laku sang anak, kita ubah dengan bahasa  yang baik, halus, sopan, seolah-olah mereka juga memiliki kesempatan untuk berpikir. Demokrasi dalam rumah bisa dilaksanakan sejak dini, lho.

Nah itu dia Moms pelajaran yang bisa dipetik dari masyarakat Denmark. Semoga kita dapat mengaplikasikannya agar anak kita bisa menjadi anak terbaik versi masing-masing. Dan perlu diingat bahwa tidak ada hal saklek dalam parenting, bisa saja cara-cara ini cocok untuk kita, bisa juga tidak, yang terpenting adalah menggunakan naluri kita agar anak nyaman karena setiap anak berbeda.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

835 Dini Asmarani

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

“gpp anak dikasih gadget biar mamak waras dikit, s...

“gpp anak dikasih gadget biar mamak waras dikit, soalnya ngurus2 semua sendiri”. . Siapa yg kasih gadget anak dengan label alasan kaya gini cung [...]

Pemberian Air Putih Pada Bayi dan Anak2

Buat new moms masih suka bingung gak siech perihal memberikan air putih kepada new born? Perlu gak siech mereka minum air putih? Bayi berusia [...]

Beberapa Faktor Yang Membuat Si Kecil Susah Mandi

Dalam mengurus si kecil Moms pasti mengalami beberapa kesulitan , salah satunya yaitu si kecil susah diajak mandi . Mungkin banyak Moms yang [...]

Bilingual Sound book termurah bertema islami

Mama pecinta sound book pasti tau kalau harga sound book terbilang cukup mahal. Kemarin waktu iseng- iseng nyari sound book Mama Zavi nemu buku [...]

“Peran vitamin untuk optimalisasi daya tahan tubuh...

“Peran vitamin untuk optimalisasi daya tahan tubuh Anak” GTM atau Gerakan Tutup Mulut ini disebabkan oleh faktor yang bervariasi sehingga pen [...]

Pengalaman Ku Menghadapi Baby Shaming. Beberapa b...

Pengalaman Ku Menghadapi Baby Shaming. Beberapa bulan yang lalu saat usia Uwais menginjak satu tahun, beberapa kali Uwais mendapatkan Baby [...]

Memgajar anak 2 tahun berpikir kritis, emang bisa?...

Memgajar anak 2 tahun berpikir kritis, emang bisa? Beberapa tahun belakangan kita sering mendengar berita hoaks yang berkeliaran. Dan parahnya, [...]

Apakah Udara di Dalam Rumah Anda Sudah Aman?

Salah satu hal yang kita dapat pelajari dari pandemi COVID-19 saat ini adalah betapa mudahnya kuman, virus, dan bakteri berkeliaran di udara dan [...]

Peluk Si Kecil & Rasakan Manfaatnya

Parents tau gak, saat mengasuh anak, pelukan bisa membuat ibu dan si kecil merasa nyaman. Saat kita merasa sedih atau kecewa, pelukan hangat [...]

Apakah si Kecil Membutuhkan Sunscreen & Aftersun?

Matahari telah menjadi bagian dari keseharian hidup kita. Tanpa kita sadari, kulit kita sering sekali terekspos pada matahari saat berdiri di [...]

Cerita Uwais di Fase "Terrible Two". Di usia 20 ...

Cerita Uwais di Fase "Terrible Two". Di usia 20 bulan saat ini, Uwais cukup aktif sekali serta cepat dalam menanggapi sekitarnya. Uwais senang [...]

Ketika si anak mendadak menjadi pemarah

Apa yang bakalan kalian lakukan ketika "anak" tiba- tiba menjadi pemarah?. . Aku benar2 gak nyangka tiba2 Kathleen jadi anak yang suka marah2 , [...]

Caraku Mengenalkan Kondisi Pandemi Pada Anak

Bagaimana si kecil bisa mengetahui kondisi pandemi ini jika kita tidak menjelaskannya? Kita bisa menjelaskannya dengan cara - cara sederhana. [...]

“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET” Aturan...

“Jika Anak Sudah Terbiasa Dengan GADGET” Aturan memakai gawai sesuai dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics adalah: *Di bawah 1,5 [...]

Gegar Otak Akibat Benturan di Kepala si Kecil

Terjatuh pada balita yang sedang aktif bermain apalagi senang lari lari mungkin adalah hal yang wajar . Tapi jika terjatuh dan kepalanya [...]

Review Buku The World Around Us: OCEANS

Hello Moms, biasanya kalau weekend apa nih aktivitas kesukaan Moms dan si Kecil? Adakah yang suka membacakan buku? Biasanya anak saya minta [...]

“Feeding Froggie” Yuk !

Bosan juga ya rasanya sudah hampir empat bulan kita di rumah aja, berkutat dengan kegiatan itu itu aja. Tapi demi kebaikan dan kesehatan kita [...]

Review Buku Hijaiyah Animal Series

Hai Moms, adakah yang gemar membelikan buku untuk sang buah hati? Meskipun bukan barang yang wajib dibeli, rasanya mengenalkan buku pada anak [...]

Tips Mengenalkan Hewan Kesayangan Pada Anak

Hai Moms, adakah yang memiliki hewan peliharaan di rumah? Apakah Moms sudah mengenalkannya pada si Kecil? Tidak sedikit keluarga yang memelihara [...]

Mengatasi rasa stress karena #dirumahaja

Di masa karantina ini anak2 bisa juga loh menjadi stress, bukan hanya dewasa saja. Mereka bosan dengan aktivitas yang ada di rumah dan tidak [...]