Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bayi Tertidur Terus? Waspadai Bayi Kuning!

BABY  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  14 Jan '20


Saya mau menceritakan sedikit pengalaman saya dengan anak ke 2 saya yang belum lama ini lahir, semoga bermanfaat bagi moms lainnya.

Anak ke 2 saya, Carlise, lahir secara normal tepat di hari ulang tahun saya (Thank God) dengan berat badan 2.8 kg. Saat itu puji Tuhan saya melahirkan tanpa ada robekan sehingga esok harinya diperbolehkan pulang ke rumah. Saat hendak pulang, berat badan Carlise turun menjadi 2.6 kg. Namun suster Rumah Sakit bilang kalau itu adalah hal yang wajar, selama penurunan berat badannya tidak melebihi 10% Berat badannya saat lahir.

Saat itu ASI saya sudah keluar sejak hari pertama, namun memang tidak begitu banyak. Namun saya tetap menyusui Carlise secara langsung. Pada hari ke 4, saya mulai curiga karena melihat kulit Carlise seperti agak kuning, namun anggota keluarga yang lain bilang kalau kulitnya baik-baik saja dan tidak kuning. 2 malam selanjutnya, tidak seperti malam-malam sebelumnya Carlise tidak begadang dan tidak minta menyusu. Walaupun dibangunkan namun dia tetap tertidur pulas bahkan sepanjang hari.

Akhirnya pada hari ke 7, bertepatan dengan jadwal kontrol, saya dan suami membawa Carlise ke Rumah Sakit untuk tes darah. Saat di laboratorium, saya sudah agak gemetar karena darah Carlise sulit sekali diambil, sedih sekali rasanya karena harus ditusuk kanan kiri saking sulitnya mengambil darah Carlise.

Petugas lab bilang “Bu, minumnya kurang ya? Dedenya kuning ini, darahnya juga kental sekali dan hitam“.

Langsung ingin menangis rasanya. Hingga akhirnya keluar hasil lab dan ternyata bilirubin Carlise sudah lumayan tinggi, menyentuh angka 16,4. Sedangkan menurut dokter, normalnya harus di bawah 10.

Dokter akhirnya memutuskan Carlise harus diopname 3 hari 2 malam untuk disinar, demi menurunkn kadar bilirubinnya. Berat badannya juga menyusut lagi hingga 2.4 kg. Rasanya sedih bukan main, apalagi Carlise saat itu hanya boleh ditemui saat jam besuk, itupun hanya boleh orang tuanya yang jenguk. Carlise harus menyusu tiap 2 jam sekali untuk menjaga asupan tubuhnya.

Menurut dokter ada 3 penyebab bilirubin bayi tinggi:

1. Golongan darah bayi yang berbeda dengan ibu
2. Bayi kurang asupan (ASI atau susu formula)
3. Gangguan pada hati

Bayi kuning juga kerap tejadi pada bayi yang lahir prematur.

Saat itu dokter menjelaskan bahwa kuning pada bayi dimulai dari atas ke bawah (kepala ke kaki), dan saat itu kuning Carlise sudah sampai paha.

Namun puji Tuhan setelah 3 hari disinar dengan menggunakan 2 lampu, akhirnya bilirubin Carlise sudah turun ke angka 6. Selain itu Carlise juga menjalani tes direct indirect dan hasilnya baik (fungsi hatinya baik). Karena golongan darah saya dan Carlise sama, jadi dokter menyimpulkan pada kasus Carlise, disebabkan karena kurangnya cairan.

Sedikit tips untuk membangunkan bayi, dokter mengajarkan untuk menggaruk bagian tengah telapak kaki bayi dengan punggung kuku dan ternyata cukup efektif untuk membuat Carlise bangun menyusu.

Dokter mengatakan bahwa salah satu gejala bayi kuning adalah kerap tertidur lelap. Hal ini dikarenakan bayi menjadi lesu sehingga ia akan cenderung selalu tertidur.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

299 Milka Nathasia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mengajak Anak Imunisasi Ketika Pandemi

Banyak orang tua yang merasa gelisah untuk mengajak si Kecil imunisasi di kala pandemi. Simak cerita berikut ini yuk.

Imunisasi Anak Sangatlah Penting Di Masa Pandemi COVID-19 Ini, Mengapa ?

Di masa pandemi ini, perlukah untuk tetap memenuhi imunisasi si Kecil? Simak berikut ini.

Ada Sinus Preaurikular Di Telinga Anak, Haruskah Khawatir?

Apa itu sinus preaurikular? Mari simak berikut ini.

Baby Sakit? Jangan Panik Dulu! Siapkan P3K!

Pertolongan pertama pada saat baby sakit bukan panik ya mom! Jadi gimana dong? Yuk simak berikut ini.

Lindungi si Kecil dari Gigitan Nyamuk yuk Moms

Saat musim penghujan seperti ini, perkembangan nyamuk pasti akan sangat meningkat.

Jurus Ampuh Mengatasi Sembelit pada Bayi

Bagi Mom yang mempunyai bayi, salah satu hal yang kerap dikhawatirkan adalah saat bayi terkena sembelit.

Vonis TBC di Usia si Kecil 1 Tahun

Moms kali ini saya akan sharing tentang pengalaman dengan TBC yang dialami oleh keponakan saya.

Kenali Gejala Penyakit Roseola Infantum atau 'Gabaken' pada Bayi

Penyebab penyakit yang disebabkan oleh virus ini sebenarnya tidak berbahaya, namun gejalanya mirip dengan campak.

Jaundice/Kuning pada Bayi Baru Lahir

Si Kecil terkena kuning? Yuk simak cara mengatasinya ala Mom Annisa

Sirkumsisi (Sunat) pada Bayi Perempuan

Pada bulan ke-6 kehamilan, Obgyn sudah menginfokan bahwa bayi yang ada di kandungan berjenis kelamin perempuan.

Kenali Bahaya Stunting dan Pencegahannya

Stunting (Stunted Growth and Development) adalah perawakan kecil pada anak-anak di usia 1000 hari awal kehidupannya.

Mengurangi Gumoh pada si Kecil

Si kecil sering gumoh setiap minum ASI? Yuk cari tahu cara mengatasinya

TTN, Gangguan Pernafasan yang Menyebabkan Bayiku Dirawat di PERINA

Setiap Ibu pasti mau melahirkan anak yang sehat, IMD, & rooming in. Aku pun menantikan saat menunggu kelahiran si Kecil.

Si Kecil Selalu Muntah Sehabis Minum? Coba Lakukan Ini Moms!

Memiliki bayi memang perlu penjagaan yang sangat baik, seperti saat kita memberikan asupan kepada si Kecil.

Perlukah Membersihkan Mulut Bayi Setiap Hari?

Moms disini, mulai usia berapa membersihkan lidah dan mulut si kecil?

Hal yang Perlu Dilakukan saat Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

Semakin bertambahnya usia bayi makin aktif, sebagai orangtua kita harus extra hati-hati & waspada dalam menjaganya.

Babyku Jadi Korban Mitos 'Kopi Antisipasi Kejang'

Hai Moms! Pernah denger istilah jaman dulu "ANAK DIKASIH KOPI UNTUK ANTISIPASI KEJANG"?

Bedakan Kulit Anak Terkena Herpes atau Serangan Tomcat!

Tomcat dan herpes sekilas kedua hal ini tampak sama di kulit, namun jika diamati keduanya berbeda

Normalkah BAB Seminggu Sekali pada Bayi ASI Eksklusif? Bagaimana Mengatasinya?

Moms mungkin khawatir kalau ternyata bayinya BAB hanya seminggu sekali? Tenang Moms, ini masih normal kok.

Mengatasi Pilek si Kecil Tanpa Obat

Para orang tua tentu akan merasa sangat panik bila buah hatinya terkena flu bukan?