Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bayi Sakit Tenggorokan: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

HEALTH TIPS  |  10 Jun '18

Sakit tenggorokan biasanya merupakan tanda utama infeksi tenggorokan. Perawatan dan pencegahan yang cepat sangat penting untuk membantu bayi merasa nyaman dan terus mendapatkan nutrisi.

Apa Penyebab Sakit Tenggorokan pada Bayi?

  • Infeksi virus adalah penyebab utama sakit tenggorokan pada bayi. Sejumlah besar virus dapat menyebabkannya, tetapi yang umum adalah virus dingin, adenovirus, virus influenza (flu), coxsackievirus, dan virus herpes.
  • Infeksi bakteri disebabkan oleh Streptococcus (radang tenggorokan) dan Corynebacterium diphtheriae (diphtheria). Keduanya menyebabkan sakit tenggorokan yang parah.
  • Alergi yang disebabkan oleh inhalasi alergen potensial seperti serbuk sari, partikel tepung terigu, atau jamur, dapat menyebabkan tenggorokan gatal dan sakit. Alergi di mana sakit tenggorokan cukup umum disebut alergi rhinitis.
  • Pada penyakit gastroesophageal reflux, sfingter esofagus bawah bayi yang berkembang kurang baik tidak menutup dengan benar. Asam lambung dan isi lainnya mengalir ke atas sejauh tenggorokan dan menyebabkan iritasi konstan ke tenggorokan, yang menyebabkan sakit tenggorokan kronis.
  • Asap dan polusi, seperti partikel udara tersuspensi, mempengaruhi lapisan tenggorokan bayi yang halus, dan akhirnya menyebabkan sakit tenggorokan.

Sakit tenggorokan pada bayi dapat dengan mudah terlihat oleh orang tua. Kotoran lendir yang berlebihan dan lepuhan merah di sekitar mulut dan bagian tubuh adalah beberapa gejalanya. Anda harus membawa bayi Anda ke dokter segera jika Anda menemukan gejala ini.

Apa Gejala dari Radang Tenggorokan?

  • Kemerahan di bagian dalam tenggorokan: Setiap kali bayi membuka mulut untuk makan atau menangis, Anda melihat warna merah gelap di bagian belakang mulut.
  • Kesulitan menelan: Bayi mengalami kesulitan mengonsumsi makanan padat atau ASI. Ada keengganan untuk makan, dan ketika lapar, dia berhenti makan karena rasa sakit saat menelan.
  • Bercak putih pada amandel: Amandel yang terinfeksi mengembangkan bintik-bintik putih yang mengeluarkan nanah. Nanah terbuat dari sel darah putih yang melindungi tubuh terhadap patogen. Keberadaan nanah menunjukkan suatu infeksi.
  • Leher bengkak: Peradangan diperhatikan dari luar, karena amandel bayi tampak membengkak.
  • Suara serak: Si Kecil bersuara dengan nada teredam dan serak karena radang amandel.
  • Batuk: Iritasi yang disebabkan oleh sakit tenggorokan dapat membuat batuk bayi berulang kali.

Sakit tenggorokan biasanya merupakan kondisi jinak, yang dapat diatasi di rumah melalui beberapa pengobatan rumah yang aman untuk bayi.

Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Pada Bayi

Home remedies adalah cara yang baik untuk mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh sakit tenggorokan. Inilah yang dapat Anda lakukan untuk membuat bayi merasa lebih baik:

  • Berikan teguk air hangat. Ini adalah pengobatan rumah yang aman yang direkomendasikan oleh American Academy of Paediatrics (AAP) untuk bayi berusia tiga bulan ke atas. Panaskan air minum sampai cukup hangat dan berikan ia 5-  15 ml air sekitar empat kali sehari guna meredakan gatal, gejala sakit tenggorokan, dan peradangan.
  • Anda bisa memberikan kaldu hangat yang terbuat dari ayam atau sayuran untuk bayi yang berusia lebih dari enam bulan. Masak sayuran atau kaldu ayam, tunggu hingga hangat, kemudian berikan kepada bayi.
  • Berikan cairan yang cukup dan teruslah menyusui lebih banyak dari biasanya untuk bayi di bawah enam bulan guna meringankan iritasi tenggorokan. Bayi yang lebih tua dari enam bulan harus diberi banyak cairan untuk menghindari rasa pegal. Puree, kaldu, dan kaldu yang dilarutkan dapat menjadi pilihan tepat untuk Si Kecil.
  • Pasang humidifier di kamar bayi untuk menjaga tingkat uap air yang ideal. Udara kering dapat mengiritasi tenggorokan sakit bayi, dan kelembaban yang optimal akan mengurangi iritasi. Gunakan humidifier kabut dingin dan bukan vaporizer air panas / uap karena dapat meningkatkan risiko luka bakar hidung.

Pakar pediatrik menganjurkan untuk tidak menggunakan sirup pada tenggorokan bayi dan pelega tenggorokan karena tidak dapat memberikan banyak manfaat. Ingat, jika bayi Anda berusia dibawah tiga bulan, maka jangan mencoba obat rumah. Sebaliknya, bawa dia ke dokter segera untuk konsultasi dan perawatan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

400 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ketika si Kecil Terkena Ruam Popok

Apakah si Kecil sedang terkena ruam popok Moms? Tidak perlu khawatir, yuk simak tips mengatasinya ala mom Samitri.

Temui 8 Tanda Gejala Diabetes Melitus Berikut? Segera Ubah Gaya Hidup

Penyakit diabetes melitus berkembang sangat perlahan jika dibandingkan dengan penyakit kronis lainnya

Yang Wajib Ada dalam Kotak P3K-ku untuk Baby 7 bulan

Baby dibawah satu tahun masih riskan terserang penyakit, karena itu keseshatan sangat penting untuk dijaga.

Gejala Maag Kronis dan Bedanya dengan Maag Biasa

Maag kronis atau gastritis kronis adalah radang lambung yang terjadi berulang dalam waktu yang lama. Apa gejalanya?

3 Sayuran untuk Ibu Hamil dengan Nutrisi Lengkap Paling Bagus

Pastinya setiap ibu ingin memberikan gizi yang terbaik untuk anaknya. Mari konsumsi sayuran dengan nutrisi terlengkap!

Penyebab Kejang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Apakah si Kecil mengalami kejang Moms? Jangan khawatir, yuk, simak informasi penanganannya berikut ini.

Tips Menyusui Saat Saya Terserang Flu dan Batuk

Bolehkah tetap menyusui saat terserang batuk atau pilek? Tidak ada alasan untuk menghentikan proses menyusui ya Moms.

Segudang Manfaat Minyak Kelapa Murni Untuk Anak

Apakah Moms sudah tahu bahwa minyak kelapa memiliki segudang manfaat? yuk, simak informasi selengkapnya.

Gejala Hepatitis A Awal, Lanjutan dan Parah yang Perlu Diwaspadai

Hepatitis A adalah kondisi peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Apa saja gejalanya?

4 Cara Mudah Mengatasi Keputihan

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi keputihan yang bisa Moms lakukan di rumah.

Demam Berdarah Dengue Penyakit Mematikan! Ini Daftar Gejalanya

Demam berdarah dengue (DBD) adalah jenis penyakit demam berdarah ganas yang mematikan

Ini Tanda dan Gejala Demam Berdarah pada Anak

Apa saja tanda anak terserang demam berdarah? Lalu bagaimana mencegah anak terkena demam berdarah?

5 Hal Penting Saat Gejala Usus Buntu pada Wanita Muncul

Radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat dan menyebabkan peradangan bahkan pembengkakan.

Cepat Atasi Diare dengan Memerhatikan Tanda dan Gejala Diare Berikut

Yuk, atasi penyakit diare secara cepat dengan memperhatikan tanda-tanda berikut! Simak informasi selengkapnya.

Bolehkah Ibu Menyusui Menggunakan Deodoran?

Apakah Moms yang sedang menyusui menggunakan deodoran? Sebenarnya pemakaian deodoran berbahaya tidak?

Ciri-ciri Gejala Tipes, Penanganan, dan Pengobatannya

Penyakit tipes tentunya sudah sering didengar oleh para Moms. Tetapi apakah Moms tahu cara penanganan dan pengobatannya?

Perawatan Campak pada Anak Paling Efektif

Penyakit campak adalah salah satu penyakit paling umum dan rentan diderita anak berusia kurang dari 10 tahun

Manfaat Konsumsi Jahe Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah tahu manfaat jahe bagi seorang ibu yang baru melahirkan? Yuk, simak informasi berikut!

Apakah Moms Sudah Menyusui dengan Benar?

Apakah Moms mengetahui bahwa sudah menyusui dengan benar atau tidak? Yuk, simak informasinya berikut ini.

8 Kondisi Saat Moms Harus Menghindari Pijat Pasca Melahirkan

Apakah Moms baru melahirkan dan ingin melakukan pijat? Cek kondisi saat harus menghindari pijat pasca melahirkan!