Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bayi Menangis, Sebaiknya Dibiarkan Saja?

PARENTING  |  19 Nov '17

Ada mitos yang berkembang di masyarakat kalau bayi menangis sebaiknya dibiarkan saja supaya tidak manja dan agar fisiknya kuat. Betulkah demikian?

Faktanya, jangan membiarkan bayi menangis terlalu lama tanpa usaha orangtua untuk mengetahui penyebabnya. Tentu saja jangan langsung menggendong setiap kali bayi menangis. Namun berikanlah respons positif untuk setiap tangisannya, misalnya dengan menyentuh atau mengajaknya bicara. “Di sinilah akan terbentuk trust (kepercayaan) bayi pada orang-orang di sekitarnya yang menjadi dasar perkembangan selanjutnya. Dengan diberi respons bayi akan merasa nyaman, dimengerti, disayang dan diinginkan kehadirannya di dunia ini," papar Vera Itabiliana K. Hadiwidjojo, psikolog anak dan remaja di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia. 

Bila bayi menangis dibiarkan terus tanpa direspons positif, bisa jadi kelak anak akan tumbuh menjadi anak yang rendah diri karena ia merasa kurang diperhatikan. Lagipula, bayi hanya menangis bila benar-benar membutuhkan sesuatu, baik kebutuhan fisik maupun psikologis. Sebab, sebagai makhluk paling murni bayi tak mungkin berpura-pura dan memanipulasi tangisannya.

Menangis adalah cara bayi berbicara. Ada beberapa alasan mengapa bayi menangis, yaitu :

  • merasa lapar
  • mengantuk
  • sakit
  • tumbuh gigi
  • ingin buang air
  • terlalu banyak stimulasi
  • kepanasan
  • merasa kedinginan
  • ingin diperhatikan

Orangtua dapat membedakan alasan-alasan bayi menangis dengan menghabiskan waktu dan berinteraksi lebih sering dengan bayi.

Karena kita sudah tau apa saja alasan bayi menangis, berikut ini adalah beberapa tips untuk meredakan tangisan bayi :

  • gendonglah sambil jalan atau naik-turun tangga
  • ayunlah ke depan dan ke belakang
  • bedonglah, namun jangan terlalu ketat
  • bersenandunglah sambil menggendongnya
  • berikanlah ASI
  • gantilah popoknya
  • selimutilah bayi
  • peluklah bayi
  • gumamkanlah suara, "Ssshhh"

Semoga bermanfaat.

By: Valent Cindy

BACA JUGA: Kaget Si Kecil Tiba-Tiba Marah dan Bahkan Memukul?

9387 Valent Cindy Send Message to Writer

Related Stories