Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bayi Lahir Kuning, Apakah Berbahaya?

HEALTH TIPS  |  14 Jun '18

Umumnya penyakit kuning menyerang para bayi yang baru lahir. Tanda-tanda atau gejala dari bayi kuning adalah bagian kulit dan mata yang berwarna kuning. Biasanya kondisi ini tidak membahayakan, bahkan bisa dipulihkan secara alami atau bisa pulih dengan sendirinya dalah kurun beberapa hari atua minggu. Namun meskipun demikian, kondisi tersebut bisa saja membahayakan kesehatan bayi. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa tanda dan juga cara untuk mengatasinya.

Tanda-Tanda Bayi Kuning

Selain warna kulit dan mata yang berwarna kuning, tanda lainnya yang dialami oleh bayi kuning adalah keluarnya urin yang berwarna kuning pekat, padahal seharusnya air seni yang keluar dari bayi baru lahir tidak memiliki warna sama sekali, bahkan tinja yang keluar pun cenderung memiliki warna kuning.

Mengapa Bayi Kuning Bisa Terjadi?

Hal ini bisa saja terjadi ketika bayi Anda memiliki bilirubin yang berlebihan di darahnya. Bahkan umumnya bayi yang baru lahir memiliki kadar sel darah yang cukup tinggi, sehingga mampu memicu terjadinya produksi bilirubin yang tinggi pula, dan bilirubin ini akan terbentuk dengan sendirinya ketika sejumlah sel darah merah yang tua tengah di hancurkan.

Namun meskipun demikian, bayi lahir kuning juga bisa disebabkan oleh beberapa hal lainnya, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Sepsis pada bayi.
  • Infeksi virus atau bakteri.
  • Pendarahan internal.
  • Kerusakan hati.
  • Kekurangan enzim tertentu.
  • Sel darah merah bayi yang tidak normal sehingga mudah rusak.
  • Ketidakcocokan rhesus dan golongan darah antara ibu dan bayi.
  • Adanya masalah pada sistem pencernaan bayi.

Umumnya, bayi yang memiliki risiko terserang jenis penyakit ini adalah mereka yang terlahir secara prematur, bayi yang lahir dengan kondisi memar serta bayi yang lahir dan mereka kesulitan untuk mengonsumsi ASI.

Jika Bilirubin Terlalu Tinggi

Kadar bilirubin tinggi yang terdapat pada darah bayi mampu menembus bagian otak, merusak sejumlah sel otak serta mampu menyebabkan terjadinya ensefalopati. Kondisi ini umumnya dinamakan dengan kondisi bilirubin ensefalopati akut.

Berikut ini ada beberapa gejala yang mungkin akan muncul pada bayi yang terlahir kuning, di antaranya adalah sebagai beirkut:

  • Demam
  • Muntah
  • Kemampuan mengisapnya buruk
  • Lesu
  • Sulit bangun tidur
  • Leher dan tubuh melengkung ke belakang
  • Kulitnya menguning
  • Sering rewel dan gelisah

Apa yang Dapat Anda Lakukan?

Ketika bayi lahir kuning, selain dengan proses penanganan tim medis, sebaiknya Anda juga melakukan proses pencegahan kenaikan kadar bilirubin. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memberikan asupan ASI yang cukup. Asupan ASI yang cukup pastinya bisa membantu buah hati Anda mengeluarkan bilirubin yang berada di dalam tubuhnya.

Selain itu, Anda juga harus lebih ekstra memperhatikan buah hati Anda. Anda bisa mengecek kondisi mata bagian putihnya dan juga mengecek kondisi kulit Si Kecil sekitar 2 kali sehari guna mengetahui kondisinya apakah sudah kembali normal atau semakin parah.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

776 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories