Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

BABY  |  HEALTH TIPS  |  01 May '20


"Kalau lagi menyusui tidak usah puasa dulu, nanti anaknya bisa mencret" 


Moms ada yang pernah mendengar nasehat seperti ini enggak, entah itu dari keluarga atau orang sekitar?

Memang dalam agama Islam, ada beberapa orang yang tidak diwajibkan untuk ikut berpuasa, salah satunya ibu menyusui. Tapi sekalipun ibu menyusui ingin puasa, apa iya hal tersebut dapat membuat diare?

Tahun lalu saat masih memberikan ASI ekslusif untuk Sofia, aku pernah dapat nasehat seperti itu. Namun aku tetap menjalankan puasa ramadhan satu bulan full, dan Alhamdulillah si kecil sama sekali tidak mencret kok.

Terkadang orang zaman dulu menganggap, bahwa puasa dapat mengubah kuantitas dan kualitas ASI pada ibu menyusui, sehingga rasa ASI berubah menjadi tidak seenak biasanya.

Tapi kalau pun pada saat ibu menyusui berpuasa, lalu anak mengalami mencret bahkan diare. Bukan berarti itu disebabkan karena kondisi kita yang sedang puasa, bisa saja ada bakteri atau virus yang mengganggu pencernaan si kecil.

Karena dari informasi yang aku baca di laman idai, 70% penyakit diare disebabkan oleh rotavirus, 20% sisanya disebabkan oleh bakteri dan 10% lainnya diakibatkan parasit.

Jadi tidak ada hubungannya kalau ibu menyusui yang berpuasa dapat membuat anak mencret apalagi diare. Karena meskipun berpuasa, anakku Alhamdulillah tetap sehat saja, yang penting kita selalu memperhatikan makanan dan minumnya tetap bersih dan bergizi.

Selain itu, kuantitas dan kualitas ASI juga tidak akan berubah selama berpuasa, asalkan kita melakukan dua hal ini:

1. Cukupi kebutuhan nutrisi
Saat sahur, aku selalu minum smoothies pisang campur kurma dan air nabeez. Resep ini bisa jadi ASI booster kita saat puasa lho, trus enggak bikin perut cepat lapar juga.

Setelah buka, biasanya aku minum lagi smoothies seperti itu. Makan sehari tetap tiga kali, yaitu habis buka, setelah salat tarawih dan saat sahur. Terakhir kurangi makanan gorengan karena enggak ada gizinya.

2. Kelola pikiran
Selalu berpikir positif semoga Allah selalu cukupkan ASI kita. Karena selain nutrisi dan rajin pumping, faktor psikologis juga dapat mempengaruhi keluarnya air susu ibu.

Itu dia dua hal yang harus kita jaga jika ingin tetap berpuasa selama menyusui. Menurutku, selama kita tetap menjaga pola makan, rajin pumping untuk mengosongkan payudara, minum booster ASI, insya Allah proses meng-ASI-hi tetap berjalan lancar.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

113 Regina Fiardini

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

Bagaimana sebaiknya mengatur AC di kamar bayi? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan.

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

Karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Apa saja perbedaan karakteristiknya?

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Bayi muntah adalah hal biasa, tapi Moms harus membedakan kondisi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal.

Muncul Bintik Merah pada Bayi, Apakah Itu Berbahaya?

Apa saja masalah kulit yang sering muncul pada bayi? Yuk simak ulasannya berikut ini