Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bahaya Hipertensi Kehamilan

PREGNANCY  |  23 Nov '17

Kondisi kehamilan seseorang tidak selalu baik-baik saja. Meskipun terlihat baik, harus tetap diwaspadai berbagai macam kemungkinan yang terjadi. Banyak sekali gangguan kesehatan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Salah satunya ialah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi adalah keadaan ketika tekanan darah seseorang berada di atas tekanan darah normal. Hipertensi kehamilan bisa berbahaya jika tidak diberikan pengobatan dengan baik.

Wanita hamil yang menderita hipertensi dapat diketahui dari gejala-gejalanya yaitu sakit kepala yang terus menerus bahkan pingsan. Selain itu penglihatan juga menjadi tidak jelas dan yang paling parah ialah kejang-kejang. Sebelum gejala yang paling buruk datang, lebih baik segera cek kesehatan ketika mengalami pusing yang terus menerus agar dapat diketahui sejak dini.

Janin kekurangan oksigen
Apabila tidak segera ditangani, hipertensi dapat menyebabkan pasokan oksigen ke janin berkurang. Hal ini disebabkan karena pasokan darah ke plasenta berkurang sehingga tidak membawa cukup zat makanan dan oksigen untuk janin.

Pertumbuhan janin terhambat
Jika pasokan darah untuk janin berkurang, maka zat makanan yang seharusnya diserap janin juga berkurang. Selain itu oksigen yang merupakan sumber kehidupan janin juga berkurang. Akibatnya pertumbuhan janin akan terhambat dan bisa menyebabkan bayi premature ketika dilahirkan.

Janin mati dalam kandungan
Hipertensi dapat menyebabkan hal yang sangat fatal yaitu matinya janin dalam kandungan. Apabila janin kekurangan nutrisi dan oksigen untuk menopang hidupnya janin dapat meninggal. Sebab janin hanya mengandalkan asupan nutrisi dan oksigen dari ibunya.

Kerusakan plasenta
Hipertensi juga dapat menyebabkan kerusakan plasenta ketika plasenta terlepas dari Rahim sebelum ibu melahirkan. Jika hal tersebut terjadi, ibu akan mengalami pendarahan dalam Rahim yang berbahaya baik untuk ibu maupun calon bayi dan dapat menyebabkan keguguran.

Untuk mencegah berbagai macam bahaya akibat dari hipertensi kehamilan, lakukan pengobatan sesegera mungkin ketika terjadi gejalanya. Periksakan pada dokter kandungan agar diperiksa pula keadaan janin dalam kandungan. Biasanya untuk mengobati tekanan darah tinggi diberikan obat untuk menurunkannya. Ada beberapa macam obat penurun tekanan darah yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Selama masa pengobatan, lakukan pemeriksaan secara berkala untuk mengetahui perkembangan janin dan melihat apakah ada efek samping dari penyakit yang diderita ibunya atau tidak.

Tindakan pencegahan sebelum tekanan darah naik yang membahayakan sangat diperlukan. Untuk mencegahnya hindari makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah. Jika sebelum hamil sudah memiliki penyakit hipertensi, konsumsi makanan yang dapat menurunkan tekanan darah seperti labu siam. Agar terhindar dari berbagai macam resiko, lebih baik lakukan pemeriksaan prenatal dan mempersiapkan program kehamilan secara matang bersama pasangan.

By: Babyologist Editor

852 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories