Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bahaya Tidak Mematuhi Prosedur SAP Cara Menyusui Yang Benar

FEEDING  |  20 May '18


SAP atau satuan acara penyuluhan adalah hal yang perlu diperhatikan oleh setiap ibu menyusui. Karena jika tidak diikuti, maka bisa berpotensi terjadi komplikasi saat menyusui seperti puting lecet.

Apa saja Fungsi dari SAP Cara menyusui yang benar ini?

  • Menghindari kelecetan pada puting susu ibu
  • Perlekatan menyusu pada bayi menjadi kuat
  • Bayi tidak rewel
  • Tidak akan terjadi gumoh.

Akibat jika tidak mematuhi SAP Cara menyusui yang benar

Beberapa di antaranya adalah: puting susu menjadi lecet, produksi ASI tidak optimal, membuat Bayi enggan menyusui, bahkan bisa menyebabkan bayi mengalami kembung. Puting susu yang lecet memiliki tanda-tanda seperti terkelupas, berwarna kemerahan, kering dan retak. Bukan hanya itu, puting yang mengalami lecet sangat perih jika tersentuh bahkan parahnya adapula yang berdarah.

Sebenarnya jika Mom mengikuti prosedur SAP cara menyusui yang benar, maka tidak akan terjadi infeksi jamur dari lidah bayi, terjadinya sumbatan pada saluran susu maupun tali lidah bisa disebabkan oleh lecetnya puting susu.

Di dalam SAP cara menyusui yang benar terdapat pula posisi yang benar ketika menyusui. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah suasana yang santai ketika menyusui. Kondisi yang nyaman membuat produksi ASI meningkat.

Menurut SAP, ada 3 cara menyusui yang benar, ya itu dekapan, football hold dan terakhir adalah posisi berbaring. Ketiga posisi tersebut memiliki poin tersendiri. Seperti posisi paling klasik yakni posisi dekapan. Posisi ini dinilai paling nyaman oleh kebanyakan Mom.

Untuk posisi football hold, biasanya dilakukan untuk Mom yang bayinya terlalu kecil karena kelahiran prematur ataupun ukuran payudara yang besar. Sedangkan untuk posisi berbaring, ini adalah metode bagi ibu menyusui yang baru pulih dari pembedahan caesar, adapun caranya dengan menyokong kepala ibu dengan lengan sedangkan lengan atas menyokong bayi.

Jika bayi sudah terlihat tenang, badannya menempel pada badan ibu, mulut si bayi terbuka lebar, dagunya menempel pada payudara ibu, bayi menghisap ASI dengan kuat namun iramanya pelan serta puting susu ibu tidak terasa nyeri, maka dapat dipastikan bayi sudah menyusui dengan benar.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

819 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.