Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bahaya Ruangan Kering untuk Kesehatan si Kecil

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  15 Oct '19


Banyak orang tua merasa lebih nyaman menghabiskan waktu dengan si Kecil di ruangan ber-AC. Namun, tahukah Moms bahwa ruangan ber-AC cenderung memiliki tingkat kelembapan udara rendah yang menyebabkan ruangan menjadi kering?

Meski sering dianggap sepele, ruangan kering tidak jarang menimbulkan masalah kesehatan. Tak hanya terjadi pada orang dewasa, tingkat kelembapan udara rendah juga dapat membahayakan anak-anak. Lalu, apa saja bahaya ruangan kering bagi kesehatan si Kecil?

Hidung Mimisan

Ada banyak penyebab hidung mimisan pada anak, salah satunya adalah udara kering. Terlalu lama berdiam diri di ruangan yang kering dapat menyebabkan selaput hidung mengering. Selaput hidung yang mengering ini dapat menyebabkan pengerasan kulit di dalam hidung. Ketika lapisan kulit dalam hidung mengering, kulit pun akan mudah iritasi dan berdarah jika tergores. Selain itu, kondisi udara yang kering juga dapat menyebabkan pembuluh darah halus di dalam hidung pecah. Hal inilah yang menyebabkan pendarahan pada hidung atau mimisan terjadi.

Iritasi Mata

Pernahkan Moms merasakan mata perih ketika berada dalam ruangan ber-AC? Karena hal tersebut, terkadang mata juga terlihat memerah. Ternyata hal ini berkaitan dengan tingkat kelembapan udara di dalam ruangan ber-AC. Tingkat kelembapan udara yang rendah dapat meningkatkan risiko iritasi mata. Hal ini diungkapkan oleh Peder Wolkoff dan S. K. Kjaergaard dalam penelitiannya yang dipublikasi di Environment International. Ia menegaskan bahwa mata membutuhkan udara dengan tingkat kelembapan udara ideal agar tetap sehat.

Dehidrasi pada Kulit

Kelembapan udara yang rendah memang berkaitan erat dengan kulit kering. Kulit yang kering inilah yang nantinya bisa memicu dehidrasi pada kulit. Sama halnya seperti dehidrasi pada tubuh, dehidrasi kulit juga sangat berbahaya jika terjadi pada si Kecil. Dehidrasi kulit bisa menyebabkan kulit menjadi kasar, gatal, menimbulkan ruam, hingga pecah-pecah. Jika hal ini dibiarkan, si Kecil bisa mengalami kondisi kulit yang lebih parah. Seperti yang kita ketahui, kulit kering bisa memicu terjadinya dermatitis atopik atau yang biasa kita sebut eksim.

Pada orang dewasa, ketiga bahaya ruangan kering tersebut dapat diatasi dengan mudah. Misalnya, untuk menghindari terjadinya mata iritasi akibat ruangan yang kering, Moms dapat meneteskan obat tetes mata. Selain itu, kulit yang kering pun bisa langsung dirawat dengan menggunakan produk hydrating, yaitu jenis pelembap dengan tambahan kandungan air sehingga kulit tidak kekurangan cairan. 

Dua cara tersebut belum tentu aman jika diterapkan pada anak-anak dan bayi. Kita perlu berhati-hati dalam memberikan produk yang bersentuhan langsung dengan anak. Cara yang lebih bijak dilakukan untuk menghindari bahaya ruangan kering adalah dengan menjaga kelembapan udara agar tetap ideal, tidak lembap, dan tidak kering.

Salah satu cara yang paling aman untuk menjaga kelembapan udara adalah dengan menggunakan air humidifier. Dilansir dari Hallo Sehat, kelembapan udara yang rendah dapat menyebabkan lapisan dalam hidung menjadi kering. Kondisi lapisan dalam hidung yang kering inilah yang membuat hidung mudah berdarah. Dengan menggunakan air humidifier, udara pada ruangan akan terjaga kelembapannya sehingga risiko hidung mimisan akibat udara kering pun dapat dihindari. 

Air humidifier juga dapat mencegah dehidrasi kulit pada si Kecil karena uap yang dikeluarkan oleh alat ini dapat menjadi pelembap alami untuknya. Dengan begitu, Moms bisa meminimalkan penggunaan lotion untuk si Kecil.

Selain dapat mencegah hidung mimisan dan dehidrasi kulit pada bayi, air humidifier juga bisa mencegah mata iritasi. Uap air humidifier dapat membantu menghambat penyebaran debu serta partikel asing di udara. Dengan begitu, kualitas udara pun menjadi lebih baik. Tak hanya bisa mencegah iritasi mata, kualitas udara yang baik pun akan memberikan manfaat lainnya untuk si Kecil seperti meringankan hidung tersumbat serta mencegah dan mempercepat penyembuhan sakit tenggorokan.

Agar menghasilkan kelembapan udara yang ideal, Moms harus mengatur tingkat uap dari humidifier agar tidak kurang dan tidak berlebihan. Sebab, udara yang terlalu lembap dapat memicu tumbuhnya jamur di dalam ruangan yang bisa mengganggu kesehatan si Kecil.

Untuk mempermudah Moms dalam mencari tahu tingkat kelembapan yang dibutuhkan, saat ini sudah ada air humidifier yang dapat mengatur uap udara yang dikeluarkan secara otomatis berdasarkan suhu ruangan Moms. Fitur tersebut tentunya akan sangat membantu Moms dalam mengatur kelembapan yang dibutuhkan.

Itulah beberapa bahaya dari ruangan yang kering. Dengan menjaga kelembapan ideal di dalam ruangan, Moms dapat mencegah bahaya-bahaya ruangan kering yang mungkin terjadi pada si Kecil.

Referensi: HalodocDetikCondair, WebMD, Hallo Sehat

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

5539 Babymoov Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bahaya Fluoride dalam Pasta Gigi Si Kecil

Moms, yuk ajari si Kecil sikat gigi sejak dini!

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

Di masa new normal ini, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh? Yuk, simak berikut ini.

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

Tahukah Moms bahwa tenggorokan yang kering dapat menyebabkan virus bertumbuh? Yuk, cegah dengan cara berikut ini!

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.