Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bahaya MPASI Dini

FEEDING  |  09 Jun '18

Menyiapkan MPASI bagi ibu muda di zaman masa kini menjadi sesuatu yang menantang namun sangat mengasyikan. Berbagai informasi medis menyebutkan pemberian waktu terbaik MPASI ialah di usia 6 bulan atau sekurang-kurangnya 180 hari. Namun masih ada juga masyarakat yang memberikan MPASI dini kepada buah hatinya. 

Melihat tradisi turun-temurun yang sulit dihindari, kondisi anak yang sering rewel membuat orangtua berasumsi anak tidak kenyang, lalu munculah desakan dari kerabat yang menganjurkan untuk segera diberikan makanan padat. Padahal bahayanya praktik MPASI dini bukan hanya menyebabkan infeksi pada pencernaan namun bahkan kondisi terburuk akan mengakibatkan kematian. 

Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa risiko bahaya MPASI dini seperti berikut ini:

1. Sulit Dicerna

Bayi di bawah 6 bulan belum memiliki pencernaan yang matang sempurna. Adanya asupan selain ASI akan membuat organ pencernaan bekerja berat.

2. Timbul Masalah Pencernaan

Seperti yang dipaparkan di atas bahwa jika bayi diberi makan sebelum saatnya, maka akan memberi beban berat pada organ pencernaan yang pengolahannya tidak akan maksimal. Akibatnya dapat timbul reaksi seperti konstipasi atau alergi.

3. Berpeluang Alergi

Kembali pada sistem pencernaan yang belum sempurna, makanan padat yang masuk seringkali dianggap sebagai benda asing. Maka pertahanan diri tubuh beraksi menjadi alergi yang muncul bisa dalam bentuk diare, muntah atau gatal. 

4. Bayi Rentan Terkena Bakteri

Tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Begitu pula dengan berbagai enzim pencerna makanan yang dapat melindungi tubuh dari ancaman makanan yang mengandung bakteri. Pemberian ASI eksklusif 6 bulan akan membentuk imun tubuh guna menutup kemungkinan terjadinya reaksi negatif dari MPASI. 

5. Nutrisi Yang Tidak Baik

Jika Mom memberi makan bayi sejak dini, pasti Anda memberikan makanan dengan tekstur sehalus dan secair mungkin. Padahal WHO menganjurkan tekstur semi kental pada pemberian makanan padat bayi. Hal ini berkaitan agar tidak hilangnya nutrisi yang terkandung dalam makanan itu sendiri. 

6. Risiko Tersedak

Jika bayi yang belum dapat duduk apalagi merangkak diberikan makanan padat maka ia akan makan dengan postur yang kurang baik (kurang menegakkan kepalanya). Hal ini sangat rawan menyebabkan ia tersedak. Tersedak sendiri cukup mengerikan ya Moms jika tidak mengetahui teknik mengatasinya. 

Apabila ada suatu kondisi medis yang memang mengharuskan anak untuk MPASI dini, sebaiknya perlu konsultasi dengan dokter terkait terlebih dahulu ya Moms. 

 

Semoga bermanfaat. 

By: Chriesty Anggraeni.

489 Chriesty Anggraeni

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.

Resep MPASI Chawan Mushi (12m+)

Apakah si Kecil sudah berusia 1 tahun Moms? Mungkin resep ini bisa dicoba. Isinya bisa divariasikan loh!

Resep Waffle

Selain mudah dan cepat dibuat, resep ini dapat disajikan untuk sarapan maupun dijadikan cemilan loh Moms!

Bagaimana Cara Melibatkan Dads dalam Kegiatan Menyusui?

Bagaimana cara melibatkan seorang ayah dalam kegiatan menyusui?

Jenis Pompa ASI Terbaik

Mana lebih bagus? Pompa ASI manual atau pompa ASI listrik?

Panduan Memberikan Makanan Bayi 11 Bulan dan Contohnya

Apakah si Kecil sudah menginjak usia 11 bulan Moms? Yuk, siapkan pelajari cara pemberian makanan untuk si kecil.

Olahan Teri Nasi yang Kaya Manfaat

Apakah Moms mengetahui bahwa ikan memiliki banyak manfaat untuk si Kecil? Yuk, coba beberapa resep mengolah ikan!

Perkedel Daging Keju

Membuat perkedel adalah hal yang cukup mudah, perkedel bisa jadi pilihan makanan untuk anak yang lagi bosan dengan nasi.

Perbandingan UHT Milk dan Fresh Milk

Kapan si kecil boleh mengkonsumsi Susu UHT / Freshmilk ? Apakah Moms sudah mengetahui perbedaan susu UHT dan freshmilk?

Kiat Menghadapi Anak GTM

Apakah anak Moms sedang memasuki masa GTM? Bagaimana cara menghadapi anak GTM? Yuk, simak kiat-kiat berikut.

Bolabi Snow White

Si kecil tidak harus selalu konsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat, bisa saja menggantinya dengan ubi loh Moms!

Persiapan MPASI Saat Mudik

Libur hari raya Idul Fitri sudah dekat, apakah Moms sudah menyiapkan keperluan untuk si Kecil saat mudik nanti?

Tahu Kriuk Isi

Apakah Moms adalah seorang pecinta tahu seperti Mom Lilia? Yuk, coba resep mudah dengan bahan dasar tahu!

Cheese Cookies

Cheese cookies ini sangat mudah dibuat dan dapat menjadi cemilan kesukaan si Kecil loh Moms! Mari dicoba.

Creamy Oreo Cheese Cake

Sedang kehabisan ide untuk membuat cemilan untuk si Kecil? Mungkin resep berikut bisa dicoba nih Moms!

Fresh Milk VS Susu UHT VS Susu Formula

Masalah persusuan memang tidak pernah selesai, setelah ASI pastinya Moms sering bingung ingin memilih yang mana kan?

Takoyaki Homemade

Jajanan jepang sudah banyak di indonesia, yuk coba buat sendiri di rumah, tentunya kesehatan terjamin Moms!

Resep MPASI Beef Patties (12m+)

Bagi Moms yang bingung cara mengolah daging untuk menu MPASI si kecil, bisa mencoba resep beef patties ini.

Orange Yoghurt Pudding, Dessert Berbahan Yoghurt Kaya Manfaat

Dessert berbahan yoghurt bisa menjadi sajian menarik untuk si kecil dan memberikan manfaat positif bagi tubuh loh Moms.