Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bahaya Baby Blues

MY STORY  |  OTHERS  |  29 Jan '20


Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues.

Menurut saya, Baby Blues sangat berbahaya. Selama kehamilan sampai dengan melahirkan, seorang Ibu bisa dikatakan sangat kuat dan tegar, namun setelah merasakan Baby Blues bisa menjadi cengeng, manja, dan lemah dalam satu waktu. Sangat tidak mengenakkan. Awalnya saya berpikir akan menjadi 20% Ibu yang nantinya tidak merasakan Baby Blues karena saya sudah cukup banyak research terkait tata cara mengatasinya. Tapi ternyata tidak semudah itu menghindari Baby Blues. Tidak pandang bulu, tidak pandang waktu.

Semua Ibu pasti tidak sabar ingin bertemu anaknya, sedari hari pertama kehamilan sudah dijaga pola makannya, tidak boleh terpapar angin, tidak boleh sampai merasa tidak nyaman dan lainnya. Sangat dijaga selama 9 bulan lamanya. Sampai saat detik akan melahirkan pun, seorang Ibu berusaha semaksimal mungkin agar segera bertemu dengan sang buah hati. Ternyata semangat itu bisa redup dalam waktu yang singkat. Hari ketiga, hari keempat sampe 2 minggu seterusnya, perasaan sedih dan bersalah terus menghantui. Setiap melihat Maryam tidur pasti saya menangis, saat Maryam bangun saya juga menangis, setiap momen yang saya lalui dengan Maryam, pasti saya menangis. Terutama saat suami pulang kerja saya akan menangis sesenggukan.

Menurut penelitian hal tersebut wajar terjadi karena adanya perubahan hidup yang sangat signifikan, awalnya hanya hidup berdua dengan suami, apapun bisa dilakukan dengan leluasa, ingin bermanja-manja, ingin nonton bioskop, ingin makan di restoran, ingin ini itu dan banyak yang lainnya, tapi setelah punya bayi, tidak bisa dipenuhi. Selama ini hanya mengurus diri sendiri dan suami, tapi sekarang menjadi bertiga, waktu bersama suami berkurang, tidak ada waktu mengurus diri sendiri, semua waktu terkuras untuk mengurus bayi. Begadang, puting lecet, payudara bengkak, ambeien, sulit tidur, sulit mencari waktu untuk makan, padahal ibu menyusui itu sangat mudah lapar dan haus, belum lagi jika kondisi bayi yang tidak prima atau ada penyakit tertentu dan banyak hal lainnya yang mempengaruhi psikologis Ibu saat itu.

Dan yang paling membuat psikologis tertekan itu biasanya adalah judgemental lingkungan sekitar. Contohnya kata-kata seperti "jangan begini, jangan begitu, jangan diginiin nanti begitu atau jangan digituin nanti begini atau kok gitu sih ngerawatnya kok gini sih ngasuhnya bla bla bla", banyak larangan-larangan yang tidak logis dan tidak sesuai medis, orang bilang itu mitos atau adat. Jujur saja, saya adalah salah satu orang yang sangat amat membenci mitos, tidak logis, tidak sesuai ajaran agama, dan tidak ada sumber medis terpercaya.

Saat seorang Ibu terkena Baby Blues, semua kata-kata judgemental tersebut sangat terbawa ke perasaan "apa iya saya salah, apa iya karena saya, anak saya jadi sakit, apa begini, apa begitu", semua hal yang saya lakukan menjadi serba salah.

Setelah Baby Blues hilang, pikiran saya mulai jernih, semua mitos-mitos tidak berdasar tersebut bisa saya sangkal dengan ilmu pengetahuan saya tentang medis dan tentunya info dari DSA serta dari berbagai sumber terpercaya. Intinya, jika ada keluarga sendiri atau bahkan orang luar yang berani berkomentar tidak logis dan menyarankan hal-hal berbau mitos, saya hanya akan menjawab sekali dan selebihnya saya akan diam. Saya tetap akan memakai cara saya yang paling saya yakin benar, tentunya dari sumber-sumber terpercaya dan jelas secara medis serta agama. Karena saya yakin, setiap bayi itu dilahirkan unik tidak bisa disamakan satu sama lain, sehingga cara merawatnya pun berbeda-beda. Saat kamu merasakan Baby Blues, jangan pasrah.

Beberapa hal yang bisa saya sarankan untuk mengatasi Baby Blues:

1. Ceritakan dan ungkapan ke orang terdekat, seperti suami atau sahabat, tujuannya agar didukung dan diberi semangat. Jangan dipendam ya!

2 . Jika tidak ada yang mendukung atau memberi semangat (justru menjudge caramu merawat bayi), sangat disarankan mempekerjakan Nanny atau ART yang bisa membantu menjaga anakmu, supaya pikiran bisa lebih jernih dalam merawat bayi.

3. Sebisa mungkin istirahat saat punya kesempatan, jangan pikirkan rumah kotor dan lainnya, fokuskan kepada bayi dan diri sendiri.

4. Jangan lupa berdoa dan beribadah sesuai kepercayaan masing-masing

5. Boleh mencoba mencari waktu sedikit untuk menonton film yang diminati, atau olahraga simple di kasur agar lebih fresh.

Alihkan selalu pikiran ke hal yang menyenangkan. Dibawa happy, refresh diri sendiri dengan hal-hal yang disenangi. InsyaAllah pelan-pelan Baby Blues akan segera pergi menjauh.

Jika setelah 1 bulan Baby Blues masih belum menghilang, disarankan segera konsultasi ke dokter, hal tersebut merupakan depresi lanjutan pasca melahirkan. Dan sangat berbahaya untuk kesehatan Ibu dan bayinya, karena bayi yang baru lahir masih sangat membutuhkan kasih sayang dan dekapan Ibunya. Sangat mempengaruhi perkembangan otak si bayi.

Untuk semua new mother diluar sana, please always be happy! Tidak ada yang lebih mengharukan dari sebuah proses menjadi seorang Ibu. Kalian hebat :)

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2803 Annisa Aida M

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kontrak Pra-Nikah, Sudah Tau Moms?

Kontrak pra-nikah atau yang juga biasa disebut sebagai prenup, sebetulnya apa ya? Mari simak bersama berikut ini.

Masa Pandemi Jadi Sering Ribut Dengan Pasangan? Ini Penyebabnya

Kenapa ya selama masa karantina mandiri ini jadi sering ribut dengan suami? Coba simak yang satu ini.

Ratus Pasca Persalinan, Yes or No?

Moms pernah mendengar istilah ratus? Yuk simak cerita berikut ini.

Pandemic Membuatku Jadi Makin Mesra

Simak tips semakin mesra selama pandemi berikut ini yuk Moms and Dads!

Cerita Lebaran Tahun Kedua Fiersa

Meskipun Lebaran tahun ini berbeda, tapi tetap merupakan momen yang perlu dirayakan. Yuk simak cerita berikut ini.

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.

Rekomendasi Kado yang Bermanfaat untuk Teman yang Baru Melahirkan

Ketika dapet kabar dari temen kalo dia udah melahirkan, pasti kita juga ikutan seneng ya, moms.