Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bagaimana Mengobati Sakit Rubella?

HEALTH TIPS  |  01 May '18


Anda pasti sudah mengetahui betapa berbahayanya penyakit rubella. Banyak orang yang menghindari penyuntikan DT yang dianjurkan menteri kesehatan sebagai tindak pencegahan virus rubella. Namun sakit Rubella ternyata dapat disembuhkan dengan beberapa kegiatan teratur dan tidak membutuhkan banyak biaya pengobatan.

Apa saja cara mengatasi sakit Rubella?

  • Yang pertama adalah mengonsumsi makanan bernutrsi. Dianjurkan untuk makan-makanan bernutrisi agar sistem imunitas tubuh bertambah kuat dan mendapatkan cukup nutrisi.
  • Jika Anda sakit Rubella, harap jangan terlalu melakukan kegiatan yang berlebihan yang mengakibatkan kelelahan berlebih. Istirahat yang cukup seperti tidur misalnya mampu membantu regenerasi sel.
  • Menjaga jarak dengan orang lain juga menjadi hal yang penting, karena penyakit ini adalah penyakit yang dapat menular.
  • Konsultasi ke dokter. Seringkali gejala ringan diabaikan, tetapi bisa saja gejala tersebut mengindikasikan sakit rubella. Jika Anda merasa sakit kepala, demam, serta gata-gatal, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Karena sakit rubella tidak cukup diindetifikasi dari gejalanya, oleh karena itu perlu pemeriksaan dokter untuk melakukan cek darah apakah terdapat virus rubella atau tidak.

Apa saja Pencegahan sakit Rubella?

Seperti yang kita tahu, bahwa vaksinasi merupakan tindakan pencegahan yang dipandang paling efektif untuk menghindari sakit Rubella, terutama untuk wanita yang akan hamil diperlukan vaksinasi 3 bulan sebelum kehamilan agar bayi dan ibu aman dari penyakit ini.

Selain sakit Rubella, vaksin MR juga dapat mencegah penyakit campak dan gondong. Vaksin MR ini dapat melindungi segala penyakit campak dan rubella. Seperti namanya, Vaksin MR merupakan vaksin untuk measles atau campak (M) dan Rubella (R). Sedangkan vaksin MMR adalah kombinasi 3 vaksin, yaki vaksin MR dan vaksin Mumps atau gondongan (M)  

Vaksin MR dianjurkan diberikan untuk anak usia 9 sampai 15 tahun melalui suntikan pada jaringan lemak atau subkuntan lengan atas. Adapun Vaksin MR juga dapat diberikan ketika anak berusia kisaran 6 tahun atau setara dengan anak kelas 1 SD untuk memperkebal tubuh dari virus rubella. Adapun untuk usia dewasa dan anak-anak , mereka hanya dianjurkan mendapatkan satu kali suntikan vaksin MMR. Berbeda sengan vaksin MR yang dapat diberikan pada usia berapapun. Jika anak sudah mendapatkan suntik MMR, maka suntik MR boleh diberikan. 

Sedangkan untuk wanita hamil, sangat dianjurkan untuk mereka melakukan pemeriksaan darah ketika merencanakan kehamilan. Karena ini dianjurkan untuk wanita agar merencanakan kehamilan dengan memeriksakan diri melalui tes darah terlebih dahulu. Namun vaksinasi untuk pencegahan sakit Rubella ini tidak bisa diberikan ketika hamil

Tindakan lain untuk mencegah sakit Rubella ini diantaranya menghindari kontak langsung  dengan orang yang menderita penyakit ini dan senantiasa menjaga kebersihan diri serta lingkungan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

957 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.