Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bagaimana Membentuk Kebiasaan Tidur Si Kecil?

MY STORY  |  PARENTING  |  15 Oct '18


Repot tidak sih Moms kalau si Kecil mau tidur aja harus nenen terus nempel terus, kalo lepas, melek lagi deh dia. Pegal tidak sih tangan kayak mau misah dari badan atau harus digendong diajakin keliling dulu, tapi kalau ditaruh biasanya bangun. Kalau dipikir-pikir, jika begini terus anak bakal jadi susah tidur karena kebiasaan tidurnya ribet.

Setiap mau tidur banyak dramanya dulu, kenapa harus begini? When sleeping is easy, tinggal merem? Ditambah jam tidur anak juga bakal berantakan karena dia tidur kalo udah benar-benar ngantuk. Itulah kenapa sleeping habit harus diterapkan sedini mungkin. Karena semakin besar si Kecil semakin susah.

Saya dari kecil dibiasakan tidur dengan suasana kamar yang gelap, cuma terang dari lampu kecil dan AC yang nyala. Di rumah nenek yang memang kotanya dingin kamarnya pake exhaust. Makanya suara bergemuruh dari AC atau exhaust, itu seperti soothing sound buat saya. Dan itu nempel banget ya sampai dewasa, kalau suasana kamar tidak seperti itu, saya susah tidur. Sekarang sih tidur gimana juga bisa, capek mengurus anak seharian jadi mudah merasa ngantuk.

Saya coba menerapkan hal ini ke Yasmine dari dia umur 4 bulan. Saya buat jam tidur yaitu jam 8 malam, paling lambat jam 9. Lampunya hanya lampu tidur yang redup gitu dan exhaust nyala buat membantu dia relax karena suara-suara berisik bergemuruh gitu kan white noises buat bayi ya. Berhubung saya tinggal di daerah yang super duper dingin banget jadi saya tidak menggunakan AC.

Saat sudah jam tidur saya bawa Yasmine ke kamar, saya letakkan di kasur dan saya direct breastfeeding sambil tiduran, begitu aja tidak perlu digendong-gendong untuk dininabobokan. 2 hari pertama dia marah-marah karena kebiasaan digendong-gendong itu tapi saya tidak goyah Moms, saya mencoba kuat walaupun tidak tega dan saya hanya temenin di tempat tidur sampai akhirnya dia tidur karena ngantuk juga akhirnya.

2 hari saja, selebihnya dia mulai terbiasa, sebelum tidur tapi diganti jadi kebiasaan direct breastfeeding sambil tiduran sampai ketiduran, dia langsung mengerti, kalau tiduran dan saya kasih susu dia langsung merem. Saya kasih jeda dulu sekitar seminggu dengan kebiasaan baru biar dia benar-benar lupa dengan kebiasaan awalnya tersebut.

Setelah itu saya rubah lagi kebiasaannya, sekitar setengah jam sebelum jam tidur, saya kasih susu dulu sampai dia kenyang di luar kamar, di tempat yang terang. Biar dia bisa bedain dan mengerti, kalau gelap itu tempat di mana dia harus tidur. Saat jam tidur aku taruh di kasur terus saya diamkan, saya tiduran di sebelahnya, merem pura-pura tidur.

Prosesnya ini memang agak lama ya. Dia bengong-bengong sambil ngempeng tangan, terus dia hanya melihat saya, senyum-senyum sampai ketawa ke saya maksud hati ia ingin mengajak main tapi saya diamkan saja. Setengah jam kemudian dia mulai kesel, kakinya diangkat-angkat dan dibanting-banting ke kasur. Tangan dan kepalanya juga tidak mau diam, nengok kanan kiri dengan penuh emosi. Lama-lama dia tidak marah-marah lagi.

Mulai bengong lagi terus matanya mulai nutup-nutup gitu Moms. Tapi melek lagi, terus merem lagi, melek lagi sampai akhirnya benar-benar merem dan tidur. Selama proses menidurkan anak, saya tidak gunakan selimut dan tidak ada barang apapun yang terjangkau sama tangannya. Karena kalau tidak, selimut atau guling atau apapun itu bakal dia jadiin mainan dan akhirnya tidak tidur-tidur.

Besoknya saya coba lagi, memang lama ya Moms prosesnya, bisa makan waktu satu jam bahkan mungkin lebih. Tapi ini penting loh. Sekitar seminggu lebih setiap hari begini akhirnya dia ngerti dan menidurkan Yasmine jadi hal yang mudah banget. Tinggal kasih susu sampe kenyang, bawa ke kamar, taruh di kasur, dia langsung otomatis nyoba buat tidur dan merem-merem, tidak sampai 10-15menit dia tidur.

Yang terpenting di sini adalah konsistensi dan kesabaran Moms. Harus konsisten sama jam tidur dan kebiasaan tidur yang kalian terapin buat si Kecil. Misalkan kebiasaan tidur yang Moms terapkan itu matiin lampu, atau pakai soothing sound, lullaby, atau proyektor. Apapun itu yang penting harus diterapkan setiap malam bayi mau tidur biar dia merekam kebiasaan itu dan dia paham, "oh lampunya mati nih, aku harus tidur".

Kalau tidak konsisten, ya anak tidak akan mengerti. Bagaimana kalau tidur siang? Sama kayak tidur malam. Pokoknya harus buat beda ya suasana ruangan di mana dia tidur dan suasana ruangan dia beraktivitas sehari-hari, agar dia mengerti itu tempat di mana dia harus tidur.

Ingat ya Moms, konsistensi dan kesabaran itu kuncinya. Kalau sabar, semuanya terasa mudah kok.

Semoga bermanfaat.

By: Nuraini Fatyyah

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1335 Nuraini Fatyyah

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.