Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bagaimana Cara Menumbuhkan Rambut si Kecil yang Tipis?

MY STORY  |  OTHERS  |  31 Jul '18

Bagi Moms yang baru melahirkan dan melihat si buah hati memiliki rambut yang tipis, tentu merasa sedikit cemas apakah nantinya rambut si Kecil bisa tumbuh lebat atau tidak. Hal ini pun saya rasakan pada saat melihat buah hati saya memiliki rambut yang sangat tipis ketika lahir. Padahal saya memiliki rambut yang cukup tebal. Hampir semua orang yang mengunjungi kami mengatakan bahwa anak saya tidak memiliki rambut dan hal tersebut membuat saya sedih, meskipun memang demikian adanya.

Ketika tiba saatnya si Kecil untuk dicukur, saya pun merasa semakin cemas dan sedih karena dalam waktu 1 bulan rambutnya tidak tumbuh dan harus di cukur habis. Ada sedikit ketakutan di hati saya, bagaimana kalau rambutnya tidak tumbuh. Dari lahir, perawatan rambut yang saya berikan kepada anak saya adalah keramas sehari 2x sambil dipijit untuk merangsang pertumbuhan rambutnya. Dan setelah keramas, saya menggunakan baby hair lotion dari Zwitsal, yang merupakan rekomendasi dari kakak saya kemudian saya pijit pelan-pelan dan anak saya pun terlihat menyukai kegiatan ini. Langkah terakhir, saya sisir rambutnya secara berulang menggunakan sisir bulu untuk bayi. Namun sampai si Kecil berusia 5 bulan pun rambutnya tumbuh sedikit dan tipis.

Ketika bertemu saudara, mereka memberi tips mulai dari menggunakan hair lotion merek lain, hingga memberikan mentega di kulit kepala bayi. Saya juga mencari tips serta produk yang dapat menumbuhkan rambut di internet. Namun justru membuat saya bingung karena terlalu banyak tips. Sebagai ibu baru saya masih kurang pengalaman dan saya khawatir untuk mencoba segala macam tips yang ada, karena anak saya sempat mengalami cradle crap (kerak di kepala) beberapa hari setelah lahir dan membutuhkan waktu 1 bulan untuk sembuh. Jadi saya memilih bertahan dengan produk yang sudah saya gunakan karena tidak menimbulkan iritasi pada bayi saya. Kecemasan tentang rambut tipis bayi saya ini berlangsung cukup lama karena sampai usia 1 tahun pun rambutnya masih tipis. Ibu saya yang mengetahui hal ini memberi nasihat agar saya lebih sabar dan tidak perlu cemas, hal yang perlu saya lakukan hanya telaten melakukan perawatan rambut yang sudah saya lakukan agar nanti terlihat hasilnya. Saya bersyukur, kini di usia 20 bulan hasilnya sudah terlihat dan membuat saya bahagia sekaligus puas. Rambut si Kecil sudah cukup tebal dan agak panjang, sudah saya rapikan dua kali di bagian poni dan samping belakang telinga.

Jadi untuk Moms yang memiliki anak berambut tipis jangan sedih, cemas, dan jangan menyerah. Kuncinya adalah "telaten".

Semoga bermanfaat.

By: Arlita Widyasar

1754 Arlita Widyasari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Gendong Takkan Membuatnya Menjadi Manja

Mom, ada yang pernah denger orang-orang bilang “Jangan gendong terus, nanti bau tangan”? Benarkah hal tersebut?

Long Trip Holiday Baby Gian (Part 1)

Apakah Moms ingin mengajak si Kecil pergi dengan perjalanan yang jauh? Apa saja yang harus disiapkan?

Pengalaman Menggunakan KB IUD pasca Plasenta

Sejak saya hamil, saya sudah mulai merancanakan KB apa yang akan saya gunakan nanti setelah melahirkan.

Persiapan Dini Agar Postpartum Nyaman Tanpa Baby Blues

Hai bumil-bumil cantik.. sedang hamil anak pertama? Saya pernah merasakan bagaimana excited-nya hamil pertama kali.

Pengalamanku Mengalami Babyblues

Adakah yang merasakan babyblues diawal jadi new mom? Banyak yang mengalaminya, cara mengatasinya bagaimana?

Kids Toilet di Pusat Perbelanjaan

Apakah si Kecil sedang belajar toilet training Moms? Mungkin bisa dicoba mampir ke tempat yang terdapat kids toilet!

Menghadapi Long Distance Marriage (LDM) Dengan Batita dan Kehamilan

Apakah Moms akan atau sedang menghadapi long distance marriage? Tidak prelu khawatir, yuk simak pengalaman mom Melissa!

Pillow Talk saat LDM, Gimana Caranya?

Aku Mama Nadine yang sedang menjalani LDM nih. Pasti ada yang mengalami sama juga ya sepeti mama Nadine.

Say No to Mom Shaming

Sesama ibu, harusnya kita lebih bijak dalam berkata pada ibu lain bukannya saling menghujat

Tips Anti-stress untuk Full Time Mommy

Menjadi full time mommy tentunya bukanlah hal yang mudah. Sejak berhenti kerja, saya merasa kesibukan justru makin bertambah.

Tips Berhemat di Bulan Ramadhan untuk Pasutri!

Bulan Ramadhan memang identik dengan beragam minuman dan makanan khas untuk berbuka puasa.

Tidak Perlu Perlengkapan Baby Ini, Sewa aja Moms!

Hai hai hai Moms and Dads. Siapa disini yang kalap beli perlengkapan baby? Sayaa!

Serunya Bergabung di Babyologist!

Halo Moms, saya mulai bergabung di Babyologist sejak awal bulan Februari 2019.

Pentingnya Peranan Ayah Pasca sang Ibu Melahirkan

Tahukah Dads, bahwa Moms butuh support dari Dads bukan hanya pada saat Moms masih hamil.

Persiapan Photoshoots Newborn Baby

Photoshoot Newborn lagi trend di zaman sekarang, kira-kira apa yang harus disiapkan sebelum melakukan photoshoot?

Seberapa Penting Me Time bagi Seorang Ibu?

Kalo buat aku yang FTM (full time moms) itu sangat sangat penting moms.

Tips Membuat Anak Tidur Nyaman Di Stroller

Bagaimana cara membuat si Kecil nyaman bahkan sampai tertidur di stroller?

Barang yang Wajib Ada Di Diaper Bag Versi Saya

Apa saja barang-barang yang wajib masuk di dalam diaper bag ala Mom Hermawati?

KB Suntik atau IUD (Spiral)?

Moms sedang ingin melakukan KB? Yuk cari tahu positif dan negatif dari KB suntik dan IUD

Kapan Bayi Boleh Diajak Berenang di Kolam Umum?

Mengajarkan bayi untuk berenang banyak manfaatnya, nah berikut ini tips mengajak bayi berenang di kolam umum