Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bagaimana Cara Memeriksa Pendengaran Anak?

MY STORY  |  14 Oct '18


Halo Moms! Kali ini saya mau membagikan pengalaman tes OAE anak saya. Berhubung sangat sedikit Moms yang sharing tentang hal ini. 

Apa Itu Pemeriksaan OAE? 

OAE (Oto Acoustic Emission) adalah gelombang yang dihasilkan oleh sel rambut halus bagian luar dari rumah siput, setelah diberi stimulus. Pemeriksaan OAE menghasilkan gelombang, gelombang yang dihasilkan tersebut menjadi indikasi bahwa rumah siput bekerja dengan baik, yang berhubungan langsung dengan fungsi pendengaran. 

Kapan anak melakukan pemeriksaan OAE? Tergantung di rumah sakit mana bayi dilahirkan atau sesuai keinginan orang tua. Di RS tempat saya bersalin, setiap bayi yang lahir akan menjalani pemeriksaan OAE. Bahkan di beberapa negara maju, pemeriksaan OAE ini diwajibkan bagi semua newborn. Biasanya disebut sebagai “Universal Newborn Screening”.

Bagaimana Prosedur Pemeriksaannya?

Pemeriksaan dilakukan pada saat anak sedang tertidur, kondisi sekitar tenang. Sebuah alat yang mirip earphone dilapisi dengan sumbatan lembut kemudian dipasangkan ke telinga bayi. Setelah pemeriksaan selesai, alat tersebut akan langsung mencetak hasil dari pemeriksaan berupa struk. Jika hasilnya PASS, maka si bayi berhasil melalui tes. Namun jika REFER, kemungkinan ada kelainan. Hasil tersebut hanya boleh dibacakan oleh dr.SpA, jika ditemukan kelainan maka akan di rujuk ke dr.SpTHT. 

Di RS tempat saya bersalin, setiap bayi yang baru lahir, 2 hari kemudian akan dilakukan pemeriksaan OAE. Setelah hasil keluar, dibacakan oleh DSA saat kontrol pertama kali setelah pulang dari rumah sakit. Sewaktu kontrol, DSA membacakan hasil pemeriksaan anak saya bahwa di telinga kanannya REFER atau tidak lulus uji tes. Berdasarkan keterangannya bahwa “sel rambut luar koklea pada telinga sebelah kanan: ada kelainan”. Kemudian telinga sebelah kiri hasilnya PASS, yaitu dia lulus uji pemeriksaan OAE (normal). Hasil rekomendasinya adalah perlu dilakukan evaluasi pendengaran ulang (tes OAE ulang) di usia 1 bulan. Kemudian kami dirujuk menuju poli THT, di sana dijelaskan mengenai prosedur tes OAE dan proses stimulasi OAE, bagian-bagian telinga dan sebagainya. Dokter mengatakan, hasil tes yang REFER bisa jadi karena terdapat sisa-sisa cairan yang tertinggal pada telinga bayi saat proses persalinan berlangsung (air ketuban, dll). 



Faktor Pemicu Kelainan Pendengaran pada Anak

Risikonya bisa disebabkan oleh:

  1. Pasca Rawat ICU
  2. Riwayat Prematur
  3. Riwayat Hiperbilirubin (bilirubin tinggi dengan transfusi darah)
  4. Riwayat Masalah Pendengaran pada Keluarga (Tuli genetik) 
  5. Ibu dengan IgM TORCH, VDRL (+)
  6. Anomali Craniofacial
  7. APGAR SCORE 0-4 / 0-6
  8. Riwayat Pemakaian Ventilator lebih dari 5 hari.
  9. Riwayat Meningitis Bakteri.

Lalu, Apa Tindakan Selanjutnya?

Berdasarkan saran dokter, orang tua harus melakukan observasi sembari menunggu usia anak 1 bulan. Kemudian dilakukan pemeriksaan OAE berikutnya. Jika tes berikutnya tetap menunjukkan hasil yang sama, maka harus dilakukan tes BERA (Brainstem Evoked Response Audiometry). Jika hasilnya tetap sama, perlu diskusi kembali untuk menentukan apakah si Kecil butuh alat bantu pendengaran atau tidak, karena gangguan pendengaran ada tingkatannya yaitu ringan, sedang dan berat. Setiap kondisi akan menerima penanganan berbeda-beda sesuai dengan tingkatannya. 

Di rumah, saya stimulasi pendengarannya setiap hari dengan mengajak dia mengobrol sambil menatap matanya, memberikan permainan yang dapat menstimulasi pendengarannya (rattle, dll).

Tibalah saatnya pemeriksaan OAE kedua. Prosedurnya kami dipersilakan masuk ke ruangan khusus, saya diminta oleh suster untuk menyusui anak saya hingga ia tertidur. Kemudian dipasanglah alat pemeriksaan OAE, kami diminta untuk sebisa mungkin tidak membuat suara-suara. Setelah selesai, hasilnya langsung dibacakan oleh dr.SpTHT, yaitu kedua telinganya REFER. Lagi-lagi hasil rekomendasi dokter mengatakan bahwa kami harus evaluasi pendengaran dengan OAE / melakukan pemeriksaan BERA / BOA / VRA pada saat anak berusia 3 bulan sambil menstimulasi pendengarannya.

Seiring berjalannya waktu, anak saya mulai menunjukkan respons tentang pendengarannya. Mulai mengenali namanya, menirukan suara-suara dan masih banyak lagi. Setelah berkonsultasi dengan dokter, diputuskan bahwa anak saya tidak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, namun tetap melakukan observasi di rumah jika ditemukan hal-hal yang tidak di inginkan. 

Sedikit tips buat Moms yang belum pernah melakukan pemeriksaan OAE dan anaknya menunjukkan tanda-tanda gangguan pendengaran atau speech delay (terlambat bicara), saran saya sebaiknya segera melakukan pemeriksaan OAE agar segera mendapat penanganan yang tepat.

Semoga bermanfaat.

By: Nabila Adelea

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1758 Nabila Adelea

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Babyo Awards 2022: Vote Sekarang & Menangkan Hadiahnya!

Mana brand favorit jagoan Moms? Vote disini sekarang, dan dapatkan hadiahnya ya!

Hybrid Learning, Siapa Takut?

Hybrid Learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Persiapan Libur Panjang, Yuk Intip Aktivitas Seru untuk si Kecil

Persiapan Libur Panjang, Yuk Intip Aktivitas Seru untuk si Kecil. Meski

Rekomendasi ASI Booster versi Babyo

Agar Moms bisa menimbang kebutuhan ASI booster yang sesuai, berikut adalah rekomendasi ASI booster untuk ibu menyusui versi Babyo. Bagaimana [...]

Mom, Keluargaku Menentang Kehamilanku

SELASA CURHAT: Keluarga sama sekali ga membantu aku. Malah bilang, "Rasain tuh suruh siapa hamil". Padahal aku dan suamipun ga merencanakan. [...]

Mom, Apa Semua Harus Jadi Salahku?

SELASA CURHAT: Akhir-akhir ini aku ngerasa hambar dengan pernikahan ini. Aku harus gimana ya moms?

Mom, Apakah Ngidamku Ini Salah?

SELASA CURHAT: Aku ingin curhat seputar ngidam pada kehamilan, ada yang bilang ngidam itu wajar dan ada juga yang bilang itu cuma [...]

Kesempatan Kedua Setelah Kehilangan

APA KATA MOMS? Bagaimana sih menurut Moms tentang kesempatan kedua setelah kehilangan (keguguran)?

Mom, Aku Tidak Didukung Menyapih

SELASA CURHAT: Aku merasa tidak mendapat support darimana-mana. Di rumah sendiri aku kewalahan, di rumah orangtua aku dikomentarin.

Mau Me Time, Tapi Kepikiran Anak

APA KATA MOMS? Bagaimana sih cara Moms menjalani me time tanpa rasa bersalah dan jadi kepikiran soal anak?

Moms, Apakah Hubunganku dengan Suami Sehat?

SELASA CURHAT: Aku seringkali berdebat sama suami soal banyak hal termasuk cara mendidik anak. Apa memang semua rumah tangga awalnya begini ya [...]

Salah Banget Ya, Gunakan MPASI Instan?

APA KATA MOMS? Tentunya Moms punya pertimbangan sendiri memilih MPASI Instan, yang notabene juga bisa memenuhi kebutuhan gizi si kecil.

Moms, Anakku Susah Diatur

SELASA CURHAT: Anakku belakangan ini dia mudah sekali ngambek kalo kehendaknya gak di turutin, mulai agak jail sama teman-temannya, dan kalo aku [...]

Komentar Nyebelin untuk Ibu Hamil

APA KATA MOMS? Bagaimana Moms menghadapi orang yang suka berkomentar 'nyebelin' untuk ibu hamil?

Anti Panik Menjaga Kesehatan Gigi Anak 0-3 Tahun

Hallo parents, pernah tidak merasa kesulitan menjaga kesehatan gigi anak?

Membuat Anak Mencintai Negara Indonesia

Sudahkah kita sebagai warga negara Indonesia memiliki rasa cinta kepada tanah air kita?

Moms, Aturan Anakku Dilanggar Kakek Neneknya

SELASA CURHAT: Aku selama dirumah jarang banget kasih anakku jajanan MSG atau cokelat yang ga bagus untuk giginya. Eh giliran di rumah kakek [...]

Serba Salah Menjadi Orang Tua

APA KATA MOMS? Bagaimana Moms menghadapi kondisi serba salah menjadi orang tua?

Mom, Pandemi Ini Membuatku Goyah

SELASA CURHAT: Ekonomi yang lagi surut karna pekerjaan suami terkena dampak, ditambah kondisi anak yang memerlukan perhatian penuh.

Asisten Rumah Tangga, Perlu atau Tidak?

APA KATA MOMS? Sayangnya, kadang anak malah jadi lebih dekat pada asisten rumah tangga atau pengasuhnya daripada bersama dengan Moms. Bagaimana [...]