Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Bagaimana Agar Anak Bisa Mandiri Sesuai Usianya?

MY STORY  |  PARENTING  |  05 May '19


Time flies banget deh kalau lihat begini. Beberapa hari ini si Kakak Dimas (4y 8m) benar-benar menunjukkan kalau he is not a baby anymore. Mulai dari mandi sendiri, pilih dan pakai baju, makan sendiri, membantu mama bilas cucian gelas dan piring dan malam ini adalah mempersiapkan tempat tidurnya sendiri. Walaupun malam pindah juga ke kamar karena di depan banyak nyamuk ya Kak.

Dia mulai dari pipis, cuci tangan dan kaki, gosok gigi. Lalu membereskan mainan yang berceceran dibantu mamanya lanjut menyapu lantai biar kakinya gak geli katanya nginjek yang kotor-kotor. Lalu menyeret-nyeret kasur lipat Carsnya ke depan, membentangkan dan minta bacakan tiga buku sebelum tidur.

Kalau begini mamanya mulai deh mellow-mellow kok cepet amat sih gedenya ah. Terima kasih ya Kakak for being always good boy. It takes a long consistency agar anak-anak bisa mandiri seusianya. Kenapa harus diajarkan mandiri? Ya karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dia hadapi ke depannya. Sebagai orangtua kita wajib membekali mereka dengan ilmu-ilmu sehingga mereka akan tetap bisa survive di kemudian hari.

Bagaimana mengajarkan anak menjadi mandiri?

  1. Give a good example
    Langkah utama yang harus dilakukan orangtua adalah memberi contoh yang seharusnya dilakukan. Jangan diharapkan ana-anak bisa menyapu jika mama atau ayahnya tidak pernah menyapu. Anak-anak itu adalah copy paste dari lingkungannya, tinggal bagaimana kita mengarahkan agar yang ia contoh adalah hal-hal baik.

  2. Encouragement
    Next adalah memberikan encouragement atau semangat atau dorongan keberanian kepada anak. Yakinkan dengan kalimat positif. “Kamu pasti bisa, yuk berusaha dulu, kalau sudah berusaha dan nggak bisa boleh minta bantuan orang dewasa”. “Yuk coba lagi, kalau capek istirahat dulu nanti kita coba lagi yaa”.

  3. Reward
    Berikan penghargaan atau reward dengan pujian atau hadiah sewajarnya. “Wah, kakak sudah besar, tingginya udah mau se-mama, ukuran sepatunya juga udah nambah terus. Anak besar udah bisa mandi sendiri ya, hebat Alhamdulillah”. Atau “Kak, mama belikan es krim tuh ambil ya di freezer, makasih ya kakak tadi sudah membantu mama jemur baju”. Reward adalah sebagai motivasi, pergunakanlah sesekali dengan bijak jangan terlalu kebablasan karena dikhawatirkan anak-anak akan melakukan sesuatu hanya karena reward semata.

  4. Support
    Tunjukkan bahwa orangtua selalu mendukung hal-hal yang ia kerjakan. Dampingi mereka tumbuh dewasa, jadilah tempat yang enak untuk bercerita.

Semoga bermanfaat.

By: Wahyu Prasetiawati via Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1142 Wahyu Prasetiawati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.

Mengenal Tedak Siten

Apa itu Tedak Siten? Mari simak bersama berikut ini!

Keseruan Memiliki 2 Balita Dengan Jarak Dekat

Anak di usia balita adalah fase dimana anak mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, cenderung lebih egois, dan lebih senang berekplorasi. Usia [...]

Biasakanlah Mengucapkan Kata-kata Positif pada Anak

Seperti apa sih kata-kata positif yang baik untuk kita ucapkan pada anak? Simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker Pada si Kecil

Bagaimana cara merayu si Kecil agar mau mengenakan masker? Simak cerita berikut ini.

Tetap Harmonis Bersama Pasangan Di Masa Pandemi

Moms and Dads yuk usahakan sebisa mungkin untuk tetap rukun di masa pandemi ini. Simak cerita dan tips berikut ini ya.

Mengatasi Kakak Adik yang Sering Berantem

Kakak dan adik sering berantem? Simak tips ini yuk Moms and Dads.

Tips Agar Tetap Waras Saat 'Work From Home'

Siapa yang mulai merasa kurang waras akhir-akhir ini karena WFH? Simak yang berikut ini ya.

5 Hal Yang Perlu Ditingkatkan Ketika Menjadi Ibu Dua Anak

Moms, pernah merasa lelah dalam merawat dan membesarkan si Kecil? Baca cerita berikut ini ya.

Si Kecil Bosan di Rumah? Coba Tips Ini!

Moms dan si Kecil mulai merasa bosan di rumah? Coba tips berikut ini.

Yuk, Latih Anak Mengerjakan Tugas Rumah

Mumpung lagi di rumah aja, aku dan suami memanfaatkan momen ini untuk mengajarkan anak berbuat baik yaitu melibatkan dia mengerjakan pekerjaan rumah.

Peralihan Dari Wanita Karir Menjadi Stay at Home Mom

Siapa disini yang tadinya wanita karir, namun harus menjadi stay at home Mom semenjak si Kecil lahir? Baca cerita ini yuk!

Mengatasi Anak yang Bosan di Rumah

#DiRumahAja selama tiga minggu tentu bisa mengakibatkan si Kecil merasa bosan ya Moms and Dads. Simak cerita berikut ini yuk!

Di Rumah Aja? Yuk, Moms, Lakukan 5 Aktivitas Ini Bersama Si Kecil!

Berikut beberapa ide sederhana di rumah untuk membuat anak tetap beraktivitas sepanjang hari saat sekolah ditutup.

Tips Agar Anak Terhindar dari ISK

Sekitar 60-80% ISK disebabkan oleh kuman E. coli yang berasal dari saluran cerna. Sisanya bisa juga disebabkan oleh kuman lain seperti [...]

Yuk, Ajak Anak Bermain Boneka, Banyak Manfaatnya Looo!

Ternyata bermain boneka ada manfaatnya, lo, Moms. Jadi, tidak ada salahnya kalau Moms mengajak mereka bermain boneka.

Ajari Si Kecil Tentang Istimewanya Saling Bekerja Sama

Salah satu hal yang saya dan suami rasakan penting untuk diajarkan ke anak adalah tentang konsep kerjasama dengan orang lain.

Tips Menghentikan Kebiasaan Si Kecil Menggigit Kuku Tangan atau Kaki

Kebiasaan menggigit kuku tangan atau kaki adalah salah satu kebiasaan buruk yang tidak boleh disepelekan. Berikut tips menghentikan kebiasaan si [...]