Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Babyologist Bertanya: Merebus Air Mineral untuk Bayi atau Tidak?

HEALTH TIPS  |  03 Nov '17


Urusan memberikan asupan makanan atau minuman kepada bayi tentu menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan oleh orang tua. Setiap orang tua pasti akan berusaha sebaik mungkin untuk memberikan asupan yang terbaik, dalam arti aman dan sehat untuk tubuh anaknya.

Kali ini, pertanyaan di atas dilemparkan dalam kuis Babyologist Bertanya periode 30 Oktober - 01 November 2017 kemarin. Moms yang belum berpartisipasi, yuk ikutan dalam menjawab setiap pertanyaan di Babyologist Bertanya pada setiap hari Senin-Rabu di Instagram Story @thebabyologist, pastinya akan ada hadiah menarik setiap minggunya.

Kembali ke pertanyaan di atas, Babyologist akan mencoba menjawabnya berdasarkan seluruh jawaban peserta yang masuk ke Babyologist.

Moms tetap bisa memberikan air mineral kemasan secara langsung maupun dengan merebusnya terlebih dahulu. Merebus air mineral memang dapat membunuh kuman dan bakteri namun di sisi lain juga dapat meningkatkan kandungan fluoride yang ada didalamnya dan ada bakteri yang tidak bisa mati walaupun telah dipanaskan di suhu 100 C.

Jika Moms memilih untuk memberikannya secara langsung, ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan sebelum memberikannya ya, yaitu :

  • Pastikan air mineral yang Moms berikan adalah dari brand yang terpercaya mutu dan kualitasnya.
  • Pilihlah yang sudah terstandarisasi oleh BPOM dsn SNI
  • Cek kembali tanggal kadaluwarsanya. Jangan mengkonsumsi air mineral yang telah lewat tanggal kadaluwarsanya. Air dalam kemasan memiliki resiko terkontaminasi oleh zat kimia berbahaya oleh karena penyimpanan yang tidak benar oleh toko
  • Perhatikan kandungan yang ada di dalam air mineral tersebut. Pilihkan kandungan fluoride yang paling sedikit
  • Diberikan kepada bayi berusia 6 bulan ke atas

Sedangkan jika Moms lebih memilih merebusnya, maka beberapa hal ini dapat Moms lakukan dirumah :

  • Rebus air hingga mendidih
  • Dinginkan hingga suhu air mencapai 70 C, setelah itu barulah diberikan ke bayi

Bagi Moms lainnya yang belum berpartisipasi, nantikan kuis Babyologist Bertanya hari Senin mendatang ya di Instagram Story ya Moms. Kami tunggu jawaban anda!

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2713 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.