THE DAILY

Couvade Syndrome: Istri Hamil, Suami Ikut Ngidam Couvade Syndrome: Istri Hamil, Suami Ikut Ngidam
18 Jan '19

Yuk Ajak si Kecil ke Pantai! Yuk Ajak si Kecil ke Pantai!
18 Jan '19

Misoa Telur Puyuh (14 M+) Misoa Telur Puyuh (14 M+)
18 Jan '19

Cara Menurunkan Demam Anak Cara Menurunkan Demam Anak
18 Jan '19

Apakah Anak Berusia 4 Tahun ke Atas Masih Memerlukan Stroller? Apakah Anak Berusia 4 Tahun ke Atas Masih Memerlukan Stroller?
30 Jul '18

Review Sudocrem: Baby Care Cream Review Sudocrem: Baby Care Cream
18 Jan '19

Apa Saja Tanda-Tanda Kehamilan selain Telat Haid? Apa Saja Tanda-Tanda Kehamilan selain Telat Haid?
18 Jan '19

Apa Itu Kontraksi Braxton-Hicks? Apa Itu Kontraksi Braxton-Hicks?
18 Jan '19

Mengatasi Efek Buruk Penggunaan Gadget pada si Kecil Mengatasi Efek Buruk Penggunaan Gadget pada si Kecil
07 Nov '18

Bolehkah Membiarkan Anak Bermain Sendirian? Bolehkah Membiarkan Anak Bermain Sendirian?
18 Jan '19

Tips Mencegah Kakak dan Adik Merasa saling Iri Tips Mencegah Kakak dan Adik Merasa saling Iri
18 Jan '19

Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Operasi Caesar Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Operasi Caesar
18 Jan '19

Cara Ampuh Melindungi Si Kecil dari Berbagai Penyakit Cara Ampuh Melindungi Si Kecil dari Berbagai Penyakit
23 Nov '18

Pengalaman Menggunakan Baby Walker untuk Anak Pengalaman Menggunakan Baby Walker untuk Anak
18 Jan '19

Mengobati dan Mencegah Sembelit pada Anak Batita Mengobati dan Mencegah Sembelit pada Anak Batita
18 Jan '19

Mengatasi Kaki Bengkak saat Hamil Mengatasi Kaki Bengkak saat Hamil
18 Jan '19

Berbahayakah Tidur Satu Ranjang dengan Bayi? Berbahayakah Tidur Satu Ranjang dengan Bayi?
18 Dec '18

Menaruh Kertas Basah di Dahi Dapat Menghentikan Cegukan? Menaruh Kertas Basah di Dahi Dapat Menghentikan Cegukan?
18 Jan '19

Ciri-Ciri Infeksi pada Tali Pusat Newborn dan Cara Merawatnya Ciri-Ciri Infeksi pada Tali Pusat Newborn dan Cara Merawatnya
18 Jan '19

Meat Soup with Potato Meat Soup with Potato
18 Jan '19

Tips Mengatasi Kulit Bayi yang Kering dan Dehidrasi Tips Mengatasi Kulit Bayi yang Kering dan Dehidrasi
08 Nov '18

3 Olahraga yang Dapat Meningkatkan Peluang Hamil 3 Olahraga yang Dapat Meningkatkan Peluang Hamil
17 Jan '19

Tips Cepat Hamil Tips Cepat Hamil
17 Jan '19

Apakah Terlalu Banyak Berhubungan Seks Mempengaruhi Peluang Hamil? Apakah Terlalu Banyak Berhubungan Seks Mempengaruhi Peluang Hamil?
17 Jan '19

Cara Cepat Hamil Saat Usia Pernikahan Baru 2 Bulan ala Mom Cindy Cara Cepat Hamil Saat Usia Pernikahan Baru 2 Bulan ala Mom Cindy
17 Jan '19

Tips ala Mami Kimberly Agar Cepat Hamil Tips ala Mami Kimberly Agar Cepat Hamil
17 Jan '19

Cara Mengatasi Anak Demam Setelah Imunisasi Cara Mengatasi Anak Demam Setelah Imunisasi
17 Jan '19

Promil Sehat ala Mom Yenty Promil Sehat ala Mom Yenty
17 Jan '19

Review: Prenagen Esensis untuk Mempersiapkan Kehamilan Review: Prenagen Esensis untuk Mempersiapkan Kehamilan
17 Jan '19

Perawatan Kecantikan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil Perawatan Kecantikan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil
17 Jan '19

Mau Cepat Hamil? Yuk Konsumsi Tauge Mau Cepat Hamil? Yuk Konsumsi Tauge
17 Jan '19

3 Tanda-tanda Umum Ovulasi 3 Tanda-tanda Umum Ovulasi
17 Jan '19

Bagaimana Mengajarkan Anak Minum dengan Sedotan? Bagaimana Mengajarkan Anak Minum dengan Sedotan?
17 Jan '19

Bayi Menolak Dot? Bagaimana Ini? Bayi Menolak Dot? Bagaimana Ini?
17 Jan '19

Normalkah si Kecil Sering Memasukkan Tangannya ke Mulut? Normalkah si Kecil Sering Memasukkan Tangannya ke Mulut?
17 Jan '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Babyo Review Babymoov Lovenest & Lovenest +

REVIEWS  |  09 Nov '18

Pada tahun 1994, American Academy of Pediatrics melaksanakan Back to Sleep Campaign untuk mendorong para orang tua menidurkan anaknya dengan posisi telentang. Langkah ini kemudian berhasil mengurangi kasus SIDS (sudden infant death syndrome) lebih dari 50% dan menyelamatkan hidup ribuan bayi. Namun, masalah baru mulai muncul, para ahli menemukan adanya kenaikan kasus Plagiocephaly (flat head syndrome) sebanyak 5 kali lipat setelah kampanye tersebut dilaksanakan.

Michael L. Cunningham, MD, PhD, kepala divisi Pengobatan Kraniofasial di Seattle Children’s Hospital, menjelaskan bahwa tidur telentang membuat bayi lebih jarang bergerak dibanding posisi tidur tengkurap. Tidur telentang membuat bagian kepala bayi menjadi tertekan dalam jangka waktu yang lama sehingga mereka lebih berisiko terkena flat head syndrome.

Melihat kondisi tersebut, seorang dokter anak asal Perancis Dr. Maidenberg mencari sebuah solusi yang sederhana sekaligus efektif untuk melawan wabah ­flat head syndrome. Ia kemudian memutuskan untuk bekerja sama dengan seorang fashion designer, Gina Diwan. Kolaborasi mereka kemudian menghasilkan Lovenest, sebuah bantal dengan cekungan khusus yang sesuai dengan bentuk tengkorak bayi. Desain seperti ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada kepala bayi sehingga akan mencegah flat head syndrome.

Tengkorak kepala bayi yang masih lunak dan mudah dibentuk membuat ia rentan terkena flat head syndrome. Untuk itu, kepalanya perlu ditopang dengan bantuan khusus, seperti desain ergonomis yang dimiliki bantal Lovenest.

Apa saja kelebihan Lovenest?

  • Secara efektif dapat mencegah flat head syndrome pada bayi.
  • Lubang dan cekungan pada bantal Lovenest akan mengurangi tekanan pada kepala bayi.
  • Isi Lovenest yang terbuat dari busa yang lembut dan breathable akan melancarkan ventilasi udara sehingga bayi tetap merasa nyaman dan sejuk selama tidur.
  • Permukaan bantal yang menggunakan cotton spandex akan terasa lembut ketika bersentuhan dengan kulit bayi.
  • Dapat digunakan di mana saja, seperti ranjang bayi, baby bouncers, stroller, bahkan car seats.
  • Dapat digunakan sejak lahir/newborn.

Selain Lovenest, Dr. Maidenberg juga menciptakan Lovenest +. Apabila Lovenest diperuntukkan bagi bayi newborn (usia 0) hingga 6 bulan, Lovenest + dibuat untuk bayi yang berusia 6 - 12 bulan. Selain itu, Lovenest + juga memiliki foam dan tekstur yang lebih keras, sehingga cocok digunakan oleh bayi yang berusia 6 bulan ke atas.

Fitur apa yang membedakan Lovenest & Lovenest +?

  • Lovenest + yang terbuat dari Coolmax® antibacterial fabric akan mencegah bayi berkeringat serta akan membuatnya tetap merasa sejuk. 
  • Fitur thermo-regulating Lovenest + dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh bayi.
  • Memiliki ukuran yang lebih besar (sesuai dengan anak usia 6-12 bulan) sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Bagian belakang bantal yang bersifat non-slip membuat Lovenest + aman digunakan pada ragam permukaan miring.

Avni Trivedi, seorang Osteopati Paediatrik di U.K. yang berpengalaman dalam menangani bayi dengan flat head syndrome, sangat merekomendasikan para orang tua untuk menggunakan Lovenest + karena desainnya yang mampu mengurangi tekanan pada tengkorak kepala bayi.

Informasi seputar produk

  • Berbeda dengan bantal bayi pada umumnya, Lovenest dan Lovenest + tidak akan membatasi gerakan bayi selama tidur.
  • Lovenest tersedia dalam 4 warna: Smokey (abu-abu), biru, putih, dan pink.

  • Lovenest + tersedia dalam 2 warna: Smokey (abu-abu) dan Mozaic (biru).

Tindakan pencegahan lebih baik dibanding jalur pengobatan dalam mengatasi flat head syndrome. Hal ini dikarenakan tengkorak bayi akan menjadi kokoh dan sulit dibentuk seiring pertumbuhannya. Jika terlambat diatasi, maka bayi akan memerlukan perawatan khusus seperti cranial orthotic therapy. Selama periode terapi, bayi akan menggunakan helm atau ikat kepala khusus 23 jam per hari. Terapi ini umumnya berlangsung selama 2 hingga 6 bulan tergantung dari kondisi kepala bayi sendiri.

Selain dapat mempengaruhi bentuk kepala, flat head syndrome juga bisa berdampak pada kemampuan penglihatan, pendengaran, kognitif, bahkan keterlambatan morotik. Oleh karena itu, pencegahan flat head syndrome penting untuk dilakukan sejak dini.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

 

Referensi: Tribunnews, BabyCenter, The Bump, Babymoov.

733 Babyologist x Babymoov Send Message to Writer

Related Stories