Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby-O-Talk With Mom Tita Seputar Pengalaman Menjadi Seorang Ibu

MY STORY  |  12 Apr '18

Menjadi seorang ibu memang tidaklah mudah, Mom akan disibukkan dengan berbagai tanggung jawab dan harus fokus sepenuhnya kepada anak. Kali ini, Babyologist bertanya-tanya kepada Mom Tita mengenai pengalamannya menjadi seorang ibu, yuk Moms kita simak hasil pembicaraannya di bawah ini:

  1. Bagaimana cara agar Mom tetap bisa dan mampu meluangkan waktu untuk merawat diri sendiri meski sudah memiliki anak?  
    Biasanya saya coba mencari waktu ketika ayahnya lagi di rumah (weekend). Saja juga mencari waktu saat anak sedang tidur dan saya coba untuk mencari home remedies beauty-hacks yang mudah dan bisa dilakukan dalam waktu singkat. Atau, kalau lagi ada kesempatan ke mall, saya akan cari beauty salon, dengan begitu anak juga bisa main di indoor playground sama ayahnya.

  2. Apakah ada saat di mana Mom merasa lelah ketika menjadi seorang ibu? Kapankah hal tersebut Mom rasakan?  
    Sebenarnya bukan lelah menjadi ibu sih, tapi lelah sama rutinitasnya saja. Karena saya ngurus sendiri semuanya, tidak ada nanny. Jadi terkadang ada masanya merasa lelah, biasanya sih kalau kondisi badan lagi tidak fit maka bisa membuat moody. Apalagi saya dulu adalah seorang wanita karir, dan saya putuskan untuk jadi ibu rumah tangga saat punya anak. Jadi kadang ada rasa jenuh karena kelamaan di rumah.

  3. Apakah Kendala terbesar yang Mom alami ketika menjadi seorang ibu? Dan bagaimana Mom mengatasinya?  
    Kendala terbesar ialah perasaan jenuh yang saya sebutkan tadi, sama pengendalian emosi. Apalagi punya toddler yang ada aja akalnya. Biasanya kalau sudah kayak gitu, maka saya titip anak ke suami/orang tua/mertua dan saya me-time. Entah tidur, pampering atau sekedar menenagkan diri agar nanti saat mood sudah enak saya bisa kembali beraktivitas.

  4. Meski banyak hal yang harus dilalui, bagaimana Mom menjaga kesehatan tubuh agar tidak jatuh sakit dan terhindar dari stress?  
    Menjaga pola makan dan istirahat yang cukup, dan kalau weekend membiarkan anak sama ayahnya, sehingga saya tetap punya waktu me-time.

  5. Bagaimana Mom mengatasi Si Kecil yang seringkali tidak mau lepas dari ibunya?  
    Sebenarnya sih masih dalam proses buat bisa lepas dari ibunya. Yang pasti sih ajak anak main, biar bisa ke-distract dan tentu harus akrab dengan pendamping (baru) nya. Atau setidaknya orang yang dia kenal, karena anak saya tipikal yang lengket banget sama ibunya dan pemalu. Harus sama orang yang dia kenal dulu baru bisa lepas.

  6. Ketika Mom merasa emosi karena anak rewel, apa hal pertama yang Mom lakukan agar tidak marah di depan anak?  
    Menutup mata dan tarik napas panjang, biar lebih stabil emosinya dan tidak kelepasan. Tapi kalau sudah tidak kuat, biasanya saya tinggal ke kamar mandi sebentar buat cuci muka.

  7. Apakah Mom mengalami kendala terhadap nafsu makan anak? Dan bagaimana Mom mencukupi kebutuhan gizinya?  
    Ngalamin banget, di mana saya ngerasain anak GTM (gerakan tutup mulut) selama berbulan-bulan dan susah makan. Biasanya sih saya kasih kebebasan anak mau makan apa dan kapan saja. Hal itu saya lakukan agar anak dapat mengerti bagaimana rasanya lapar. Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan gizinya, saya berikan vitamin dan buah secara rutin.

  8. Bagaimana Mom tetap update dengan kehidupan social meski harus disibukkan dengan berbagai tanggung jawab sebagai seorang ibu?  
    Biasanya saya update saat anak lagi tidur siang, dan saat anak sudah tidur di malam hari. Pokoknya, tetap prioritaskan anak dan sebisa mungkin kehidupan sosmed tidak menomorduakan anak. Soalnya satu pengalaman, anak pernah jatuh saat saya fokus lihat HP, sampai sekarang masih menyesal kalau mengingatnya.  Kalau meet up minimal saya lakukan satu kali sebulan bereng teman-teman, seperti arisan, dan lain sebagainya.

  9. Untuk ke depannya, apa saja yang akan Mom perbaiki agar dapat menjadi seorang ibu yang lebih baik dalam mengurus anak sekaligus merawat diri sendiri?  
    Mungkin belajar lebih sabar adalah hal yang penting, dan berusaha lebih memahami anak. Juga harus manajemen waktu dengan lebih baik, agar kehidupan antara menjadi ibu, istri, dan untuk diri sendiri bisa lebih baik dan balance. Oh iya, meningkatkan komunikasi sama suami juga, agar suami lebih mengerti istrinya.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

468 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kisah Mom Febby Menghadapi Tumor Payudara

Bagaimana cara Mom Febby melawan tumor payudaranya? Yuk simak ceritanya berikut ini

Lahiran Normal vs Sesar

Apa perbedaan melahirkan dengan normal dan sesar? Yuk simak pengalaman Mom Jenny

Ibu Menyusui Sering Haus, Mengapa Begitu?

Saat menyusui Moms sering mengalami haus yang berlebihan. Wajarkah hal ini terjadi? Mari temukan jawabannya berikut ini.

Mastitis-Abses Sembuh Tanpa Obat Kimia

Apakah Moms adalah penderita mastisis? Moms, yuk simak pengalaman Mom Riri berikut dalam mengatasi mastitis yang Ia alami.

Babyo Talk with Mom Jovanzka Mengenai Kehamilan dan Baby Blues

Yuk simak cerita dari Mom Jovanzka seputar kehamilan dan baby blues serta bagaimana ia mengatasinya.

Manfaat Bertelanjang Kaki Pada Bayi

Tahukah Moms, Si Kecil dibiasakan bertelanjang kaki jauh lebih baik daripada beralas kaki, Kenapa?

Baby-O-Talk With Doctor and Mom, Nurul Hidayati

Apa rahasia Mom sekaligus Dokter Nurul menjalani kehidupannya sebagai ibu dan juga dokter umum? Bagaimana cara beliau membagi waktu? Yuk, simak [...]

Baby-O-Talk With Working Mom, Michelle Gouw

Menjadi seorang ibu adalah tanggung jawab yang besar apalagi di iringi dengan bekerja. Yuk, simak cerita dari Mom Michelle Gouw berikut ini.

Baby-O-Talk With Mom Adhitya Seputar Stimulasi Kandungan

Adhitya Putri memiliki cara tersendiri untuk menstimulasi kandungannya, seperti apakah itu?

Babyo Talk With Mom Jessica Forrester Seputar Stimulasi Kandungan

Stimulasi ternyata juga penting bagi ibu yang sedang hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Jessica Forrester mengenai Stimulasi berikut ini.

Tips Menghadapi Gender Disappointment

Pernahkah Anda mengalami kekecewaan karena jenis kelamin janin tidak sesuai dengan yang diharapkan? Yuk, simak pengalaman Mom Sylvia berikut ini.

Baby-O-Talk with Mom Gisel Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Gisel mengenai vaksin!

Baby-O-Talk with Mom Silvia Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Silvia mengenai vaksin! Yuk, disimak.

Baby-O-Talk with Mom Lina Seputar Menyusui

Pembahasan mengenai menyusui tidak ada habisnya. Kali ini, Babyologist bertanya-tanya kepada Mom Lina seputar menyusui.

Mama Takut Menyusui Anak?

Bayi tidak bisa menyusu? Emang ada? Ini yang dialami oleh Mom Marlisa dan Baby Eegan. Mari simak ceritanya berikut ini.

Jaga Sendiri or Pakai Suster?

Mom Michelle Gouw berbagi cerita dan suka duka selama masa kehamilan dan merawat bayi dengan bantuan suster. Yuk simak bersama.

Kenapa Anak Mimisan?

Kenapa anak bisa mimisan? Apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak mimisan? Berikut pengalaman dari Mom Sherlly.

Strawberry Hemangioma Awareness

Strawberry Hemangioma? Apa itu? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hemangioma? Mari simak cerita dari Mom Tita.

Baking Bersama Kathleen

Baking bersama di dapur bisa menjadi kegiatan yang educative dan fun loh Moms! Yuk simak cerita Mom Sarah berikut ini.

Steps to Recovery After Miscarriage

Bagi pasangan yang mengharapkan seorang anak, keguguran merupakan kesedihan yang sangat mendalam. Berikut cerita dari Mom Ricka.