Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Baby Brain yang Ku Alami, Masih Tersisa Sampai Sekarang

MY STORY  |  PREGNANCY  |  09 Sep '19


Baby brain atau yang biasa disebut sindrom "pelupa" sampai saat ini masih saya rasakan, walaupun tidak separah sewaktu hamil. Di awal kehamilan semuanya masih normal saja, kehamilan saya terbilang mudah karena saya tidak mengalami mual, muntah ataupun ngidam sesuatu tertentu. Semuanya berjalan biasa saja seperti tidak mengalami kehamilan. Aktivitas juga berjalan biasa, saya juga bekerja seperti biasa. Sampai pada kehamilan menginjak usia 24 minggu, gejala "pelupa" yang saya alami mulai terjadi, perlahan tapi pasti.

Gejala "pelupa" yang saya alami paling sering seperti ada barang yang tertinggal di kamar, kamar saya ada di lantai 2. Saya ingat harus ambil di kamar tapi begitu sampai di kamar saya tidak tahu apa yang mau diambil, alhasil keluar kamar dengan tangan kosong. Tapi begitu sampai di lantai 1, saya baru ingat apa yang mau diambil. Sehingga saya perlu naik kembali ke lantai 2. Ini bagi saya seperti "PR" sewaktu hamil, karena harus bolak-balik hanya untuk mengambil 1 barang, apalagi bila banyak barang tertinggal. Sampai ada hari di mana saya harus bolak balik ke lantai 2 sebanyak 3x. Kejadian lain lagi, terjadi di tempat saya bekerja. Sering kali saya lupa melakukan tugas yang baru saja dikatakan atasan. Saya baru sadar ketika diminta hasilnya. Cuma bisa bilang "oh iya, maaf saya lupa." Rasanya seperti mau nangis. Karena banyak hal sepele tapi saya lupa.

Beberapa kali saya cerita ke suami, kalo pelupa saya parah sejak hamil ini. Kenapa yah? Akhirnya waktu cek ke dokter kandungan saya menceritakan apa yang menjadi permasalahan saya dan dokter mengatakan hal ini terbilang normal, ibu mengalami sindrom baby brain, lama-kelamaan juga akan hilang dengan sendirinya.

Perkataan dokter sedikit membuat saya lega, tapi karena saya tidak mau hal ini semakin menyulitkan saya apalagi bila sedang bekerja, karena akibatnya bisa fatal. Sebelumnya saya termasuk orang yang punya daya ingat yang sangat baik, hal yang sekilas terlihat oleh saya bisa saya ingat. Dengan kejadian ini membuat saya sedikit "down". Saya bertekad untuk mencari solusinya, selain berdoa supaya Tuhan pulihkan daya ingat saya, hal lain yang saya lakukan membuat "notes" tentang apa yang mau saya lakukan, apa yang mau saya beli (bila berniat ke supermarket), apa yang atasan minta/pesan, alarm untuk bangun pagi (ditulis kenapa saya harus bangun pagi) dan perkatakan keluar apa yang hendak saya ingat, sounding berkali-kali. Yang terakhir yang harus saya ingat bila ditanya atasan/teman, pikirkan dulu/ingat-ingat dulu 100x baru jawab keluar (daripada jawab salah lebih baik sedikit terlambat tapi benar). Sampai saat ini saya masih mengalaminya, walaupun tidak separah dulu dan saya masih menggunakan metode catat yang sangat membantu saya. Tetap semangat buat Moms yang mengalami hal yang sama.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

157 Fenni jahja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Segudang Manfaat Minyak Ikan Kod untuk Ibu Hamil

Seperti yang kita tahu bahwa ibu hamil sangat butuh banyak nutrisi, baik dari makanan maupun konsumsi vitamin.

Beragam Manfaat Cod Liver Oil untuk Ibu Hamil dan Calon Buah Hati

Para bumil, jangan lupa untuk mengonsumsi Cod Liver Oil, minyak ikan yang berasa dari hati ikan kod.

Mengenal Jenis Pil KB Agar Tak Salah Pilih

Hingga kini pil KB masih menjadi metode kontrasepsi andalan para wanita untuk mencegah kehamilan

Belum Pengalaman Memakai Pil KB? Simak Pengalamanku Yuk Moms

Saat memutuskan memakai kontrasepsi berupa pil KB baiknya kita mengetahui jenis apa yang kita butuhkan

Pilihan Kontrasepsi Oral untuk Busui

Problem klasik yang dihadapi sebagian besar wanita adalah penggunaan kontrasepsi.

Pemilihan Pil KB Harus Tepat ya!

Salah satu alat kontrasepsi yang sering digunakan adalah Pil KB ya Moms.

Memilih Jenis Pil KB yang Tepat sebelum Menggunakannya

Pasca melahirkan wanita pasti akan mulai berpikir untuk memilih KB yang tepat untuk dipakai.

Busui Baiknya Pilih Pil KB Kombinasi atau Laktasi ya?

Setelah melahirkan, beberapa ibu terkadang merasa dilema memilih metode KB yang tepat untuk merencanakan kehamilan.

Manakah yang Aman untuk Ibu Menyusui: Pil KB Kombinasi atau Laktasi?

Setiap orang tua pasti sudah punya planning atau rencana kedepan terutama menyangkut keluarga.

Pilihan Kontrasepsi yang Tepat untuk Ibu Menyusui

Haii moms masih bingung menentukan pilihan alat kontrasepsi yang tepat?

Mengetahui Perbedaan antara Pil KB Kombinasi dan Laktasi

Seperti yang kita semua ketahui, kontrasepsi adalah metode untuk mencegah kehamilan.

Pilih Mana Ya: Pil Kombinasi atau Pil Laktasi?

Dari awal melahirkan saya dan suami sepakat untuk menunda jarak kehamilan berikutnya.

Pil KB yang Aman bagi Ibu Menyusui

Hai Moms, apakah Moms sedang dalam masa menyusui dan sudah mengalami menstruasi ?

Mana yang Harus Kugunakan? Pil KB Kombinasi atau Pil KB Laktasi

Moms sudah tahukah apa perbedaan dari pil KB kombinasi dengan pil KB laktasi?

Ibu Menyusui, Pilih Pil KB Kombinasi atau Pil KB Laktasi?

Dilema ibu setelah melahirkan adalah menentukan KB yang tepat

Ketahui Manfaat Pil KB Laktasi dan Pil KB Kombinasi

Penggunaan pil KB masih menjadi alternatif bagi sebagian Moms. Mengapa?

Ternyata Baby Brain Itu Nyata!

Pernahkah Moms merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan sering linglung? Toss! Kita sama kalau begitu.

Ini Karena Baby Brain, Bukan Karma!

Saat kehamilan pertama pun saya merasakan penurunan daya ingat yang cukup drastis.

Baby Brain Cukup Fatal Bagiku

Bicara tentang Baby brain yang memang sebenarnya baru saya kenal. Dan ternyata saya juga mengalaminya

Baby Brain, Aku Tak Sadar Aku Pernah Mengalaminya

Baby brain? Siapa yang baru dengar istilah ini? Aku salah satunya dan aku juga barus adar aku pernah mengalaminya